TARGETNEWS.ID SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai membenahi sistem parkir di kawasan Makam Keputih dengan memasang portal otomatis dan kamera pengawas (CCTV). Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan ketertiban, keamanan, sekaligus mencegah praktik pungutan liar (pungli) yang selama ini dikeluhkan masyarakat.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengatakan pembenahan tersebut merupakan tindak lanjut atas laporan warga yang disampaikan melalui kanal pengaduan Lapor Cak Eri. Selain adanya keluhan terkait tarif parkir yang melebihi ketentuan, masyarakat juga menginginkan sistem pembayaran yang lebih modern dan transparan.
Dalam penataan tersebut, Pemkot Surabaya akan memasang portal di pintu masuk dan keluar area Makam Keputih yang terintegrasi dengan CCTV. Sistem parkir nantinya mendukung pembayaran secara non-tunai melalui QRIS maupun kartu uang elektronik sehingga seluruh transaksi dapat tercatat dengan baik.
Menurut Eri, keberadaan CCTV tidak hanya berfungsi mengawasi aktivitas parkir, tetapi juga memperkuat keamanan kendaraan pengunjung. Rekaman CCTV akan membantu proses verifikasi kendaraan saat keluar sehingga dapat meminimalkan potensi tindak pencurian.
Selama masa penerapan sistem baru, Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya bersama Satpol PP akan melakukan pengawasan intensif selama satu hingga dua bulan. Pengawasan tersebut bertujuan memastikan operasional berjalan optimal serta mencegah adanya pungutan parkir di luar ketentuan yang berlaku.
Melalui pembenahan ini, Pemkot Surabaya berharap pelayanan parkir di kawasan Makam Keputih menjadi lebih tertib, aman, transparan, dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang datang untuk berziarah maupun beraktivitas di sekitar lokasi.
TARGETNEWS.ID









