KOTA BATU, TargetNews.id – Terkait jalan bergelombang di Jl.Diponegoro Desa Mojorejo Kecamatan Junrejo Kota Batu, persisnya di sepanjang ruas jalan krematorium perlu perhatian khusus dari pemerintah Kota Batu. Kondisi jalan itu menjadi sorotan banyak pihak.
Karena hal itu bisa mengakibatkan dampak buruk bagi pengguna jalan.
Jalan Diponegoro Krematorium merupakan jalan alternatif menuju wilayah desa Mojorejo,Junrejo dan desa Tlekung. Jalan yang memiliki panjang sekitar 900 meter, ada beberapa titik terimbas dorongan akar pohon yang kuat dan tumbuh subur merusak median jalan.
“Kondisi jalan Diponegoro cukup bergelombang Kecamatan Junrejo Batu itu, sesuai pendapat dari Kapolres Batu, AKBP, Andi Yudha Pranata,S.H., S.I.K.,M.Si.mengatakan, pihaknya berterikasih pada teman citizen jurnalism. Sudah turut partisipasi secara aktif terhadap pembangunan dan pariwisata yang bisa di tampung juga bisa di bahas dalam rapat pertemuan,”kata Kapolres Batu melalui WhatsApp pada Jumat (2/5/2025).
Dikesempatan yang berbeda Ketua DPRD Kota Batu H.Didik Subiyanto.SH, berpendapat, terkait kondisi jalan Diponegoro yang merupakan jalan alternatif pengurai kemacetan di sektor selatan. Kondisi jalan tersebut perlu adanya peningkatan dan perbaikan yang memadai.
“Realita yang ada saat ini Jl.Diponegoro itu mengalami kerusakan di akibatkan munculnya akar pohon tunjang yang kuat menekan jalan aspal terangkat ke atas bergelombang dan berlubang. Maka hal ini akan di koordinasikan dengan dinas terkait untuk di bahas bersama-sama mencari solusi penanganannya,”singkat Didik Subiyanto, pada Rabu (7/5/2025).
Hal ltu pernah di sampaikan Kadis PUPR Batu Ir.Alfi Nurhidayat,ST,.MT.,Ph.D, pada satu bulan lalu. Dia menegaskan, Bergelombangnya Jl.Diponegoro akibat tekanan akar pohon yang terus berkembang dan menekan naiknya jalan aspal.
Persoalan itu dinas PUPR Batu memiliki solusi untuk mengantisipasi hal tersebut, solusi jangka panjang, Dinas PUPR telah merancang pembangunan saluran drainase baru dengan pemasangan box culvert serta rencana pelebaran jalan,”kata Alfi Nurhidayat,pada awak media 28 April 2025.
Tentunya gagasan pelebaran jalan harus datang dari masyarakat secara konkrit “Warga perlu ajukan usulan melalui audiensi dengan DPRD atau pemerintah desa, agar bisa dibahas dalam forum lintas dinas,” tegasnya.
Kepala Desa Mojorejo Rujito menambahkan, adanya kondisi jalan Diponegoro bergelombang di wilayah kami, tetapi jalan itu merupakan masuk jalan kota. Tetapi kami selaku Pemerintah desa yang berada di wilayah itu, sangat mendukung upaya Pemerintah Batu ketika akan di lakukan perbaikan atau pelebaran nantinya.
“Karena kondisi jalan tersebut juga membuat tidak nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan yang melewati Jl.Diponegoro pada ruas krematorium. Karena Bergelombangnya jalan itu yang faktanya memang di sebabkan dari akar pohon yang cukup besar dan puluhan tahun umurnya,”ungkap Rujito.
Dengan rencana yang akan dilakukan perbaikan oleh Pemkot Batu, sesuai perkembangan dan kepentingan umum jika akan melakukan pemotongan pohon, maka perlu sekali dilakukan koordinasi dengan keterlibatan semua unsur yang ada. Di sebutkan Rujito, pohon juga penting untuk menjaga ekosistim lingkungan.
“Maka kami mewakili warga Mojorejo sebagai pemangku wilayah berharap pada pemerintah Batu, kebutuhan perbaikan dan pelebaran jalan itu memang penting. Karena melihat perkembangan jaman dan pertumbuhan pendukung maupun pengguna jalan yang melewati Jl.Diponegoro cukup meningkat,”papar Kades Rujito.
Semoga dengan perencanaan yang baik dan terukur dari Pemerintah Batu dalam peningkatan Jl.Dipinegoro harus mendapat dukungan dari semua pihak.Ketika dilakukan pemotongan pohon atau pelebaran jalan nantinya bisa berjalan aman,lancar,tidak terhambat dengan persoalan di kala pekerjaan akan di laksanakan nantinya.
Penulis. : Heru Iswanto
Editor. : Habib










