Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / KESEHATAN / NEWS / Tag

Minggu, 10 Mei 2026 - 10:04 WIB

Menepi Sejenak di Pinggir Suramadu, Menikmati Hangatnya Bebek Soponyono dan Semilir Laut Madura

BANGKALAN – Jika selama ini Madura identik dengan sate, mungkin sudah waktunya mencoba pengalaman kuliner yang berbeda. Di sisi pesisir Bangkalan, tak jauh dari akses Jembatan Suramadu, ada satu tempat sederhana yang menawarkan lebih dari sekadar makan siang: suasana tenang, semilir angin laut, dan seporsi bebek bumbu hitam yang menggoda selera.

 

Adalah Warung Bebek Soponyono, yang berada di Jalan Sukolilo Barat, Kampung Sekar Wungu, kawasan pesisir dekat Suramadu. Tempat ini seolah menjadi ruang singgah bagi siapa saja yang ingin melepas penat dari riuhnya kota.

 

Dari gazebo-gazebo kayu yang berdiri di bawah rindangnya pepohonan, mata dimanjakan oleh bentangan megah Jembatan Suramadu. Sesekali, perahu nelayan yang bersandar dan lalu lalang kendaraan di kejauhan menciptakan pemandangan yang menenangkan. Angin laut yang berhembus membawa aroma khas pesisir, menghadirkan sensasi makan yang sulit ditemukan di tempat lain.

Baca juga  Polres Pulang Pisau kerahkan Bhabinkamtibmas sosialisasi cegah pungli

 

Namun tentu, daya tarik utamanya tetap pada seporsi bebek bumbu hitam khas Madura yang tersaji hangat di meja.

 

Sekilas tampilannya sederhana. Potongan bebek empuk berselimut bumbu hitam pekat yang melimpah. Tapi begitu suapan pertama masuk ke mulut, rasa gurih rempahnya langsung terasa kuat, meresap hingga ke serat daging.

 

Yang menarik, bumbu hitam di sini disajikan dalam jumlah royal. Bahkan hingga suapan terakhir, biasanya masih tersisa cukup banyak untuk dinikmati bersama nasi hangat. Sambal bawangnya yang pedas gurih menjadi pelengkap yang pas, memberi sensasi hangat tanpa menutupi karakter kuat dari bumbu bebeknya.

 

Di balik cita rasa khas itu, ada tangan dingin Umik Sumayyah (65), perempuan sederhana yang telah merintis warung ini sejak 14 Desember 2016.

Baginya, memasak bebek bukan sekadar rutinitas dapur, melainkan proses yang membutuhkan kesabaran. Bebek jantan pilihan terlebih dahulu dibakar untuk mengurangi lemak dan menghilangkan aroma amis, sebelum kemudian diungkep lama dalam minyak sayur bersama racikan rempah hingga berubah menjadi bumbu hitam yang kaya rasa.

Baca juga  PRAJURIT KAKATUA RAJA PERKASA YONIF 11 MAR LAKSANAKAN LATIHAN PENGHADANGAN.

 

Teknik memasak itulah yang membuat tekstur dagingnya begitu empuk, namun tetap padat dan juicy saat disantap.

 

Tak heran jika Warung Bebek Soponyono menjadi destinasi favorit banyak orang, mulai dari warga lokal hingga pelintas Suramadu yang sengaja mampir demi seporsi bebek hangat.

 

Kadang, pengalaman terbaik memang hadir dari tempat-tempat sederhana seperti ini. Duduk santai di gazebo kayu, menikmati semilir angin laut, memandang megahnya Suramadu, sambil menyantap bebek bumbu hitam yang kaya rempah.

 

Sebuah cara kecil untuk menikmati hidup, di sudut tenang Pulau Madura.

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto di Mata Senator Lia Istifhama: Tegas, Humanis, dan Konsisten Sejak Jadi Pangdam

BERITA UTAMA

Sampaikan Isi Maklumat Kapolda Kalteng Anggota Satpolairud Sasar Penumpang Fery

Artikel

Diduga Oknum Penyidik Unit 2 Tahbang/Resmob PMJ Rekayasa dan Kriminalisasi M.DAT Ini Kronologinya!

Artikel

VIRALNYA BEREDAR VIDIO PADAM LISTRIK DI DISKOTIK PARADISE PENGUJUNG RICUH

Artikel

Prajurit Yonif 5 Marinir Peringati Nuzulul Quran 1446 H / 2025 M

Artikel

Meresahkan Masyarakat, 4 Pencuri Motor Ditangkap Tim Opsnal Polres Pamekasan

Artikel

Kapolda Jatim Cek Kesiapan Pelayanan Mudik di Terminal Purabaya

BERITA UTAMA

Khitanan Massal pada Penutupan TMMD Ke-126 Kodim 1208/Sambas Disambut Gembira Anak-Anak Desa Ratu Sepudak