TARGETNEWS.ID BANGKALAN – Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Bangkalan dalam memperkuat sektor pertanian dan perikanan sebagai fondasi ketahanan pangan daerah. Menurut senator yang akrab disapa Ning Lia itu, ketersediaan pangan yang berkualitas menjadi faktor penting untuk memenuhi kebutuhan gizi anak sekaligus menciptakan generasi yang sehat dan berdaya saing.
Hal tersebut disampaikan Ning Lia saat melakukan kunjungan kerja ke Pendopo Agung Bangkalan dan bertemu langsung dengan Bupati Bangkalan, Lukman Hakim. Kunjungan tersebut bertepatan dengan momentum Hari Anak Nasional yang dinilai menjadi pengingat pentingnya menghadirkan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak, termasuk melalui pemenuhan gizi yang memadai.
“Melalui momentum Hari Anak Nasional, kita diingatkan bahwa menjaga masa depan anak tidak hanya melalui pendidikan, tetapi juga dengan memastikan kebutuhan gizinya terpenuhi. Salah satu kuncinya adalah ketahanan pangan yang kuat, dan Bangkalan menunjukkan komitmen ke arah itu,” ujar Ning Lia.
Ia menilai Bangkalan memiliki potensi besar sebagai salah satu daerah penyangga pangan di Jawa Timur. Selain dikenal sebagai lumbung pangan, Bangkalan juga menunjukkan perkembangan positif dalam pengembangan urban farming yang dinilai mampu memperkuat ketersediaan pangan di tingkat lokal.
“Bangkalan termasuk lumbung pangan. Bahkan untuk pengembangan urban farming di Jawa Timur, Bangkalan berada di posisi kelima. Ini menjadi modal yang sangat baik untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus memenuhi kebutuhan gizi masyarakat,” katanya.
Dalam kunjungan tersebut, Ning Lia didampingi C. Henry Kusuma Karya Dinata dan Ketua Program Penggerak Urban Farming, Sri Sudarwati, S.E. Ia juga mengapresiasi upaya diversifikasi pangan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Bangkalan, mulai dari pengembangan berbagai merek beras lokal hingga budidaya perikanan seperti lele dan bandeng yang menjadi sumber protein bagi masyarakat.
Sementara itu, Bupati Bangkalan Lukman Hakim menegaskan bahwa pemerintah daerah terus mendorong inovasi di sektor pertanian, peternakan, dan perikanan sebagai bagian dari strategi memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, Pemkab Bangkalan saat ini fokus membangun sistem rantai pasok (supply chain) pangan dari hulu hingga hilir agar hasil produksi petani dan pembudidaya dapat memberikan nilai tambah yang lebih besar.
“Kami melakukan berbagai inovasi di bidang pertanian dan peternakan, mulai dari pembibitan serta pengembangan ternak lele hingga peluncuran beras merek lokal yang siap dipasarkan. Semua ini merupakan bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan sekaligus mendukung pemenuhan gizi anak-anak di Bangkalan,” ujar Lukman.
Ning Lia berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat terus diperkuat sehingga ketahanan pangan tidak hanya berdampak pada peningkatan ekonomi petani dan nelayan, tetapi juga mampu melahirkan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berkualitas.
(Anil)










