Bojong TargetNews.ID Polres Tegal menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata dengan menghadiri kegiatan Sosialisasi Penataan dan Revitalisasi Taman Wisata Alam (TWA) Guci yang diselenggarakan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Tengah di ruang rapat Guci Forest, Desa Rembul, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal, Selasa (04/08/2026).
Kapolres Tegal diwakili Kasat Reskrim Polres Tegal AKP Luis Beltran Krisnandhita Marissing, S.TK., S.IK., M.H. Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Balai KSDA Jawa Tengah Ir. Dyah Sulistyari, S.Hut., M.Sc., perwakilan Dinas PUPR Provinsi Jawa Tengah, Pemerintah Kabupaten Tegal, Perhutani, Forkopimcam Bojong dan Bumijawa, pemerintah desa, pelaku usaha wisata, paguyuban pedagang, pengelola jasa wisata, serta sekitar 50 peserta.
Dalam sosialisasi tersebut, BKSDA Jawa Tengah memaparkan rencana penataan dan revitalisasi kawasan Taman Wisata Alam Guci, khususnya kawasan Pancuran 13 yang menjadi salah satu ikon wisata Kabupaten Tegal. Revitalisasi dilakukan sebagai upaya memulihkan kawasan wisata yang terdampak bencana banjir pada Januari 2025, sekaligus meningkatkan kualitas sarana dan prasarana wisata agar lebih aman, nyaman, dan berkelanjutan.
Selain pembangunan infrastruktur, program revitalisasi juga di arahkan pada penataan pemanfaatan jasa lingkungan, peningkatan fasilitas wisata, serta penguatan kolaborasi antara pemerintah, pengelola kawasan, pelaku usaha, dan masyarakat. Langkah tersebut diharapkan mampu mengembalikan daya tarik TWA Guci sebagai destinasi unggulan yang mampu menggerakkan perekonomian masyarakat, khususnya sektor UMKM dan jasa pariwisata.
Kasat Reskrim Polres Tegal AKP Luis Beltran Krisnandhita Marissing, S.TK., S.lK., M.H., yang mewakili Kapolres Tegal, menegaskan bahwa Polri siap mendukung setiap program strategis pemerintah yang memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk pengembangan kawasan wisata.
Polri mendukung penuh revitalisasi Taman Wisata Alam Guci sebagai salah satu destinasi unggulan Kabupaten Tegal. Kami siap bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga situasi keamanan selama proses penataan berlangsung, sehingga hasil pembangunan nantinya mampu meningkatkan kenyamanan wisatawan serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di sekitar kawasan wisata,” ujar AKP Luis Beltran Krisnandhita Marissing, S.TK., S.IK., M.H.
Melalui sinergi antara Polri, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan, diharapkan revitalisasi TWA Guci dapat berjalan optimal serta menghadirkan kawasan wisata yang aman, nyaman, dan berdaya saing. Kehadiran Polri dalam kegiatan tersebut juga menjadi wujud dukungan terhadap pembangunan daerah yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif.(Fauzi/Targetnews.id)










