Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / INVESTIGASI / KESEHATAN / NEWS / Tag / TNI-POLRI / Uncategorized

Senin, 14 April 2025 - 17:38 WIB

Geger! Oli Palsu Rugikan Negara Rp85 Miliar per Bulan, Wagub Kalbar Desak Pertamina Lapor Polisi

Geger! Oli Palsu Rugikan Negara Rp85 Miliar per Bulan, Wagub Kalbar Desak Pertamina Lapor Polisi

Geger! Oli Palsu Rugikan Negara Rp85 Miliar per Bulan, Wagub Kalbar Desak Pertamina Lapor Polisi

 

Pontianak – Targetnews.id Peredaran oli palsu di Kalimantan Barat menggemparkan publik. Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, mengungkapkan bahwa praktik ilegal ini menimbulkan kerugian negara hingga Rp85 miliar per bulan. Temuan ini didasarkan pada estimasi transaksi oli palsu yang marak beredar di Kubu Raya, Kota Pontianak, hingga sejumlah wilayah lain di Kalbar.

Dalam konferensi pers, Krisantus menunjukkan empat kaleng oli palsu lengkap dengan hasil penelitian laboratorium. Ia menyebut oli tersebut menggunakan merek Pertamina namun berasal dari Cina. “Ini bukan hanya soal kerugian negara dan citra Pertamina, tapi juga soal keselamatan masyarakat. Saya khawatir, jangan-jangan kendaraan saya sendiri sudah pakai oli oplosan ini,” ujarnya geram.

Baca juga  Babinsa Koramil 1612-05/Elar Ikut Meriahkan Hari Guru di SMPK Santo Aloysius Lengko Ajang

Wagub menegaskan bahwa Pertamina harus segera bertindak. “Pertamina jangan tinggal diam! Ini kerugian besar. Segera laporkan ke pihak kepolisian!” serunya.

Sorotan serupa juga datang dari Anggota DPR RI, H. Yuliansyah, yang menilai peredaran oli palsu sebagai ancaman serius. Ia mendesak aparat penegak hukum untuk bergerak cepat, berkoordinasi dengan Pertamina, dan membongkar jaringan pelaku.

Baca juga  Satbinmas Polres Pulang Pisau Sosialisasi Larangan membakar hutan dan lahan kepada masyarakat.

“Ini bukan kejahatan kecil. Selain merugikan negara dan perusahaan BUMN, ini juga membahayakan nyawa pengguna kendaraan. Jangan tunda-tunda penindakan,” ujar Yuliansyah.

Publik kini menanti langkah nyata dari pihak berwenang. Kasus ini membuka mata soal lemahnya pengawasan terhadap peredaran produk ilegal di Kalimantan Barat. Pertamina diminta untuk tidak hanya fokus pada kerugian finansial, tetapi juga segera mengambil tindakan hukum guna menjaga nama baik dan melindungi konsumen.(reni)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Cegah sejak dini Karhutla Personil Polsek Pandih Batu giat mengunjungi rumah warga

Uncategorized

Berikan Edukasi Anggota Satpolairud Datangi Ibi Rumah Tangga Sampaikan Larangan Karhutla

BERITA UTAMA

Sembari Patroli, Briptu Arief Terus Sosialisasikan Pemilu Damai

Artikel

TMMD ke-124 Kodim 1002/HST Dongkrak Sektor Perkebunan di Pengambau Hilir Luar

Artikel

PEDULI PERTUMBUHAN BALITA, BABINSA POSRAMIL 1714-07/FAWI BAGIKAN MAKANAN BERGIZI

Uncategorized

Personel Sat Samapta Polresta Laksanakan Pengawalan dan Pengamanan Sidang

Artikel

Pemkab Tegal Percepat Penurunan Angka Kematian Bayi

Artikel

Bhabinkamtibmas Sosialisasikan Aplikasi “Polri Super App” di Wilkum Polsek Maliku
error: Konten dilindungi!!