Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / KESEHATAN / NEWS / Tag

Sabtu, 9 Mei 2026 - 18:26 WIB

Kuatkan Kapasitas Aparatur Wilayah dalam Pengelolaan Sampah, Pemkot Tegal Studi Tiru ke Kecamatan Mantrijeron Yogyakarta

YOGYAKARTA,TargetNews.id -Sebagai upaya penguatan kapasitas kepada aparatur wilayah di Kota Tegal dalam pengelolaan sampah, Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal melakukan kunjungan pembelajaran praktik baik (Best Practice) pengelolaan sampah berbasis masyarakat ke wilayah Kecamatan Mantrijeron Kota Yogyakarta.

 

Kunjungan ini dilaksanakan pada Jum’at (08/05/2026) dan dihadiri langsung oleh Walikota Tegal, Dedy Yon Supriyono, Sekretaris Daerah Kota Tegal, Agus Dwi Sulistyantono, Asisten Sekda, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Camat dan Lurah se-Kota Tegal, Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan dan Kelurahan se-Kota Tegal serta perwakilan pelaksana program Sistem Olah Sampah Makan Bergizi Gratis (Si Opah MBG) dari Puskesmas Margadana Kota Tegal.

Baca juga  Pantau Distribusi Bantuan Pangan Beras di Surabaya, Direksi Pos Indonesia Berkomitmen Terkirim Sesuai Jadwal

 

Dalam kunjungannya, dengan didampingi Mantri Pamong Praja Kemantren Mantrijeron, Narotama dan Ketua RW 5 Mangkuyudan Mantrijeron, Ganang Iwan Surya Yudha, Wali Kota Tegal beserta jajaran meninjau langsung Gang Dronoharjo Suwongso RW 05 Kampung Mangkuyudan, Kemantren Mantrijeron, Kota Yogyakarta, salah satu wilayah yang sangat aktif dalam pengelolaan lingkungan dan pertanian perkotaan (Urban Farming).

 

RW 5 Kampung Mangkuyudan menonjol dengan penerapan “Biopori Jumbo” sebagai penampung sampah organik, yang membantu mengurangi sampah dari sumbernya. Hasil dari biopori jumbo tersebut diolah menjadi pupuk organik yang bermanfaat.

 

Selain itu, warga Kampung Mangkuyudan juga memanfaatkan gang-gang kampung untuk budidaya sayuran (lorong sayur), sehingga kebutuhan sayur sehari-hari bisa dipetik langsung di sekitar rumah.

Baca juga  Sosok Thomas Dibalik Kekisruhan Warga Dompas VS Koperasi BBDM

 

Dalam kunjungannya Wali Kota Tegal sempat berdialog dengan Ibu Sumarsini, penggiat “lorong sayur”. Ia menceritakan bagaimana diawal Ia menggerakan Ibu-ibu sekitar untuk bersama-sama menanam sayuran di lingkungan, dengan tujuan untuk ketahanan pangan, dan di tahun 2022, pihaknya mulai mendapat bantuan dari Dinas Pertanian Kota Yogyakarta.

 

Di akhir kunjungannya, Wali Kota Tegal berharap Kota Tegal dapat mencontoh Kampung Mangkuyudan Mantrijeron dalam pengelolaan sampah serta

membuat “Lontrong Sayur” dengan memanfatkan gang-gang atau lontrong di Kota Tegal untuk budidaya sayur.(Fauzi/Targetnews.id)

Share :

Baca Juga

Artikel

Tingkatkan Kemampuan Fisik, Prajurit Yonif 5 Marinir Laksanakan Latihan Renang Militer

BERITA UTAMA

Sat Binmas Polres Pulang Pisau Melaksanakan Kegiatan Polisi RW

Artikel

Babinsa Koramil 06/Sruweng Dampingi Penyaluran BLT-DD Pada Warga Desa Sidoharjo

Artikel

Cerpen: ENYAK Karya J. Hafidh Dinillah “Saya terima nikahnya kekasih saya dengan mas kawin kalung emas seberat 10 gram, tunai.”

BERITA UTAMA

Tingkatkan Keselamatan di Perairan, Satpolairud Polres Pulpis Pantau Aktivitas Feri Penyeberangan

BERITA UTAMA

Polsek Pahandut Patroli di Sejumlah Objek Vital di Wilkum Polsek Pahandut

Artikel

Momen Hari Bhayangkara Ke-79, Kapolres Pulang Pisau Hadirkan Akses Air Bersih, Warga Sambut Penuh Syukur

BERITA UTAMA

Melalui Komsos, Serma Zikri Beri Motivasi Kepada Masyarakat Yang Memanfaatkan Lahan Kosong