TARGETNEWS.ID SURABAYA — Aroma busuk yang menyengat dari sebuah kamar kos di kawasan Jalan Dukuh Bulak Banteng Gang Garuda 2/08, Surabaya, membongkar penemuan jenazah seorang pengemudi ojek online, Sabtu, 31 Oktober 2026. Korban diidentifikasi bernama Moch Iwan Abdillah, warga Ikan Kerapu, Perak Barat, yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah tiga hari tidak keluar rumah.
Penemuan ini bermula dari kecurigaan warga sekitar yang mencium bau tak sedap. Saksi mata di lokasi, Fitri, menyebutkan bahwa korban terakhir kali terlihat aktif pada Kamis dini hari, 29 Oktober 2026, sekitar pukul 01.00 WIB saat menyalakan kipas angin.
“Sudah tiga hari korban tidak keluar kamar. Karena tercium bau busuk yang menyengat sampai ke luar, warga berinisiatif melapor ke kader lingkungan dan pihak Puskesmas,” ujar Fitri.
Sebelum ditemukan meninggal, Fitri menceritakan bahwa korban sempat mengeluh sesak napas pada Senin pagi, 26 Oktober 2026. Meski tetangga kos sempat menawarkan bantuan untuk mengantarnya ke puskesmas, korban menolak dan memilih tetap berangkat bekerja menarik ojek online.
Khawatir terjadi sesuatu, pihak Puskesmas Kedung Cowek bersama warga akhirnya melakukan pengecekan dan memastikan korban telah meninggal dunia. Pihak kelurahan kemudian menghubungi Command Center 112 untuk penanganan lebih lanjut.
Petugas Puskesmas Kedung Cowek tiba di lokasi sekitar pukul 12.35 WIB, disusul oleh personel Polsek Kenjeran yang langsung mengamankan tempat kejadian perkara (TKP). Pada pukul 13.00 WIB, Tim Inafis Polres KP3 Tanjung Perak Surabaya tiba untuk melakukan olah TKP dan pemeriksaan pos-mortem terhadap jenazah korban.
Proses evakuasi dan pengamanan lokasi dipantau langsung oleh Lurah Bulak Banteng. Sejumlah unsur penanggulangan darurat turut diterjunkan ke lokasi, di antaranya:
• Tim Inafis Polres KP3 Surabaya
• Polsek Kenjeran
• Puskesmas Kedung Cowek
• Surya 55
• Projopati Bulak Banteng
• BPBD Kota Surabaya
• Ambulans Dinas Sosial Kota Surabaya
Setelah dilakukan identifikasi awal oleh Tim Inafis, jenazah korban langsung dievakuasi menggunakan ambulans Dinas Sosial menuju RSUD Dr. Soetomo Surabaya untuk dilakukan otopsi guna memastikan penyebab pasti kematian.
Kasus ini kini dalam penanganan Polsek Kenjeran dan Polres Pelabuhan Tanjung Perak (KP3) Surabaya.










