Home / BERITA UTAMA / DAERAH

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:10 WIB

Ekosistem Halal Kota Tegal Tunjukkan Tren Positif, Pemkot Dorong Percepatan Sertifikasi

TEGAL,Targetnews.id – Ekosistem halal di Kota Tegal menunjukkan tren perkembangan yang positif. Pemerintah Kota Tegal mendorong percepatan ekosistem halal melalui aplikasi Simoncer Berkah yang dikembangkan oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Tegal.

Berdasarkan data yang saya terima, perkembangan ekosistem halal di Kota Tegal menunjukkan tren yang menggembirakan,” ungkap Wakil Walikota Tegal, Tazkiyyatul Muthmainnah dalam sambutannya pada acara Audiensi dan Sosialisasi pembentukan Ekosistem Halal Wilayah Jawa Tengah dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Republik Indonesia di Kotta Go Hotel Tegal, Rabu (10/06/2026) pagi.

Di sebutkan Mba Iin, sapaan akrab Wakil Wali Kota Tegal, data menunjukkan tren positif ekosistem halal di Kota Tegal. Jika pada 2021 hanya tercatat 26 sertifikasi halal, hingga 2 Juni 2026 jumlah tersebut meningkat pesat menjadi 5.210 sertifikat. Namun, dari total 12.082 pelaku usaha wajib halal, baru 43,12% yang telah bersertifikat. Artinya, masih ada sekitar 6.873 pelaku usaha yang belum tersertifikasi. Untuk itu,

Baca juga  Pelatihan Artificial Intelligence Tingkatkan Kompetensi Personel Polres Tegal

Tazkiyyatul Muthmainnah, menegaskan bahwa ekosistem halal tidak hanya kebutuhan umat Muslim, tetapi telah berkembang menjadi bagian penting dalam meningkatkan daya saing produk di tingkat nasional maupun global. Halal kini mencakup berbagai sektor mulai dari makanan, minuman, jasa, pariwisata, keuangan, fashion, kosmetik, hingga rantai pasok industri.

Untuk itu, dikatakan Mba Iin, Pemkot Tegal berkomitmen memberikan dukungan nyata melalui sosialisasi dan fasilitasi sertifikasi halal bagi UMKM, penguatan literasi dan edukasi halal, pengembangan jejaring kemitraan antar pemangku kepentingan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta dukungan promosi dan pemasaran produk halal lokal.

Sementara itu, Kepala Biro Umum BPJPH RI, Sukismanto Aji, menyampaikan apresiasi atas dukungan stakeholder, termasuk perbankan, Baznas, dan Kemenag yang turut membantu dalam pendampingan sertifikasi halal. Ia menegaskan bahwa tujuan akhir dari kolaborasi ekosistem halal adalah terjalinnya sinergi antara pusat dan daerah.

Baca juga  Ratiban Pandansari, Ribuan Warga Syukuri Hasil Bumi dan Lestarikan Tradisi Leluhur

Menurut Sukismanto, potensi pasar halal dunia sangat besar karena telah menjadi gaya hidup global. Indonesia saat ini masih berada di urutan 8, sementara negara-negara seperti China, Amerika Serikat, Brasil, Singapura, dan Thailand berada di level atas.

Potensi luar biasa ini harus segera diambil dengan membentuk ekosistem halal yang kuat. Target kita, Indonesia menjadi nomor 4 dunia pada tahun 2029,” ujarnya.

Acara audiensi ini turut dihadiri Kepala Balai Penyelenggara Jaminan Produk Halal Provinsi Jawa Tengah Ika Efrilia, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kota Tegal Joko Syukur Baharudin, Kepala Bapperida Kota Tegal, M. Ismail Fahmi, serta jajaran OPD dan instansi terkait.(Fauzi/Targetnews.id)

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Polres Pasuruan Dengarkan Keluhan Warga Dalam Pertemuan Jum’at Curhat

BERITA UTAMA

EMAK-EMAK GASAK KALUNG EMAS MILIK ANAK KECIL DI PASAR

Artikel

Unik distribusi Logistik Pemilu di Ponorogo Dikawal Reog dan Petugas Berkuda

Artikel

Nasdem Surabaya Gelar Senam Sehat Bersama Eri&Armuji dan Khofifah&Emil

BERITA UTAMA

KAKI Dukung Polri Laporkan Firli Bahuri Ke Dewas KPK, Presiden Copot Ketua KPK Dari Jabatannya

BERITA UTAMA

Babinsa Koramil/06 Sruweng Hadiri Undangan PPDI Sruweng Bersholawat

BERITA UTAMA

Energi Baru Langkah dan Gerak PKK

Artikel

PATROLI DAN MONITORING HARGA BBM DI SPBU KECAMATAN KAHAYAN HILIR