Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / KESEHATAN / NEWS / Tag

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:42 WIB

Politisi Muda Lia Istifhama: Perempuan Penyangga Peradaban, Literasi Jadi Kunci Indonesia Emas 2045

SURABAYA – Politisi perempuan muda Lia Istifhama menegaskan bahwa perempuan memegang peran sentral dalam membangun budaya literasi keluarga sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045. Perempuan, kata dia, bukan hanya pengasuh generasi, tetapi juga penyangga peradaban yang menentukan kualitas masa depan bangsa.

 

Pandangan tersebut disampaikan Lia saat menjadi narasumber podcast di Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur, Rabu (29/4), dalam rangka memperingati Hari Kartini. Podcast episode ke-154 itu mengusung tema “Perempuan sebagai Penggerak Literasi Keluarga Menuju Indonesia Emas 2045.”

 

Dalam forum itu, Lia menekankan bahwa kekuatan perempuan terletak pada kemampuannya menjadi figur multitasking—mendidik, membangun ikatan emosional dalam keluarga, sekaligus menjadi produsen pengetahuan di era digital.

Baca juga  Kegiatan Sosialisasi call center Polsek Sebangau Kuala

 

“Perempuan itu tampak tangguh, tetapi juga memiliki sisi rapuh. Karena itu, perempuan harus diberdayakan dengan pengetahuan, literasi, dan ruang aktualisasi agar mampu berdiri kuat dalam perubahan zaman,” ujarnya.

 

Menurut Lia, budaya membaca harus dimulai dari rumah. Sebab, sebuah buku tidak hanya menghadirkan pengetahuan, tetapi juga mampu membentuk cara berpikir, memengaruhi cara pandang, dan pada akhirnya membentuk praktik hidup yang lebih baik.

 

“Pena lebih tajam dari pedang. Sebuah buku bisa membangun cara berpikir, melakukan brainstorming, lalu diimplementasikan dalam kehidupan nyata. Dari situlah peradaban lahir,” tegas senator asal Jawa Timur itu.

 

Ia juga menyoroti tantangan global berupa rendahnya budaya baca di Indonesia. Padahal, menurut Lia, bonus demografi dan kecerdasan generasi muda Indonesia akan menjadi kekuatan besar jika ditopang oleh budaya literasi yang kuat.

Baca juga  Babinsa Koramil 15/Klirong Hadiri Technical Meeting Turnamen Sepak Bola Jogosimo Cup 2024

 

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur Ir. Tiat S. Suwardi, M.Si menegaskan bahwa semangat Kartini hari ini adalah memperluas akses pengetahuan bagi perempuan dan keluarga.

 

“Literasi adalah ujung tombak pembangunan manusia menuju Indonesia Emas 2045. Dan ibu adalah pintu pertama budaya membaca dalam keluarga,” ujarnya.

 

Menurutnya, kebiasaan membaca bahkan bisa ditanamkan sejak anak masih dalam kandungan. Karena itu, peran ibu dalam menumbuhkan kecintaan membaca menjadi sangat strategis dalam membangun generasi masa depan yang unggul, cerdas, dan berdaya saing global.

Anil

Share :

Baca Juga

Artikel

Polres Malang Berhasil Amankan Dua Tersangka Spesialis Pembobol Sekolah saat Libur Lebaran

Artikel

Lapas Kelas IIA Pamekasan: Pengunjung Wanita Diamankan Saat Berusaha Menyelundupkan Narkoba

Artikel

Aipda Sudarto Sampaikan Isi Maklumat Kapolda Kalteng Sasar Masyarakat Pesisir

Artikel

Satpol PP Brebes Genjot Legalitas Hotel dan Karaoke, Antisipasi Prostitusi Terselubung hingga Miras

Artikel

Kapolres Pulang Pisau dan Ketua Bhayangkari Hadiri Upacara Harjad Kabupaten Pulang Pisau ke-23, Wujudkan Sinergi dan Dukungan

BERITA UTAMA

Persab Brebes Resmi Luncurkan Persab Development

Artikel

“Pledoi Kasus Ekstasi: Penasehat Hukum Terdakwa Klaim Kliennya Tidak Punya Mens Rea”

BERITA UTAMA

Penanggung jawab SPBU Simpang empat tanjung hilir Pontianak Timur bungkam saat di konfirmasi dugaan menjual bahan bakar yang di duga bercampur air.