TARGETNEWS.ID, Kota Batu – Dinas Perhubungan Kota Batu melaksanakan evaluasi terhadap Angkutan Pelajar (APEL) Kota Batu yang berlangsung di ruang rapat Dishub Batu. Rapat koordinasi dan evaluasi tersebut di hadiri Kadishub Drs.Susetya Herawan, Harijuni Susanto, Kabid angkutan,Pucik Kasi Tata kelola jalan, Siti Chotipah, Kasi Pembinaan dan keselamatan angkutan jalan, serta puluhan anggota APEL, pada Kamis (23/7/2026).
Tujuan dan sasaran untuk melakukan evaluasi karena berdasarkan usulan dari anggota APEL serta meningkatnya animo masyarakat/pelajar untuk memanfaatkan angkutan gratis pelajar dibawah koordinasi anggotanya bersama Koperasi Sumber Rejeki.
“Karena dengan meningkatnya minat pelajar dalam menggunakan angkutan pelajar (APEL) yang diterapkan di Kota Batu secara gratis. Hal ini merupakan Proyek Strategis Daerah (PSD) Kota Batu yang sangat bermanfaat bagi pelajar maupun orang tua murid. Karena hanya satu – satunya di wilayah Jatim dan di Kota Batu yang ada angkutan pelajar gratis,”kata Kadishub Susetya Herawan.
Ditambahkan oleh Herawan, angkutan pelajar yang sudah tersebar di tiga kecamatan tersebut, sudah melayani di beberapa cluster dengan jumlah 70 kendaraan. Sesuai analisa atau hasil perkembangan di lapangan ,Dishub Batu akan ada rencana penambahan dengan istimasi sejumlah 10 armada.
Dari istimasi jumlah yang disampaikan, agar pihak Koperasi Sumber Rejeki bisa menindaklanjuti dan melakukan koordinasi atau merumuskan dengan para anggota APEL. Agar tambahan armada nantinya tidak memunculkan permasalahan baru.
Satu sisi, antara sopir APEL maupun pelajar dan orang tua murid sudah merasa nyaman dan aman pada anaknya, juga saling memberikan informasi atau komunikasi tentang anak- anak pelajar yang menggunakan jasa angkutan gratis ini.
“Maka Dishub Batu terus mengawasi dan memberikan pembinaan juga melakukan evaluasi dimana kelemahan maupun kelebihan anggota APEL itu dalam istimasi waktu setiap tiga bulan sekali yang sudah dilakukannya. Hal ini penting sekali dilakukan evaluasi,agar pelayanan APEL pada pelajar Batu tetap berjalan,”papar Susetya Herawan.
Di sisi lain pemilik kendaraan atau anggota APEL sangat di untungkan dengan adanya angkutan pelajar gratis tersebut,juga orang tua murid atau pelajar sama si untungkan segi ketepatan waktu baik berangkat sekolah maupun pulang sekolah. Satu sisi peran APEL memiliki tanggung jawab moral yang tinggi begitu pula anak pelajar dan orang tuanya.
Harapan kedepan untuk angkutan pelajar gratis (APEL) di Kota Batu akan menggunakan aplikasi khusus, tujuannya untuk memudahkan antara pengemudi maupun pelajar/orang murid akan bisa memantau terus jam pemberangkatan atau jam penjemputan sesuai yang diharapakan. (Wan).










