Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / INVESTIGASI / KESEHATAN / NEWS / Uncategorized

Kamis, 10 Oktober 2024 - 19:26 WIB

Polisi Amankan Tersangka Pelecehan Dua Siswi SMP di Surabaya

Pelaku Amankan Tersangka Pelecehan Dua Siswi SMP di Surabaya

Pelaku Amankan Tersangka Pelecehan Dua Siswi SMP di Surabaya

 

SURABAYA – Polisi berhasil menangkap seorang pria berinisial RBR (19), warga Tenggilis, Surabaya, yang diduga mencabuli dua siswi SMP di kawasan Rungkut.

Aksi bejat tersangka ini dilakukan saat kedua korban pulang sekolah, hanya berselang beberapa menit di dua lokasi berbeda.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistyawan melalui Kasat Reskrim AKBP Aris Purwanto menjelaskan dari kejadian itu pertama menimpa korban KYP (15).

Saat itu korban tengah berjalan kaki pulang sekolah di Jalan Rungkut Asri Barat Surabaya, sekitar pukul 14.40 WIB.

“Pelaku dengan mengunakan sepeda motor mendekatinya, dengan berpura-pura bertanya arah menuju SMP 23,” tutur AKBP Aris, Kamis (10/10).

Ia mengungkapkan, ketika korban menjawab tidak tahu, pelaku secara tiba-tiba meremas payudara korban sebelah kiri KYP kemudian melarikan diri dengan tancap gas motornya.

Baca juga  Peresmian Dua Infrastruktur Baru di Tanjung, Dandim 1008 Tabalong Turut Hadir

“Tak berselang lama, sekitar pukul 15.00 WIB, pelaku kembali melancarkan aksinya terhadap QAD (14), yang tengah pulang bersama temannya di Jalan Rungkut Kidul,”tambah AKBP Aris.

Setibanya di rumah, ungkap AKBP Aris kedua korban menceritakan kejadian ini kepada orang tuanya, kemudian melapor ke Unit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya.

“Berdasarkan dua laporan tersebut, Polisi segera bergerak dan berhasil mengidentifikasi pelaku melalui rekaman CCTV di lokasi kejadian.

Pelaku tertangkap kamera melintas menggunakan sepeda motor Scoopy putih dan helm bertuliskan Shopee Food,” tandas AKBP Aris.

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya menyebut, dalam pemeriksaan RBR mengaku melakukan aksi tersebut karena tidak mendapatkan ‘jatah’ dari istrinya selama kurang lebih tiga bulan.

Baca juga  Mengunjungi Desa Binaannya, Bhabinkamtibmas Polsek Maliku Sampaikan Himbauan Larangan Karhutla.

Hal itu yang membuatnya tidak mampu menahan nafsu saat melihat para korban.

Alasan pelaku ini tentu saja memicu kemarahan publik.

RBR kini dijerat dengan Pasal 82 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak, yang membawa ancaman pidana penjara minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun serta denda hingga Rp5 miliar.

Sementara itu Kasihumas Polrestabes AKP Haryoko Widhi menambahkan, Polisi berharap kasus ini menjadi pelajaran penting bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap keamanan anak-anak, terutama saat pulang sekolah.

Selain itu ia juga mengimbau agar segera melapor jika ada tindakan mencurigakan yang membahayakan di lingkungan sekitar.

“Segera laporkan ke Polisi jika mendapatkan hal yang mengarah tindak kejahatan,” pungkasnya. Bib

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Babinsa Koramil 1612-07/Satar Mese Ambil Bagian dalam Rapat Pembentukan BUMDES Desa Koak

Artikel

Heboh Warga Ditemukan Mayat, Misterius di Sampanh Banyuates

Artikel

Satlantas Polrestabes, Surabaya di SMAN 15 Penuh Kontribusi Positif

Uncategorized

Aksi Percobaan Pencurian Kembali Terjadi, Polsek Kahayan Kuala Tetapkan Satu Tersangka

Artikel

Aksi Mulia Media Bhirawanews Santuni Yatim-Piatu dan Kaum Dhuafa

Uncategorized

Bhabinkamtibmas Polsek Maliku Mengajak Warga Msyarakat Cegah Karhutla

Artikel

Ratusan Siswa Siswi TK dan Paud Saksikan Terjun di Lanud Iswahjudi

BERITA UTAMA

Nikah Gratis MPP Brebes Bantu Pasangan Mulai Rumah Tangga dengan Tenang