Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / INVESTIGASI / KESEHATAN / NEWS / Tag / TNI-POLRI / Uncategorized

Kamis, 17 Oktober 2024 - 13:15 WIB

Generasi Muda Diajak Budaya Menjaga Adat Leluhur.

Generasi Muda Diajak Budaya Menjaga Adat Leluhur.

Generasi Muda Diajak Budaya Menjaga Adat Leluhur.

 

Brebes,Jateng.Target news.id -Guna menguri-uri budaya yang ada di Kabupaten Brebes, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) Kabupaten Brebes menggelar Pentas Duta Seni Kabupaten Brebes 2024. Pentas tersebut berupa ritual adat Tundan dari Kecamatan Bantarkawung di Pendopo Kecamatan setempat, Selasa (15/10/2024) malam.

Pj Bupati Brebes Ir Djoko Gunawan MT mengapresiasi pentas seni budaya karena Brebes sangat kaya akan budaya ritual adat seperti Tundan yang ditampilkan saat ini. “Saya titip kepada generasi muda untuk dapat menjaga dan melestarikan budaya adat di era modern seperti sekarang ini,” pesan Djoko.

Kepala Dinbudpar Brebes Drs. Eko Supriyanto M.Si menjelaskan, pentas Duta Seni Kabupaten Brebes merupakan hasil kerjasama Pemerintah Kabupaten Brebes dan Badan Penghubung Provinsi Jawa Tengah dalam melestarikan budaya adat yang ada di Brebes.

Baca juga  Tergabung Satgas TMMD, Serka Sukardi Babinsa Koramil 19/ Kuwarasan Bersama Warga Wonosigro Rabat Beton

Ritual adat Tundan merupakan salah satu budaya adat asli dari Kecamatan Bantarkawung khususnya dari Dukuh Ciheuleut, Bantarkawung Brebes. Ritual ini dilakukan masyarakat setempat sebagai bentuk penghormatan terhadap alam dan sebagai upaya mengusir sial serta hama yang dapat merusak tanaman.

Pentas ini, adalah agenda tahunan Badan Penghubung Jawa Tengah yang biasa ditampilkan di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Anjungan Jawa Tengah. “Insya Allah tahun depan kita agendakan tampil langsung di TMII Jakarta,” tutupnya.

Dalam pentas tersebut, dikisahkan seorang petani yang merasakan kegelisahan karena tanaman padi yang sudah dirawat tiba-tiba rusak menjelang musim panen. Kegelisahan petani tersebut dirasakan oleh para petani lain yang mana sawahnya juga diduga terkena wabah hama.

Di Tengah kepanikan yang melanda, salah seorang petani menyarankan agar menemui seseorang yang dianggap sebagai tetua di kampung mereka, berharap dapat menemukan solusi dari permasalahan yang sedang dialami saat ini.

Baca juga  Upaya cegah Tindak Kejahatan, Personil Sat Samapta Polres Pulang Pisau, Rutin Laksanakan Patroli di Sejumlah Objek Vital

Tetua adat menduga bahwasanya kerusakan sawah yang dialami para petani ini disebabkan oleh wabah hama tikus. Dalam semestinya berdasarkan kepercayaan adat, tetua datangi Dewi Sri Pohaci yang bernasib baik untuk segera melaksanakan ritual Tundan.

Prosesi ritual adat mulai dilakukan, seluruh elemen masyarakat yang disibukkan membuat berbagai persiapan sebagai pesyarat dilaksanakannya Tundan. Di hari baik yang sudah ditetapkan berdasarkan perhitungan adat, masyarakat mulai berbondong-bondong melakukan arak-arakan keliling desa hingga sampai di muara Sungai Pemali. Disitulah ritual adat Tundan dilaksanakan, berharap dapat membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat adat.(Fauzi/Hms)

Share :

Baca Juga

Artikel

Pembinaan Karakter Bangsa di MA Muhajirin: Babinsa Labuan Amas Utara Latih PBB Siswa

Artikel

Pengamat Hukum: Penunjukan Plh Ketua KPAD oleh Kepala Dinas DPPA, Kalbar Langgar Prosedur dan Cederai Independensi

Uncategorized

Polrestabes Surabaya Terjunkan 2182 Personil, Amankan Bola Persebaya vs Borneo FC

Uncategorized

Bripka Markurius Berikan sosialisasi Pelayanan publik Kepada Warganya.

BERITA UTAMA

Blusukan ! Bhabinkamtibmas Polsek Pandih Batu Bagikan Masker Gratis Serta Edukasi Warga Terkait Prokes

Artikel

Satlantas Polres Pulang Pisau Gelar Kegiatan “Polantas Menyapa”, Tingkatkan Kesadaran Tertib Berlalu Lintas

Uncategorized

Sosialisasi Satgas Saber Pungli, yang di lakukan Polsek Kahayan Kuala guna cegah terjadinya pungutan biaya yang tak resmi.

Uncategorized

Bhabinkamtibmas Berikan Himbauan Karhutla kepada warga