Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / INVESTIGASI

Kamis, 14 Maret 2024 - 18:17 WIB

Sinergitas Tiga Pilar Bersihkan Material Longsor di Jombang, Sungai Kali Maling Kembali Mengalir

Sinergitas Tiga Pilar Bersihkan Material Longsor di Jombang, Sungai Kali Maling Kembali Mengalir

Sinergitas Tiga Pilar Bersihkan Material Longsor di Jombang, Sungai Kali Maling Kembali Mengalir

 

JOMBONG – TargetNews.id Tebing di Dusun Balekambang, Desa Jenisgelaran yang berbatasan dengan Desa Ngampungan Kecamatan Bareng Jombang mengalami longsor.

Akibatnya, area persawahan di Desa Ngapungan kurang lebih 5 -6 hektar tertutup longsor dan sungai Kali Maling menjadi sempit akibat tersumbat lumpur dan kayu.

Petugas Gabungan Polres Jombang, Kodim 0814 dan Pemkab Jombang diterjunkan untuk melakukan pembersihan material longsor agar aliran sungai kembali normal.

Pantuan media ini, personel gabungan Polres Jombang, Kodim 0814 dan BPBD Jombang bergotong royong membersihkan material longsor berupa tanah berlumpur, batang-batang kayu dan rumpun bambu dari dalam sungai.

Ditemui di lokasi kerja bakti, Kapolres Jombang AKBP Eko Bagus Riyadi mengatakan kerja bakti kali ini adalah merupakan sinergitas dan soliditas TNI Polri dan Pemkab Jombang.

Baca juga  Bhabinkamtibmas Polsek Maliku Sosialisasi Larangan Karhutla Kepada Warga Kec. Maliku

“Kami membantu masyarakat membersihkan Kali Maling dari material longsor agar sungai mengalir lancar,”ungkap AKBP Eko,Kamis (14/3).

Menurut AKBP Eko , kerja sama dan kekompakan sangatlah penting dalam menghadapi bencana alam.

“Saya harap semangat gotong royong ini dapat terus terjaga,”tambah AKBP Eko.

Dikatakan Kapolres Jombang, longsor di Desa Jenisgelaran itu disebabkan intensitas hujan yang cukup tinggi.

Dampak dari longsor di area perbukitan sawah itu membuat 5-6 hektare lahan pertanian warga terdampak akibat tertutup tanah.

Baca juga  Sosialisasi standar pelayanan publik ( alur pelayanan,biaya pelayanan dan waktu pelayanan ) penerbitan SKCK di Polsek Pandih Batu.

Tidak hanya itu, material longsor juga mengakibatkan rumah milik Nasrin di RT 01 RW 04 Desa Ngampungan rusak.

“Dampaknya dapur di rumah warga menggantung akibat tanah tergerus air luberan longsor. Sekarang sudah ditangani darurat dengan penyangga bambu,” terangnya.

Atas peristiwa itu, Kapolres Jombang mengimbau agar masyarakat terus meningkatkan kewaspadaannya, terutama pada musim hujan yang kerap mengakibatkan bencana.

“Bagi warga yang tinggal di daerah rawan longsor, saya imbau untuk selalu waspada dan memantau kondisi lingkungan sekitar. Segera hubungi petugas jika melihat tanda-tanda longsor atau bencana alam lainnya,” pungkasnya. (Redaksi)

Share :

Baca Juga

Artikel

Simak Cara Polsek Kahayan Kuala Sambangi warga dan Memberikan himbauan Maklumat Kapolda Kalteng Tentang Larangan Membakar hutan dan lahan

Artikel

Asik nya Pasangan Suami Istri Mengedarkan Jenis Obat Obatan Keras Pil Koplo

BERITA UTAMA

Perbaharui Data Wilayah Binaan, Babinsa laksanakan Komsos dan Puldata Ter di Kantor Desa

Artikel

Tumbuhkan Semangat Nasionalisme Sejak Dini, Personel Kodim 1009/Tanah Laut Sambangi SDN Gunung Makmur 3

BERITA UTAMA

Dukung Swasembada Pangan, Polsek Kahayan Hilir Tanam Jagung di Bereng

BERITA UTAMA

Babinsa Sigap Dampingi Warga Dua Desa Terdampak Cuaca Ekstrem di HST

Artikel

Personel Polsek Kahayan Tengah Mengawali Kegiatan Dengan Laksanakan Anev Pagi di Mako Polsek

BERITA UTAMA

Dugaan Kriminalisasi Warga, GRIB JAYA Sidoarjo Layangkan Surat Audiensi ke Kajari