Margasari TargetNews.ID – Polsek Margasari memberikan pembinaan kepada pelajar SMA Negeri 1 Margasari melalui kegiatan edukasi bertajuk “Etika Berlalu Lintas” yang berlangsung di Aula SMA Negeri 1 Margasari, Kabupaten Tegal, Senin (3/08/2026) pukul 08.30 WIB hingga 10.00 WIB. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya preventif Polri dalam membangun budaya tertib berlalu lintas sejak usia sekolah guna menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.
Kegiatan diikuti 358 pelajar kelas X dan dihadiri Kepala SMA Negeri 1 Margasari Agus Dwi Prodo S., S.Pd., para guru, komite sekolah, serta personel Polsek Margasari. Bertindak sebagai narasumber Kanit Intelkam Polsek Margasari AIPDA Abi Nugroho, didampingi Kanit Binmas Polsek Margasari AIPTU Muzaini.
Dalam pemaparannya, AIPDA Abi Nugroho menyampaikan materi berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, mulai dari persyaratan memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), teknik berkendara yang aman, tata cara berpindah lajur, mendahului kendaraan, melintas di perlintasan kereta api, hingga pentingnya mematuhi rambu dan marka jalan.
Para pelajar juga di berikan gambaran mengenai kondisi kecelakaan lalu lintas di wilayah Kecamatan Margasari. Sepanjang tahun 2025 tercatat 52 kasus kecelakaan dengan 19 korban meninggal dunia, 56 korban luka ringan, dan kerugian material mencapai Rp148,4 juta. Sementara pada periode Januari hingga Juni 2026 telah terjadi 44 kasus kecelakaan, dengan 10 korban meninggal dunia, 51 korban luka ringan, serta kerugian material sebesar Rp148,6 juta. Data tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar kecelakaan didominasi oleh pengendara sepeda motor yang sebelumnya melakukan pelanggaran lalu lintas.
Selain itu, para siswa diingatkan agar tidak mengendarai kendaraan bermotor sebelum memenuhi syarat kepemilikan SIM, selalu menggunakan helm berstandar SNI, menghindari penggunaan telepon genggam saat berkendara, tidak menggunakan knalpot brong, serta membiasakan melakukan pemeriksaan kondisi kendaraan sebelum digunakan.
Plt. Kapolsek Margasari IPTU Ida Bagus Nyoman Laksana, SH. mengatakan bahwa edukasi kepada pelajar merupakan langkah strategis untuk membangun kesadaran hukum dan budaya keselamatan berlalu lintas sejak dini.
Keselamatan di jalan dimulai dari kesadaran setiap individu untuk mematuhi aturan. Melalui pembinaan ini, kami berharap para pelajar tidak hanya memahami tata tertib berlalu lintas, tetapi juga menjadi pelopor keselamatan yang mampu mengingatkan keluarga, teman, dan lingkungan sekitarnya agar selalu mengutamakan keselamatan dalam berkendara,” ujar IPTU Ida Bagus Nyoman Laksana.
Melalui pendekatan edukatif dan interaktif, personel Polsek Margasari mengajak para pelajar untuk menjadikan disiplin berlalu lintas sebagai bagian dari karakter dalam kehidupan sehari-hari. Keselamatan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh pengguna jalan.
Kegiatan pembinaan ini menjadi wujud nyata kehadiran Polri dalam membangun kedekatan dengan dunia pendidikan sekaligus memperkuat budaya tertib berlalu lintas di kalangan generasi muda. Dengan meningkatnya kesadaran dan kepatuhan terhadap aturan, diharapkan angka pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas dapat terus ditekan, sehingga tercipta keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Kabupaten Tegal.(Fauzi/Targetnews.id)










