Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / INVESTIGASI / KESEHATAN / NEWS / Tag / TNI-POLRI / Uncategorized

Selasa, 27 Mei 2025 - 19:14 WIB

Resmi tapi Ilegal: PT. Twindo Group Produksi Rokok Kalbaco Tanpa Taat Aturan Cukai

Resmi tapi Ilegal: PT. Twindo Group Produksi Rokok Kalbaco Tanpa Taat Aturan Cukai

Resmi tapi Ilegal: PT. Twindo Group Produksi Rokok Kalbaco Tanpa Taat Aturan Cukai

 

Bengkayang, Kalbar-TargetNews.id Dugaan Kecurangan oleh Rokok Kalbaco PT. Twindo Group di Bengkayang, Kalimantan Barat. (27/05/2025)

PT. Twindo Group yang memproduksi rokok merek Kalbaco diduga melakukan pelanggaran serius terhadap peraturan perlindungan konsumen dan perundang-undangan perpajakan di Indonesia.

Temuan lapangan menunjukkan adanya indikasi kuat bahwa isi bungkusan rokok Kalbaco tidak sesuai dengan informasi yang tertera pada kemasan.

Selain itu, pita cukai yang terpasang diduga bukan pita cukai resmi yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Pita tersebut menunjukkan perbedaan signifikan dari segi warna, desain, dan kode autentikasi.

Praktik ini tidak hanya merugikan konsumen yang membeli produk tidak sesuai standar, tetapi juga merugikan negara dari sisi potensi penerimaan cukai.

Baca juga  Saat Melaksanakan Patroli Dialogis Petugas Berikan Himbauan Kamtibmas ke Pedagang di Pasar Tradisional

Jika terbukti, tindakan ini dapat dijerat dengan pelanggaran Undang-Undang Cukai dan Undang-Undang Perlindungan Konsumen.

Kami mendesak pihak berwenang, khususnya Direktorat Jenderal Bea dan Cukai serta aparat penegak hukum.

Untuk segera melakukan investigasi menyeluruh terhadap kegiatan produksi dan distribusi rokok Kalbaco oleh PT. Twindo Group.

Transparansi dan penegakan hukum sangat dibutuhkan demi menjaga integritas sistem perpajakan serta hak-hak konsumen di Indonesia.

Hukum mengenai isi rokok yang melebihi standar yang ditentukan di Indonesia adalah terikat pada peraturan perundang-undangan terkait dengan produk tembakau.

Secara umum, ada sanksi bagi mereka yang memproduksi atau mengimpor rokok yang tidak mencantumkan peringatan kesehatan, serta terdapat larangan untuk menjual rokok secara eceran.

Baca juga  Tingkatkan Sinergitas, Babinsa Komsos Dengan Pemerintah Desa

Hukum terkait melebihi isi 12 batang menjadi 20 batang dalam kemasan rokok putih mesin adalah bahwa praktik tersebut adalah ilegal dan melanggar Peraturan Pemerintah Nomor 109 Tahun 2012.

Rokok yang bandrolnya menyatakan isi 12 batang, namun setelah beredar jumlahnya dalam kemasan menjadi 20 batang, dianggap sebagai rokok ilegal dan dapat dikenakan sanksi hukum.

PT. Twindo Group Memang sudah mengantongi izin lengkap dan di akui oleh bea cukai, namun yang bikin produksi rokok Kalbaco tersebut ilegal adalah isi bungkusannya sudah melebihi dari bandrol yang tertera.

(Tim)

Share :

Baca Juga

Artikel

30 SPM Kawasaki KLX Siap Dukung Operasional Tugas Pokok Korem 071/Wijayakusuma

Artikel

PWRI DPC Banyuwangi Akan Menggelar Giat Berbagi “Tanggal 24 Februari 2024” Dalam Rangka Memperingati Hari Pers Nasional

Uncategorized

Respon Cepat Permintaan Warga, Polsek Kahayan Hilir Kunjungi Penyandang Disabilitas dan Berikan Bansos

Artikel

Polri Beberkan Langkah Kesiapan dalam World Water Forum di Bali

Artikel

Pembagian brosur Kamseltibcarlantas kepada pengendara sebagai sarana sosialisasi patuh berkendara

Artikel

Berikan Kenyamanan Kepada Pengunjung Personal Kodim 1009/Tla Siaga Di Tempat-Tempat Wisata Di Tanah Laut

Artikel

Sinergitas POLRI dan TNI Kawal Distribusi Logistik Pemilu Sebrangi Waduk

Uncategorized

Cegah Balapan Liar dan Tawuran Satsamapta laks Blue Light Patroll