Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / INVESTIGASI / KESEHATAN / NEWS / Tag / TNI-POLRI / Uncategorized

Rabu, 12 Februari 2025 - 22:08 WIB

Penyelundupan 135 Kg Sabu, dari Thailand di Aceh Digagalkan, Diduga Berkaitan dengan Fredy Pratama

Penyelundupan 135 Kg Sabu, dari Thailand di Aceh Digagalkan, Diduga Berkaitan dengan Fredy Pratama

Penyelundupan 135 Kg Sabu, dari Thailand di Aceh Digagalkan, Diduga Berkaitan dengan Fredy Pratama

 

Jakarta – Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 135 kilogram di Aceh. Barang haram tersebut diduga berasal dari Thailand dan masih berkaitan dengan jaringan gembong narkoba Fredy Pratama.

“Kami menerima informasi bahwa ada penyelundupan narkotika dari Thailand. Kemungkinan besar ini merupakan barang milik Fredy Pratama,” ujar Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri, Brigjen Mukti Juharsa kepada wartawan di Gedung Bareskrim Polri, Selasa (11/2/2025).

Mukti menegaskan bahwa Fredy Pratama masih aktif mengendalikan jaringan narkotika di Indonesia. Ia bahkan disebut telah mengubah pola komunikasi untuk menghindari pelacakan.

“Fredy masih mempertahankan jaringannya di Indonesia. Kami mendeteksi bahwa ia terus berupaya memperkuat sindikasi ini,” tambahnya.

Dalam penyelidikan lebih lanjut, kepolisian akan menerapkan strategi Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) guna mengungkap aliran dana yang mengarah ke Fredy Pratama.

“Melalui TPPU, semua dapat terungkap. Kalau hanya menangkap pelaku di lapangan, mereka tidak akan mengaku. Namun, jika kita menelusuri rekening mereka, pasti ujungnya mengarah ke Fredy Pratama,” jelas Mukti.

Baca juga  Anggota Depkumham PJI Advokat Lukas Santoso Lulus Doktor IP 3,82

Hingga saat ini, Fredy Pratama diyakini masih bersembunyi di Thailand dan mendapat perlindungan dari pihak tertentu. Polri pun terus berkoordinasi dengan otoritas Thailand untuk menangkapnya.

“Kami belum bisa menjangkau dia. Fredy adalah gembong besar yang sulit disentuh oleh pemerintah Thailand,” ungkap Mukti.

Fredy Pratama sendiri telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) sejak 2014. Polri telah membentuk Tim Khusus Escobar Indonesia untuk memburunya, bekerja sama dengan Kepolisian Thailand serta Drugs Enforcement Administration (DEA) Amerika Serikat.

Dalam operasi yang berlangsung pada 7 dan 8 Februari 2025, polisi menangkap empat warga Aceh yang diduga terlibat dalam penyelundupan ini. Mereka berinisial I, F, E, dan M, yang diamankan di Kota Lhokseumawe dan Kabupaten Lhoksukon.

“Para pelaku semuanya warga Indonesia, berasal dari Aceh. Saat ini, mereka telah diamankan,” terang Mukti.

Baca juga  Pegawai Terjerat Kasus Korupsi, Kadis PUTR Ketapang Bungkam

Barang bukti yang berhasil disita dalam pengungkapan ini meliputi 135 bungkus sabu yang dikemas dalam teh China berlabel 999 dan 99, satu perahu mesin dua kepala, satu boat oskadon, satu unit ponsel satelit merek Thuraya, satu perangkat Garmin, lima unit ponsel Android, serta satu unit mobil Avanza hitam.

“Barang ini rencananya akan diedarkan ke kota-kota besar seperti Medan dan Jakarta,” tambahnya.

Saat ini, keempat tersangka telah ditahan di Rutan Bareskrim Polri, Jakarta Selatan. Mereka dijerat dengan Pasal 114, Pasal 112, dan Pasal 127 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukumannya adalah pidana mati atau minimal lima tahun penjara dengan denda Rp10 miliar.

Polri memastikan akan terus membongkar jaringan narkotika ini hingga ke akar-akarnya dan menangkap Fredy Pratama yang masih buron.

Bib

Share :

Baca Juga

Artikel

Kodim 0830/Surabaya Utara Periksa Kendaraan Koramil Jajaran

BERITA UTAMA

GAMKI Jatim Gelar Kaderisasi Pada Pemula, Untuk Diciptakan Menjadi Calon Pengusaha Tangguh

BERITA UTAMA

Pimpin Apel Pagi, Kapolres Pulang Pisau Sampaikan Arahan Penting Kapolri Soal Pelayanan Prima

BERITA UTAMA

Babinsa Koramil 19/ Kuwarasan Bantu Petani Tanam Kedelai di Desa Binaan

Uncategorized

Polisi Kembali Salurkan Bantuan Air Bersih Untuk 400 KK di Ngawi

Artikel

kuasa Hukum Dwi Heri Mustika heran dengan kinerja Kantor Pertanahan Kota Surabaya 1.

BERITA UTAMA

Satlantas Polres Pulang Pisau Pasang Spanduk Himbauan, Tekan Angka Kecelakaan Lalu Lintas

BERITA UTAMA

Dapur Rumah Warga Sampang Terbakar Di Duga Akibat Gas Elpiji Bocor