Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / KESEHATAN / NEWS / Tag

Kamis, 7 Mei 2026 - 00:40 WIB

PDAM Batu Gerak Cepat, Segera Lakukan Pemanfaatan Sumber Mata Air Genengan 

Foto ist : Dirut PDAM Batu Achmad Yusuf dan Kabag Teknik Ichwan Hadi, dan Ketua Komisi B Asmadi wakil Bambang Pramono.

Foto ist : Dirut PDAM Batu Achmad Yusuf dan Kabag Teknik Ichwan Hadi, dan Ketua Komisi B Asmadi wakil Bambang Pramono.

TARGETNEWS.ID, KOTA BATU – Perumdam Among Tirto Kota Batu melakukan hering bersama tiga pemerintahan desa, meliputi desa Pendem, Mojorejo, Beji, dan Kelurahan Temas, berlangsung di ruang rapat pimpinan DPRD Kota Batu,pada Rabu (6/5/2026) siang.

 

Audensi Perumdam Among Tirto Batu dihadiri Ketua komisi B Asmadi, wakil Ketua Bambang Pramono, Didik Mahmud, Agung Sugianto, Sudiono, Sujono Djonet, Nurali, Dirut PDAM Achmad Yusuf, Kabag Teknik Ichwan Hadi,Camat Junrejo Parman, Camat Batu Bambang Sulian dan Kades Pendem Tri Wahyuwono Efendi,Kades Mojorejo Rujito, Lurah Temas.

 

“Hering tersebut dengan mengusung progres rencana pemanfaatan sumber mata air genengan, yang akan dikelola oleh Perumdam Among Tirto Batu. Akan tetapi ada beberapa sumber yang juga menjadi atensi PDAM Batu yang diajukan untuk dikelola,”kata Asmadi.

 

Tujuan audensi dan koordinasi itu, pihak Perumdam Among Tirto (PDAM) Batu, akan melakukan pengelolaan yang terdapat di tiga sumber seperti, sumber genengan, sumber kali curah dan sumber deberan. Hal ini tetap harus dilakukan koordinasi/sosialisasi pada masyarakat petani.

 

Manfaat dilakukan sosialisasi terdapat di tiga sumber air itu, mengacu pada keluhan para petani ada yang setuju dan ada yang tidak setuju jika sumber genengan maupun lainnya kalau di kelola oleh PDAM Batu.

 

“Namun ketika sudah ada titik terang persetujan bersama antara masyarakat dan petani, kami anggota dewan wajib mendukung pasokan sumber air yang akan dikelola oleh PDAM.

Baca juga  Polsek sebangau kuala gencarkan giat KRYD dimalam hari

 

Setelah dilakukan pertemuan dengan berbagai pihak yang di wilayah sumber tersebut, maka harus dilakukan berita acara bersama atau MoU,”ucap Asmadi

 

Tujuannya dilakukan kesepakatan itu harus tertulis bukan lisan, agar supaya program kerja PDAM ketika dijalankan tidak mengalami kontra versi atau masalah dengan masyarakat dan petani di belakang harinya,”singkat Asmadi.

 

Kesempatan itu Dirut Perumdam Among Tirto Batu Achamad Yusuf mengatakan, rencana pemanfaatan sumber mata air genangan itu jaraknya dekat dengan jaringan pipa PDAM Batu, dan masyarakat maupun petani nya juga mendukung serta menyetujui.

 

“Kata kuncinya PDAM kota Batu merupakan petugas operator di bawah naungan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) juga merupakan bagian dari pemerintah Kota Batu. Karena PDAM itu hanya ada dua yang dihadapkan, pertama penambahan baku air dan pipanisasi yang sesuai kebutuhannya,” jelas Achmad Yusuf.

 

Disebutkan lagi oleh Yusuf, bahwa rencana akan dilaksanakannya tambahan sumber air di genengan, maka ada perimbangan dengan pihak petani dengan PDAM yang dilakukan. Satu sisi PDAM dapat pasokan sumber baru di sisi lain petani juga harus tercukupi dan tidak menganggu pasokan air untuk pertanian.

 

“Merujuk dari turunnya debet sumber mata air yang dikelola oleh PDAM, yang saat ini melayani pelanggan yang aktif sejumlah sekira 19 ribu pelanggan, tetapi pelanggan tercatat mencapai sekira 21 ribu hingga tahun 2026 ini,” papar Dirut Achmad Yusuf.

Baca juga  Dukung Program, Presiden, SMAN 1 Batam Terima Program MBG

 

Ditambahkan pula, ketika PDAM sudah ada dukungan penuh dari anggota dewan dan pemerintah desa juga masyarakat petani, maka PDAM akan melakukan uji coba terlebih dulu. Ketika di lapangannya tidak ada konflik atau permasalahan, maka kami akan melakukan pemasangan pipanisasi secara permanen.

 

“Ada beberapa indikator turunnya debit air mungkin maraknya pengeboran di obyek-obyek yang membutuhkan vulume air besar. Sesuai analisa petugas PDAM dilapangan dipicu ada terjadi air terbuang (NRW) bisa mencapai sekira 30% air yang terbuang. Selanjutnya indikatornya lagi kemungkinan kebocoran pipa itu baik ada unsur sengaja atau tidak hal ini yang jadi PR PDAM,”ungkapnya.

 

Dari rencana pengelolaan sumber air di wilayah selatan timur PDAM targetnya kisaran 8 LPS, tapi sesuai hasil kajian dilapangan sumber genangan mencapai 4 LPS dan sumber glonggong 2 LPS. Sistim yang nanti akan di sambungkan langsung ke transmisi saluran yang sudah ada.

 

“Juga akan bisa dibangunkan tandon baru di wilayah desa Mojorejo agar bisa mencukupi desa Pendem,Beji dan Mojorejo. Tetapi ketika proses tersebut tidak ada kendala,maka PDAM segera melakukan pekerjaannya dengan biaya operasional internal PDAM Batu,”paparnya

 

Harapannya apa yang sudah menjadi progres ini dan dapat dukungan penuh dari DPRD komisi B, serta pemerintah desa dan kelurahan juga masyarakat petani. Maka persoalan suplay kebutuhan air di wilayah tersebut akan segera lancar dan tercukupi. (Wan)

Share :

Baca Juga

Artikel

Personil Piket, Sosialisasikan Pelayanan Publik Call Center Polsek Pandih Batu

BERITA UTAMA

Polsek Pandih Batu Laksanakan Sosialisasi Call Center di Polsek Pandih Batu

BERITA UTAMA

Polres Probolinggo Pasang Police Line, Akses ke Air Terjun Madakaripura Ditutup Sementara

Artikel

Hebat Kasad Kunjungi Satgas Pamtas RI-MLY Yonarmed 16/TK Dalam Rangkaian Kunjungan Kerja di Jagoi Babang

BERITA UTAMA

Kembali, Humas Polresta Palangka Raya Ajak Netizen Bijak Bermedsos

Artikel

Pentingnya Bela Diri dalam Kehidupan Sehari-hari

Artikel

Babinsa Gandusari Koramil 19/ Kuwarasan Dampingi Pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah di MI Fathul Ulum

Artikel

Program Non Fisik Juga Jadi Sasaran TMMD Kodim Tabalong