Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / INVESTIGASI / KESEHATAN / NEWS / Tag

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:12 WIB

Pembentukan Paguyuban Semedi Mukti Wibawa “Heneng – Hening – Henung”

Surabaya, 20 Mei 2026 — Telah terbentuk sebuah paguyuban spiritual dan budaya bernama Paguyuban Semedi Mukti Wibawa, sebagai wadah pelestarian nilai-nilai luhung spiritualitas, ketenangan batin, serta kebijaksanaan hidup yang berakar pada budaya Nusantara.

 

Paguyuban ini didirikan pada Hari Selasa Wage, Malam Rabu Kliwon.

Tanggal 12 Mei 2026

Adapun pendiri Paguyuban Semedi Mukti Wibawa yaitu:

A. Khoirul Anam, S.H.

Ragil Hariani, S.Pd.

Supriasih

 

Dengan mengusung slogan:

“Heneng – Hening – Henung”

yang memiliki makna mendalam tentang perjalanan batin manusia menuju ketenangan jiwa, kejernihan pikiran, serta kedekatan spiritual kepada Sang Pencipta.

_Ucap A.Khoirul Anam, S.H._

 

Sebagai langkah awal pembentukan organisasi, pada Rabu Pahing, 20 Mei 2026, telah dilaksanakan kegiatan Rapat dan Musyawarah Pembentukan Kepengurusan serta Penyusunan AD/ART Paguyuban Semedi Mukti Wibawa yang bertempat di Cagar Budaya Arca Joko Dolog Surabaya.

Baca juga  Lakukan Cooling System, Bhabinkamtibmas Berupaya Ciptakan Pemilu Damai 2024

 

Kegiatan tersebut berlangsung dengan penuh kekeluargaan, kebersamaan, dan semangat spiritual budaya. Dalam musyawarah tersebut dibahas struktur kepengurusan, visi dan misi paguyuban, tata tertib organisasi, serta arah kegiatan yang akan dijalankan ke depan.

 

Adapun Hasil Rapat Pembentukan Pengurus Paguyuban Semedi Mukti Wibawa, Terpilihlah :

Ragil Hariani, S.Pd. Sebagai Ketua Umum.

Tri Handajani, S.Pd. Sebagai Sekretaris.

Nikodemus LH, Sebagai Bendara

Dan dibentuk juga Pengurus Bidang-bidang sesuai kebutuhan Paguyuban.

Baca juga  Polres Blitar Bangun Sinergitas Bersama Masyarakat Dengan "Tiada Hari Tanpa Teman Baru”

 

Dewan Pembina :

A.Khoirul Anam, S.H.

Supriasih

I Wayan Dendra, S.H., M.H.

 

Paguyuban Semedi Mukti Wibawa diharapkan dapat menjadi ruang persaudaraan, pembelajaran, dan pengembangan spiritual Khususnya Semedi, yang tetap menjunjung tinggi nilai budaya, etika, kerukunan, serta kearifan lokal bangsa Indonesia.

_Tutur Supriasih Selaku Pembina_

 

Melestarikan budaya Nusantara adalah kewajiban kita sebagai generasi Penerus.

_Ucap I Wayan Dendra, S.H., M.H. Selaku Pembina_

 

Melalui pembentukan paguyuban ini, seluruh anggota berharap terciptanya kehidupan yang harmonis, tenteram, serta membawa manfaat bagi masyarakat luas.

_Tutur Ragil Hariani, S.Pd. Selaku Ketua Umum_

 

Salam Budaya

Paguyuban Semedi Mukti Wibawa

“Heneng – Hening – Henung”

Share :

Baca Juga

Artikel

Kodim 0713 Berbes Peringati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1445 H di Masjid Darut Taqwa

Artikel

Personel Kodim 1009/Tanah Laut Bersama Keluarga Besar TNI Wilayah Tanah Laut Mengikuti Vicon Tersebar Di Seluruh Satkowil Kodam VI/Mulawarman

Artikel

Kunjungan Edukatif Fakultas Hukum UPR ke Satres Narkoba Polres Pulpis: Komitmen Bersama Perangi Narkoba

Artikel

Warga RT 04 RW 06 Kelurahan Manukan Kulon, Wujudkan Jalan Santai Gembira Bertabur Doorprice

BERITA UTAMA

Kapolsek Rakumpit kembali Tingkatkan Sinergitas bersama Tokoh Masyarakat

BERITA UTAMA

Kelurahan Bukit Tunggal Sambang dan Patroli ke Rumah Tokoh Masyarakat

BERITA UTAMA

57 Tahun Perjalanan Hidup Sang Motivator dan Ispirator

Artikel

Unit Reskrim Polsek Krembangan berhasil menangkap dua pelaku yang diduga melakukan tindak pidana pencurian