Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / INVESTIGASI / KESEHATAN / NEWS / Tag / TNI-POLRI / Uncategorized

Senin, 16 Juni 2025 - 03:08 WIB

Bupati Bengkayang Tegaskan Pariwisata, dan Jagung Jadi Program Unggulan Daerah

Bupati Bengkayang Tegaskan Pariwisata, dan Jagung Jadi Program Unggulan Daerah

Bupati Bengkayang Tegaskan Pariwisata, dan Jagung Jadi Program Unggulan Daerah

 

Bengkayang, 13 Juni 2025 TarNetNews.id Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, menegaskan komitmennya untuk menjadikan sektor pariwisata dan pertanian jagung sebagai program unggulan daerah. Kedua sektor ini disebutnya sebagai “wajah baru Bengkayang” yang harus terus didorong guna meningkatkan ekonomi masyarakat dan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Brand Bengkayang adalah tanaman jagung. Produksi kita saat ini terbesar kedua setelah Gorontalo. Targetnya, kita capai 50 ribu hektare lahan jagung,” ujar Bupati Darwis saat memberikan keterangan pers, Jumat (13/6).

Tak hanya fokus pada jagung, Pemerintah Kabupaten Bengkayang juga mendorong pengembangan komoditas singkong yang akan ditopang dengan rencana pembangunan pabrik tapioka.

Selain itu, Kementerian Pertanian dijadwalkan akan memberikan dukungan berupa alat pengering jagung (hedrayer) yang akan ditempatkan di Kecamatan Sanggau Ledo, salah satu sentra produksi utama.

Baca juga  Lewat Program ‘Polantas Menyapa’, Santri Didorong Jadi Pelopor Keselamatan Lalu Lintas

Di sektor pariwisata, Bengkayang tengah bersiap menjadi tuan rumah Anugerah Pesona Indonesia (API) Award pada November 2025.

Momen nasional ini akan dimanfaatkan sebagai ajang promosi 156 potensi wisata yang dimiliki Bengkayang, mulai dari pantai, pulau, bukit, wisata alam hingga wisata sungai yang jumlahnya mencapai seribu titik.

“Orang selama ini hanya tahu Singkawang, padahal Bengkayang punya pantai eksotis dan spot wisata menarik lainnya. Perlu kita perluas promosinya,” kata Darwis.

Ia juga mengungkapkan rencana pengembangan Kampung Kopi di daerah Siding, dengan menyiapkan 8.000 bibit kopi sebagai tahap awal. Wilayah Jagoi Babang, yang hanya berjarak 45 menit dari Kuching, Malaysia, juga dinilai strategis untuk dikembangkan sebagai jalur wisata lintas batas dan akses pelayanan kesehatan.

Baca juga  Babinsa Koramil 08/Alian Hadir Dalam Agenda Bimtek Tungsuara Pemilu 2024

Bengkayang saat ini juga memiliki satu kawasan cagar alam, satu hutan lindung, serta sumber mata air dari pegunungan yang dinilai sebagai aset penting masa depan. Pemerintah daerah juga merencanakan reklamasi bekas tambang emas ilegal (PETI) guna mengembalikan fungsi ekologis kawasan tersebut.

Di akhir pernyataannya, Bupati Darwis mengimbau seluruh masyarakat serta perangkat daerah (OPD) untuk bersinergi dalam mendukung program prioritas ini.

“Pariwisata dan pangan adalah fokus utama kita. Bengkayang punya potensi besar, tinggal bagaimana kita kelola dan promosikan dengan serius agar berdampak nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.(zainul irwansyah/buyung)

 

.

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Sukarela Pembongkaran Tugu Silat Pagar Nusa di Jember, TNI – POLRI Beri Apresiasi

BERITA UTAMA

Bhabinkamtibmas Mediasi Sengketa Lahan di Desa Pangkoh Hilir

Artikel

Pastikan Kondisi, Sekat Kanal Berfungsi dengan Baik, Polsek Maliku Monitoring Kondisi Sekat Kanal

BERITA UTAMA

Wujud Sinergi Lintas Instansi, Brebes Siaga Lindungi Warga dari Kekeringan dan Karhutla

Artikel

PRAJURIT PETARUNG MALAKA DAN 13th MEU (USMC) RAYAKAN HUT U.S MARINE YANG KE 249 TH

Artikel

Babinsa Koramil 06/Sruweng Hadiri Musyawarah Desa Penetapan RPJM des Desa Donosari

Artikel

Komandan Brigif 2 Marinir Pimpin Tabur Benih Ikan Lele Di Kolam Terpal

Artikel

Polres Pasuruan Kota Gelorakan Stop Miras, 2 Pemilik Toko Ditetapkan Tersangka