Home / Uncategorized

Jumat, 15 November 2024 - 23:27 WIB

Pangdam Diponegoro Resmikan Dua Jembatan Gantung Merah Putih

Pangdam Diponegoro Resmikan Dua Jembatan Gantung Merah Putih

Pangdam Diponegoro Resmikan Dua Jembatan Gantung Merah Putih

 

Margasari – Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Dedy Suryadi resmikan penggunaan dua jembatan Gantung Merah Putih di Desa Wanasari, Kecamatan Margasari dan di Desa Cenggini, Kecamatan Balapulang hasil karya program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). Peresmian kedua jembatan ini dipusatkan di Desa Wanasari, Kecamatan Margasari, Kamis (14/11/2024).

Mayjen Dedy berharap dengan hadirnya jembatan gantung ini, akses warga menjadi lebih lancar dan hemat waktu. Sebab sebelum adanya jembatan ini bisa sampai berjam-jam, setelah ada jembatan ini hanya butuh waktu hitungan menit. Termasuk anak-anak yang pulang pergi ke sekolah tidak perlu lagi melepas sepatu untuk menyeberang sungai. Warga Desa Wanasari bisa lebih menghemat waktu ketika hendak ke desa lain.

“Keberadaan jembatan ini tentunya semakin memperlancar mobilitas warga setempat dalam berkegiatan ekonomi, mengakses layanan pendidikan dan kesehatan,” ujarnya.

Baca juga  Koramil 1002-04/Labuan Amas Selatan Bersatu dengan Masyarakat Bersihkan Pasar Pantai Hambawang, Cegah Banjir

Pihaknya pun menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada semua pihak yang sudah ikut serta membantu proses pembangunan jembatan hingga selesai dan berfungi baik sebagai akses mobitas warga.

Di sini, Mayjen Dedy juga menyinggung soal arahan Prabowo Subianto saat menjabat Menteri Pertahanan RI agar kehadiran TNI bisa memberikan banyak manfaat bagi masyarakat. Oleh karena itu, dirinya pun sempat memanggil beberapa kali komandan Kodim untuk mendata apa saja yang menjadi kesulitan masyarakat di teritorinya.

“Semoga dengan dibangunnya jembatan ini bisa bermanfaat. Dan saya berharap kepada masyarakat, jembatan ini dirawat dan dijaga agar bisa bertahan lama. Kami juga memohon maaf kepada para warga masyarakat, apabila selama pembangunan jembatan ini ada tingkah laku anggota kami yang tidak berkenan di hati,” pungkasnya.

Jembatan gantung Merah Putih di Desa Wanasari membentang di atas Kali Kumisik dengan panjang 56 meter dan lebar 1,6 meter. Pembangunan jembatan ini dilakukan TNI AD lewat program TMMD yang didukung pendanaan APBD Kabupaten Tegal Tahun Anggaran 2024 senilai Rp520 juta ditambah dana desa setempat senilai Rp20 juta. Pemkab Tegal juga mengalokasikan anggaran serupa untuk pembangunan jembatan gantung di Desa Cenggini melalui TMMD.

Baca juga  Melalui Program Bajaka Presisi, Bhabinkamtibmas Food Estate Polres Pulang Pisau Ajak Anak-Anak Gemar Membaca

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal Amir Makhmud yang hadir mewakili kepala daerah mengatakan, pembangunan jembatan penghubung antar desa ini bukanlah sekadar menghadirkan struktur fisik, melainkan simbol persatuan, harapan dan bukti nyata kepedulian TNI dan pemerintah daerah dalam upayanya meningkatan kesejahteraan rakyat.

“Tentu kami mengucapkan terima kasih kepada jajaran TNI, pemerintah desa dan seluruh komponen masyarakat yang telah ikut serta membantu pembangunan jembatan gantung ini. Semoga bermanfaat, ” kata Amir. Fauzi

Share :

Baca Juga

Artikel

Antisipasi Tindak Kejahatan pada Obyek Vital, Sat Samapta Polres Pulang Pisau Tingkatkan Patroli

Uncategorized

Antisipasi tindak kejahatan pada Obyek Vital dan sekitarnya sat samapta laks Patroli

Artikel

KPU Kabupaten Sampang Tetapkan Jimad Sakteh Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sampang Terpilih

Artikel

Jalin Keakraban Babinsa Temajuk Laksanakan Komsos Bersama Petani Garam Desa Binaan

Uncategorized

Kanit Bhabinkamtibmas Sambangi warga di sawah terus Gencar Berikan Himbauan Karhutla

Artikel

Polsek Sebangau Kuala Giat KRYD di wilayah kecamatan Sebangau Kuala

BERITA UTAMA

Dandim 0111/Bireuen Bagikan Daging Meugang kepada Personel

BERITA UTAMA

Sidak ke Retail dan Pasar, Satgas Pangan Polres Pulang Pisau Pastikan Harga Beras Stabil