Home / Artikel / BERITA UTAMA / HUKRIM / INVESTIGASI

Sabtu, 9 Maret 2024 - 13:33 WIB

SGN: Digital Skill Dibutuhkan oleh Planters Saat Ini untuk Mendukung Swasembada Gula

SGN: Digital Skill Dibutuhkan oleh Planters Saat Ini untuk Mendukung Swasembada Gula

SGN: Digital Skill Dibutuhkan oleh Planters Saat Ini untuk Mendukung Swasembada Gula

.
YOGYAKARTA TargetNews.id (01/03/2024) PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) anak perusahaan PTPN III (Persero) Holding Perkebunan, menyoroti pentingya kolaborasi antara lembaga pendidikan dan industri gula mendukung sumber daya manusia perkebunan yang berkualitas, hal ini disampaikan dalam kegiatan Sugar Insight Lembaga Pendidikan Perkebunan (LPP) Yogyakarta Kamis (29/02)

“Penting adanya kolaborasi dunia akademis dengan industri gula dalam menciptakan SDM yang tidak hanya fokus, pada technical skill dan soft skill namun juga digital skills terlebih kedepan akan dibutuhkan tambahan tenaga kerja hampir dua kali lipat dari eksisting saat ini untuk mencapai swasembada gula nasional di tahun 2030”, ungkap Aris Toharisman Direktur Utama SGN.
Menurutnya saat ini dibutuhkan digital skills selain technical skills dan soft skills, sehingga melengkapi kompetensi planters untuk mendukung produksi gula serta pencapaian swasembada gula nasional. Sebagai bagian upaya pencapaian tersebut, PTPN Group melalui SGN mentargetkan produksi gula sebesar 2,2 juta ton gula tahun 2028 dan 5,5 juta ton pada tahun 2030.

Baca juga  Danramil 22/Ayah Minta Calon Perangkat Desa Harus Amanah Sebagai Mitra Babinsa

“Selain kembali ke basic budidaya tanaman, pemanfaatan teknologi digital dapat mendukung percepatan produksi. Berbagai aplikasi dan digitalisasi teknologi menjadi piranti digunakan di industri gula, untuk itu dunia akademis khususnya pendidikan gula perlu memasukkan digital skill dalam salah satu topik pengajaran”,

Baca juga  Personil Piket Sosialisasikan Pelayanan Publik Call Center Polsek Kahayan Tengah

jelasnya kemudian.
Aris Toharisman merujuk pada penerapan digitalisasi dan teknologi informasi di SGN yang membantu akselerasi pencapaian target hingga monitoring proses produksi. Digitalisasi SGN tersebut antara lain,

Enterprise Resources Planning System Application and Product in data processing (ERP SAP), E Office, E Contract , IPS Integrated, Human Capital Information System (HCIS),

Sistem Monitoring Asal Tebu (Sugarcane Management Supply), Production Information System (Prodis) dan E-taskforce.

“Implementasi digital tools pada sektor perkebunan terbukti dapat meningkatkan yield serta efisiensi sehingga industri perkebunan indonesia dapat setara dengan industri global”, tutup Aris Toharisman. ( Reni )

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Sambangi Minimarket, Tim Patmor Samapta Sampaikan Ini

Artikel

Babinsa Koramil 1612-06/Lembor Motivasi Calon Anggota Paskibra di SMA N 1 amba

BERITA UTAMA

Babinsa Dan Kades Lemahduwur Mendampingi Dandim Kebumen Menjenguk Korban Terdampak Gempa

Artikel

Polri Presisi” Polres Pelabuhan Tanjung Perak Berbagi Penyerahan Hewan Qurban Idul Adha 1446 Hijriah – 2025

Artikel

Kapolres Pulang Pisau Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Rumah Ibadah di SPN Polda Kalteng

Artikel

Gunakan Maklumat Kapolda Kalteng Guna Berikan Edukasi Larangan Membawa Sajam

Artikel

Himbau Kamseltibcarlantas, Satlantas Lakukan Penling di Kota Pulang Pisau

Artikel

Gelar Operasi Miras Serentak, Polres Pasuruan Bersama Polsek Jajaran Berhasil Sita Ribuan Botol Miras