Makassar,TargetNewes.ID – Ketua Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Jurnalis Indonesia (DPD PJI) Sulawesi Selatan, Akbar Polo, akhirnya angkat bicara terkait dugaan penipuan dan penggelapan yang menyeret nama seorang oknum anggota polisi bernama Achmad Muchlis, yang diketahui bertugas di Polda Sulsel.
Dalam keterangannya, Akbar Polo mengimbau masyarakat Sulawesi Selatan agar lebih berhati-hati ketika melakukan transaksi pinjaman atau rental mobil, khususnya dengan oknum polisi tersebut. Imbauan ini disampaikan menyusul laporan dari masyarakat dan informasi yang dihimpun DPD PJI dari sumber internal di Polda Sulsel.
“Dari data yang kami peroleh, sudah lebih dari sepuluh orang menjadi korban penipuan dan penggelapan yang dilakukan oleh oknum polisi bernama Achmad Muchlis. Bahkan, salah satu korban juga merupakan anggota polisi yang bertugas di Polda Sulsel,”ungkap Akbar Polo kepada awak media, Rabu, 2/7/2025.
Modus yang digunakan oleh Achmad Muchlis terbilang licik. Ia diduga meminjam atau merental kendaraan dari korban dengan alasan keperluan pribadi atau sesama anggota Polri. Namun, setelah berhasil mendapatkan mobil, kendaraan tersebut malah digadaikan tanpa sepengetahuan pemiliknya. Salah satu unit mobil hasil kejahatan kini telah diamankan oleh pihak Reskrim Polda Sulsel sebagai barang bukti.

Akbar Polo menegaskan bahwa sebagai mitra institusi kepolisian, DPD PJI Sulsel menyatakan keprihatinannya atas peristiwa ini dan berharap agar Polda Sulsel tidak tinggal diam.
“Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat Sulawesi Selatan agar waspada dan tidak mudah percaya kepada oknum polisi yang memanfaatkan seragamnya untuk melakukan kejahatan. Ini sangat mencoreng nama baik institusi Polri,” tegasnya.
Tak hanya itu, Akbar juga mendesak Kapolda Sulsel dan Divisi Propam untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap Achmad Muchlis. Ia menilai, sanksi berupa pemecatan tidak dengan hormat (PTDH) harus segera dijatuhkan agar kasus serupa tidak terulang dan menjadi preseden buruk bagi institusi Polri.
“Jangan biarkan institusi Polri dinodai oleh ulah satu oknum yang tidak bertanggung jawab. Ini bisa menjadi kado pahit di Hari Bhayangkara ke-79 yang jatuh pada 1 Juli 2025 kemarin,”pungkas Akbar Polo.
Pernyataan tegas dari Ketua DPD PJI Sulsel ini semakin menyoroti pentingnya penegakan integritas di tubuh kepolisian, agar kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum tetap terjaga.(*)










