Jakarta, TargetNews.id -Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman menyampaikan sejumlah aspirasi terkait penanganan bencana dan percepatan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Tegal kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dalam pertemuan di Direktorat Jenderal Prasarana Strategis, Senin (04/05/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Bupati menekankan pentingnya dukungan pemerintah pusat untuk mempercepat pemulihan pascabencana sekaligus memperkuat infrastruktur yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan Kementerian PU dalam penanganan bencana di Kabupaten Tegal, sekaligus membawa sejumlah aspirasi terkait kebutuhan pembangunan infrastruktur dan pemulihan pascabencana,” ujarnya.
Sejumlah usulan prioritas yang di sampaikan mencakup pembangunan Pasar Adiwerna yang telah masuk dalam Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2019, penanganan bendung di kawasan Guci yang mengairi ratusan hektare lahan pertanian, serta perbaikan Jembatan Kali Cenang di Suradadi yang berpotensi memicu banjir saat musim hujan.
Pembangunan Pasar Adiwerna sejak 2021 sudah masuk dalam Perpres Nomor 79 Tahun 2019, sehingga kami berharap dapat segera di realisasikan,” kata Bupati.
Selain itu, Bupati juga mengusulkan penanganan storedam di Kalibakung, percepatan perbaikan Bendungan Pesayagan yang mengalami kerusakan sejak musim hujan lalu, serta penanganan daerah aliran sungai (DAS) Kali Gung guna mencegah kerusakan yang lebih luas.
Di sektor kebencanaan, Bupati menyampaikan perlunya percepatan pembangunan hunian tetap bagi masyarakat terdampak, mengingat kebutuhan hunian masih belum sepenuhnya terpenuhi.
Di luar sektor infrastruktur, Bupati juga mengungkapkan bahwa usulan program Sekolah Rakyat masih terkendala ketersediaan lahan yang memenuhi ketentuan minimal, sehingga saat ini tengah diupayakan melalui skema tukar guling.
Menanggapi berbagai usulan tersebut, perwakilan Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PU, Feriqo Asya Yogananta, menyarankan agar pemerintah daerah menyusun dan menyampaikan usulan secara terpisah sesuai bidang teknis serta ditujukan langsung kepada kementerian terkait agar proses tindak lanjut dapat berjalan lebih efektif.
Surat ditujukan kepada Menteri, sehingga dapat diproses sesuai kewenangan masing-masing,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembangunan pasar dan sarana olahraga menjadi prioritas Direktorat Jenderal Prasarana Strategis sejalan dengan arahan Presiden dalam program prioritas nasional, sementara sektor lain memerlukan koordinasi lintas kementerian sesuai kewenangan.
Melalui penyampaian sejumlah aspirasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Tegal berharap dukungan pemerintah pusat dapat mempercepat penanganan bencana serta pembangunan infrastruktur strategis yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.(Fauzi/Hms)










