Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / INVESTIGASI / KESEHATAN / NEWS / Tag / TNI-POLRI

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:49 WIB

Penasihat Ahli Kapolri Apresiasi PMJ Ungkap 127 Kasus Kejahatan Jalanan

Jakarta – Penasihat Ahli Kapolri Bidang Hukum Tata Negara Prof. Juanda mengapresiasi langkah Polda Metro Jaya yang mengungkap 127 kasus kejahatan jalanan selama periode 1 hingga 22 Mei 2026. Dari pengungkapan tersebut, sebanyak 173 tersangka ditangkap.

 

Apresiasi itu disampaikan Juanda dalam konferensi pers pengungkapan kejahatan jalanan di Polda Metro Jaya, Jumat (22/5/2026). Ia menilai langkah kepolisian dalam menangani kejahatan jalanan merupakan bagian dari kewajiban Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

 

“Ketika ada kepentingan masyarakat luas yang terganggu, maka Polri harus hadir. Itu bagian dari tugas Polri dalam melindungi, mengayomi, melayani masyarakat, serta menegakkan hukum,” kata Juanda.

 

Juanda mengatakan, kejahatan jalanan seperti pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor berdampak langsung terhadap rasa aman masyarakat. Karena itu, menurutnya, penindakan terhadap pelaku kejahatan harus dilakukan secara tegas dan terukur.

Baca juga  Firman Agik Kaget Ditagih KPP Pratama Situbondo Rp 2,4 Milyar

 

Ia menjelaskan, tugas Polri dalam menjaga kamtibmas memiliki dasar hukum yang jelas. Hal itu diatur dalam Pasal 30 ayat 4 UUD 1945 serta Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.

 

“Dalam Undang-Undang Kepolisian juga diatur kewenangan Polri untuk mengambil tindakan kepolisian, termasuk diskresi, sepanjang dilakukan dalam koridor hukum dan tidak bertentangan dengan hak asasi manusia,” ujarnya.

 

Juanda menekankan, setiap tindakan kepolisian harus tetap dilakukan secara profesional dan dapat dipertanggungjawabkan. Menurutnya, penegakan hukum tidak boleh keluar dari prinsip legalitas, proporsionalitas, dan perlindungan hak asasi manusia.

Baca juga  Anggota Ditlantas Polda Metro Jaya Gugur Usai Tugas Pengamanan Mudik

 

Ia menilai pengungkapan 127 kasus kejahatan jalanan oleh Polda Metro Jaya menunjukkan kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat. Terlebih, kejahatan jalanan kerap menimbulkan keresahan karena terjadi di ruang publik dan menyasar aktivitas warga sehari-hari.

 

“Penegakan hukum harus tegas, tetapi tetap terukur. Saya melihat langkah yang dilakukan kepolisian dalam pengungkapan ini merupakan upaya untuk melindungi masyarakat luas,” ucapnya.

 

Juanda menambahkan, kehadiran Polri saat terjadi gangguan kamtibmas bukan hanya bentuk respons terhadap peristiwa, melainkan juga bagian dari pelaksanaan amanat konstitusi dan undang-undang.

 

 

(Samsul)

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Wali Kota Kukuhkan 113 Atlet Kontingen Kota Tegal di Porprov Jateng 2023

BERITA UTAMA

PERINGATAN HARI KEMENKUMHAM RI KE 78 DENGAN DONOR DARAH

Artikel

SPPG Resmi Diluncurkan, Polres Pulang Pisau Perkuat Upaya Mewujudkan Anak Sehat dan Cerdas

Artikel

Patroli Skala Besar & Bulan Bakti TNI-Polri Kodim Mojokerto Bersama Polres Siap Amankan Pemilu 2024

Artikel

Pastikan Progres Oplah Berjalan Lancar Dandim 1009/Tanah Laut Monitoring Langsung Dilapangan

BERITA UTAMA

JALIN KEAKRABAN BABINSA SAMBANGI WARGA DI WILAYAH BINAAN

Artikel

Estafet Kepemimpinan, di Kodim 0706/Temanggung: Momentum Penyegaran dan Profesionalisme Prajurit

BERITA UTAMA

Dandim 0709/Kebumen Hadiri Kegiatan Apel Gelar Pasukan Konsolidasi Ops Ketupat Candi 2023.