Home / Artikel / BERITA UTAMA / HUKRIM / INVESTIGASI

Rabu, 28 Februari 2024 - 16:13 WIB

Kepala BSKDN Kemendagri Tekankan ASN Harus Terdepan dalam Berinovasi

Kepala BSKDN Kemendagri Tekankan ASN Harus Terdepan dalam Berinovasi

Kepala BSKDN Kemendagri Tekankan ASN Harus Terdepan dalam Berinovasi

 

Tulungagung- Dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Tulungagung Provinsi Jawa Timur (Jatim), Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Yusharto Huntoyungo menekankan Aparatur Sipil Negara (ASN) harus menjadi yang terdepan dalam berinovasi.

Dalam sambutanya Yusharto mengatakan, jika setiap ASN berinovasi secara konsisten maka berbagai permasalahan dalam penyelenggaraan pemerintah daerah (Pemda) dapat terselesaikan. “ASN harus bisa berinovasi (terutama) dari pekerjaan yang paling sulit. Tolong hasilkan inovasi dari permasalahan yang dihadapi secara berulang-ulang yang sampai saat ini masih terjadi, berikan dedikasi Bapak/Ibu untuk menjadikan inovasi sebagai penyelesaian masalah,” ungkap Yusharto di Aula Gedung BarataTulungagung pada Selasa, 27 Februari 2024.

Baca juga  Himbauan Keselamatan Berlalu Lintas, Polres Pulang Pisau Berikan Brosur dan Stiker

Dia melanjutkan, dalam berinovasi setiap ASN perlu membangun tim yang kuat dari berbagai pihak meliputi pemerintah lintas kementerian dan lembaga (K/L), perguruan tinggi, maupun pihak swasta. Yusharto mengatakan, pihak-pihak tersebut dapat dijadikan creative funding untuk bersama-sama menghasilkan inovasi. “Tidak ada anggaran bukan berarti kita tidak bisa berinovasi, dari sana lah justru harus kita tumbuhkan dengan cara-cara yang kreatif, salah satunya melibatkan berbagai pihak menjadi creative funding kita,” jelas Yusharto.

Dalam kesempatan tersebut, Yusharto juga membeberkan peta kekuatan inovasi Kabupaten Tulungagung pada tahun 2023 yang cenderung mengalami penurunan pada aspek kualitas data dukung laporan inovasi daerah pada aplikasi Indeks Inovasi Daerah (IID). Sementara itu, berdasarkan sebaran kematangan inovasi daerah Kabupaten Tulungagung pada tahun 2023 terdapat 33,38 persen indikator yang tidak terisi atau tidak sesuai.

Baca juga  Tausiyah Ketua MUI HST Warnai Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kodim 1002/HS

Guna memperkuat ekosistem inovasi di Tulungagung, Yusharto menyarankan agar Pemkab Tulungagung dapat mereplikasi inovasi dari daerah lain yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di Tulungagung sebagai penerima manfaat. “Bapak/Ibu dapat menonton tutorial display inovasi yang kami buat di tuxedovation yang datanya sudah sekitar 14.000 inovasi yang bisa dipelajari yang ada di Kemendagri,” tandasnya. (Fauzi)

Share :

Baca Juga

Artikel

Bunda Camat Simokerto Turun Langsung: Donasi Pra Sekolah untuk Faiz Diperkuat, Warga Simolawang Bangga Saat Tatap Muka Bersama Lurah & Kasi Kesra

Artikel

Polda Jatim Bersama Unesa, Deklarasi Wujudkan Ketahanan Pangan

Artikel

Bripka Agus Alamin Berikan Himbauan Kamtibmas Perairan

Artikel

Optimalkan Yanmas Pagi : Personil Satlantas Polres Pulang Pisau Laksanakan Pengaturan Arus Lalin

Artikel

Musrenbang RKPD Kota Kediri Tahun 2025, Kemendagri Sampaikan Sejumlah Arahan

Artikel

Pangdam II/Swj Ada Calo Seleksi Catar Akademi TNI…Proses!

BERITA UTAMA

Serah Terima Dinas kembali Dilakukan Kanit I SPKT Polresta Palangka Raya

BERITA UTAMA

Tebing Longsor di Payung 3 Sudah Tertangani, Arus Lalulintas Lancar Kembali