Home / BERITA UTAMA / DAERAH

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:09 WIB

PERSAGI Siapkan Lulusan Gizi Jadi Wirausaha, Dukung Program Makan Bergizi Gratis hingga Sekolah Rakyat

SURABAYA – Peluang menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang semakin kompetitif mendorong Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI) menyiapkan alternatif bagi lulusan gizi untuk mandiri melalui jalur kewirausahaan.

Hal itu disampaikan dalam rangkaian Temu Ilmiah Nasional (TIN) II PERSAGI di Surabaya, Sabtu (4/7/2026). PERSAGI juga menggandeng Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk membuka peluang usaha di bidang pangan dan layanan makanan (food service).

Ketua Umum PERSAGI Ir. Doddy Izwardy, MA., PhD. menjelaskan, kerja sama tersebut menjadi solusi bagi lulusan baru agar tidak hanya bergantung pada rekrutmen ASN maupun PPPK.

“Saat ini menjadi ASN maupun PPPK tidak mudah. Karena itu kami sudah melakukan MoU dengan Kementerian UMKM melalui Deputi Kewirausahaan agar lulusan gizi bisa masuk ke bidang food service maupun produk pangan. Kami ingin sejak masih fresh graduate mereka memiliki inovasi dan mampu mandiri,” ujarnya.

Menurutnya, perguruan tinggi bersama para dosen diharapkan mampu melahirkan berbagai inovasi yang dapat dikembangkan menjadi usaha di bidang gizi dan pangan.

Baca juga  Dandim 1002/HST Lepas Personel, Pindah Satuan ke Yonif TP 829/CPW dalam Suasana Sederhana

Selain mendorong kewirausahaan, PERSAGI juga menyoroti masih minimnya jumlah tenaga nutrisionis dan dietisien di Indonesia. Kondisi tersebut dinilai menjadi tantangan besar dalam mendukung berbagai program nasional, termasuk penyelenggaraan makanan bergizi.

“Lulusan profesi nutrisionis dan dietisien masih sangat kurang di Indonesia. Ketika ada kebutuhan tenaga pengawas gizi dalam jumlah besar, kami masih kesulitan memenuhinya,” katanya.

Ia menjelaskan, satuan penyelenggara makanan berskala besar idealnya memiliki lebih dari satu tenaga ahli gizi agar kualitas layanan tetap terjaga.

Sementara itu, Ketua Dewan Pengawas PERSAGI menegaskan pihaknya akan terus mendukung program organisasi melalui kolaborasi dengan berbagai himpunan profesi serta media massa.

“Kami sangat mendukung kemitraan, termasuk dengan media. Mudah-mudahan kolaborasi ini terus berlanjut sehingga PERSAGI dapat memberikan masukan kepada pemerintah untuk mengoptimalkan berbagai program nasional,” ujarnya.

Ketua Asosiasi Nutrisionis Indonesia, Taufik Marisma, mengatakan organisasinya berfokus meningkatkan kapasitas dan kompetensi para nutrisionis, khususnya yang terlibat dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Kami ingin kompetensi nutrisionis di seluruh daerah memiliki standar yang sama sehingga pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan optimal,” kata Taufik.

Baca juga  Polres Tegal Bekali Pelajar Literasi AI, 231 Siswa Tuntaskan Pelatihan Dan Raih Sertifikat

Di sisi lain, Ketua ISNA (Indonesia Sport Nutritionist Association), Mirza Hapsari menyampaikan bahwa organisasinya terus memperkuat kompetensi dietisien agar mampu menjawab tantangan pelayanan kesehatan yang semakin berkembang.

“Kami menyiapkan dietisien agar mampu mengakselerasi penerapan regulasi dan meningkatkan kompetensi sesuai kebutuhan pelayanan kesehatan saat ini,” ujar Mirza.

Dalam kesempatan tersebut, PERSAGI juga menyatakan kesiapan mendukung pemerintah dalam penyediaan makanan bergizi bagi atlet muda di berbagai daerah.

Menurut Mirza, perhatian khusus perlu diberikan kepada sekolah olahraga yang tidak menggunakan sistem asrama karena kebutuhan makan para atlet belum sepenuhnya terjamin.

“Prioritas kami adalah sekolah olahraga yang tidak berasrama karena kebutuhan makan mereka belum seluruhnya terpenuhi seperti di sekolah berasrama,” jelasnya.

PERSAGI juga membuka peluang bersinergi dengan pemerintah dalam mendukung program Sekolah Rakyat, terutama terkait penyediaan makanan bergizi dan pendampingan tenaga ahli gizi.

“Kami sangat terbuka apabila pemerintah ingin bersinergi dengan PERSAGI dalam mendukung Sekolah Rakyat. Tujuan kita sama, yaitu membangun sumber daya manusia Indonesia yang sehat dan berkualitas,” pungkasnya.

(Anil)

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Launching KDKMP Jadi Langkah Nyata Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Desa

Artikel

Rehab Langgar Darussalam Terus Berprogres, Satgas TMMD ke-124 Kodim 1002/HST Lakukan Pengecatan WC

Artikel

Sambut Hari Jadi ke-74 Humas Polri, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Gelar Aksi Donor Darah

Artikel

Pastikan Produktivitas Lahan, Polsek Kahayan Kuala Sambangi Petani Cabai

BERITA UTAMA

Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Sidoarjo Gelar Donor Darah

Artikel

Melalui Kegiatan Sambang, Polsek Maliku Ajak Masyarakat untuk Wujudkan Kamtibmas yang Aman

Artikel

WADAN KORMAR TINJAU UJI FUNGSI SENJATA GUTLING GUN M134P

Artikel

Respon Cepat Aduan Masyarakat Polres Mojokerto Amankan 38 Motor Diduga Balap Liar.