Home / Uncategorized

Senin, 18 November 2024 - 17:56 WIB

Sinergi Pelestarian Budaya dan Pengembangan Pariwisata

Sinergi Pelestarian Budaya dan Pengembangan Pariwisata

Sinergi Pelestarian Budaya dan Pengembangan Pariwisata

 

Brebes,Jateng.Targetnews.id -Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Brebes, bekerja sama dengan Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Brebes, memperingati Hari Wayang Nasional 2024 melalui pagelaran Wayang Kulit bertajuk Ruwat Bumi Tuk Sirah Pemali. Pentas Wayang digelar di objek wisata Tuk Sirah Pemali, Winduaji, Paguyangan, Brebes, Minggu (17/11/2024).

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Brebes Drs Eko Supriyanto, menjelaskan bahwa acara ini menjadi momentum pelestarian budaya lokal sekaligus mempromosikan potensi wisata daerah. “Melalui pagelaran ini, kami ingin menghidupkan kembali semangat melestarikan budaya yang dapat bersinergi dengan pengembangan sektor pariwisata di Brebes,” ungkapnya.

Selain pagelaran seni, juga diisi dengan Musyawarah Daerah Pepadi Kabupaten Brebes. Setelah vakum selama dua tahun, kepengurusan Pepadi untuk periode 2024-2029 kembali terbentuk, dengan Ki Dalang Tarto Wiji Wasito terpilih sebagai ketua.

Baca juga  Berada di jalur Lintas Polsek Kahayan Tengah Antisipasi Peredaran Barang Terlarang

Pj Bupati Brebes Ir Djoko Gunawan MT mengapresiasi terhadap upaya pelestarian budaya lokal ini. “Wayang kulit merupakan warisan luhur bangsa yang mengandung nilai moral dan edukatif. Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya mempertahankan jati diri bangsa, tetapi juga meningkatkan daya tarik pariwisata Brebes,” ujarnya.

Pagelaran wayang bisa menjadi ajang promosi destinasi wisata Tuk Sirah Pemali yang terkenal dengan panorama alamnya. Di perkirakan, kolaborasi seni budaya dan pariwisata seperti ini dapat menjadi daya tarik baru untuk meningkatkan kunjungan wisata dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Brebes.

Baca juga  Polres Pulang Pisau Siagakan Personel untuk Amankan Keberangkatan Jamaah Haji 2025

Pemerintah Kabupaten Brebes berkomitmen untuk terus mendukung pelestarian seni dan budaya lokal, terutama dalam menghadapi tantangan modernisasi yang sering kali menggeser tradisi luhur bangsa. Wayang kulit, sebagai salah satu identitas budaya, diyakini mampu menjadi jembatan untuk menanamkan nilai-nilai luhur kepada generasi muda.

Pagelaran wayang kulit yang dibawakan oleh Ki Windu Suwarto berhasil menarik perhatian penonton. Lakon Ruwat Bumi Tuk Sirah Pemali menyajikan pesan-pesan moral yang relevan dengan kehidupan masyarakat. Acara berlangsung meriah dengan kehadiran warga lokal yang antusias menyaksikan hingga akhir.(Fauzi/Hms)

Share :

Baca Juga

Artikel

Danramil 22/Ayah Bantu Penyaluran BLT DD Bagi Warga Candirenggo

Artikel

Momen Kapolda Kalteng Pimpin Konferensi Pers, Hasil Pengungkapan 33,8 KG Narkoba di Wilayah Lamandau

Artikel

Sambut HUT TNI Ke-80 Tahun 2025 Kodim 1009/Tanah Laut Gelar Bakti Sosial Donor Darah

BERITA UTAMA

Kunjungi Kantor Bulog, Satsamapta Polresta Palangka Raya Berikan Rasa Aman

BERITA UTAMA

Babinsa Koramil 15/Klirong Pengamanan Petugas PLN Bersihkan Pohon

Uncategorized

Personel Poslap 23 Wilkum Polsek Maliku Sosialisasikan Larangan Karhutla.

Artikel

Kodim 1008/Tabalong Adakan Upacara Rutin, Tumbuhkan Jiwa Nasionalisme dan Kedisiplinan Prajurit

Uncategorized

Lapor Pak Kapolda..??!!..Izin Usaha Belum Terbit Di Sistem OSS Kementrian,PT.Sanjaya Damai Putra Bangka Berani Beroperasi Tanpa Tersentuh Hukum