Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / INVESTIGASI / KESEHATAN / NEWS / Tag / Uncategorized

Selasa, 15 April 2025 - 16:02 WIB

Kisah Pahit Seorang Perempuan Diangkat dalam Pentas Teater Berjudul 10.30

Kisah Pahit Seorang Perempuan Diangkat dalam Pentas Teater Berjudul 10.30

Kisah Pahit Seorang Perempuan Diangkat dalam Pentas Teater Berjudul 10.30

SURABAYA – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Teater Geo menggelar pentas teater di Kampus 1 Universitas Adi Buana (Unipa) Surabaya, pada Sabtu malam, 12 April 2025. Lakon yang diangkat berjudul “10.13”.

Sutradara pentas Teater Geo, Nessa Nelsanda mengutarakan, durasi pentas teater selama 10.13 menit, sama dengan judulnya “10.30”. Dalam pentas teater yang digelar Teater Geo tersebut, temanya ialah “awal adalah akhir”. Artinya, beberapa cerita memiliki akhir yang kembali ke awal. Hal tersebut menunjukkan bahwa hidup adalah sebuah siklus.

Nessa menjelaskan, seluruh Crew, aktor maupun aktris dalam pentas teater berjudul “10.30” ialah anggota Teater Geo Angkatan 24. Pentas berjudul “10.30” merupakan pentas perdana angkatan tersebut.

Dalam pentas teater berjudul “10.13”, menceritakan tentang lamunan seorang perempuan yang tersesat dalam pikirannya sendiri. Dalam keheningan, ia terjebak di antara kenangan dan bayang-bayang masa depan.

Baca juga  Ziarah ke Makam Ki Gede Sebayu, Walikota Tegal Ajak Perkuat Semangat “Tangguh Pantang Ngangluh”

Kemudian, ingatan masa mudanya hadir kembali—saat ia sedang jatuh cinta, merasakan manisnya harapan bersama lelaki yang ia kagumi. Namun kebahagiaan itu perlahan berubah menjadi kepahitan, ketika ia harus menghadapi kenyataan: mengandung anak di luar pernikahan. Hidupnya pun hancur, diliputi rasa bingung, takut, dan penyesalan.

Lamunan perempuan itu tak berhenti di masa lalu. Ia juga dihantui bayangan masa tuanya—kesepian, kehilangan arah, dan kegelisahan tentang makna hidup. Semua rasa itu bergulung menjadi satu, hingga ia menyadari sesuatu yang pahit namun pasti, yaitu “Pada akhirnya, kita semua akan menjadi debu dan abu.”

“Alhamdulillah. Pentas teater berjalan dengan lancar. Semua berkat kerjasama dari seluruh crew dan para pemain,” katanya.

Ketua Umum UKM Teater Geo, Nur Aliza ikut senang, karena pelaksanaan pentas perdana yang digelar oleh Angkatan ke-24 Teater Geo berlangsung tanpa hambatan. Menurutnya, para Crew dan Panitia telah melakukan proses yang cukup panjang agar pentas ini terlaksana.

Baca juga  Penyuluhan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Wilkum Polsek Maliku.

“Dengan semangat dan kekompakan, kami bisa melaksanakan pentas teater berjudul ‘10.30’. Terima kasih kepada semua pihak yang secara langsung ataupun tidak telah mendukung suksesnya acara pentas teater ini,” ucapnya.

Crew yang terlibat dalam pentas Teater berjudul “10.30” antara lain Faniya Yuri Augustyas (Pimpinan Produksi), Nessa Nelsanda atau Eca (Sutradara), Biyung (Asisten Sutradara), Dega, Nuna, Nanu (Stage Manajer), dan beberapa Crew lainnya. Sedangkan aktor dan aktris yang bermain sebanyak 7 orang, yaitu Reva, Dega, Ardhan, Abil, Kristin, Vivi dan Eca. Eca merupakan aktor utama sekaligus menjadi Sutradara dari pementasan tersebut. Limbad

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Babinsa Kandangan Dampingi Program Outreach Pada Anak Penderita Disabilitas Mental

Artikel

Siap Amankan Pemungutan Suara Pemilu 2024, Polres Pulang Pisau Gelar Latihan Tactical Floor Game (TFG)

Artikel

Polsek Maliku Melalui Bhabinkamtibmas Laksanakan Giat Cooling System Wujudkan Pemilu Damai 2024

Uncategorized

Cegah Balapan Liar dan Tawuran Satsamapta laks Blue Light Patroll

Artikel

Atlet Binsat Batalyon Tank Amfibi 2 Marinir Laksanakan Try Out Menembak

Uncategorized

Babinsa Koramil 19/ Kuwarasan Hadiri Malam Tasyakuran HUT RI ke-78 di Kampung Pancasila

Artikel

Selamat dan Sukses untuk Dr. Didi Sungkono

Artikel

Danyonmarhanlan VIII bersama Prajurit Petarung Bitung Turut Serta Mengikuti Tatap Muka dan Pembekalan Hukum