Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / INVESTIGASI / KESEHATAN / NEWS / Tag / Uncategorized

Rabu, 22 Oktober 2025 - 14:06 WIB

Halim Tuding Khairul Sani Adalah Wartawan Yang Dibayar Untuk Menyerangnya

Halim Tuding Khairul Sani Adalah Wartawan Yang Dibayar Untuk Menyerangnya Foto/wartwan Heboh

Halim Tuding Khairul Sani Adalah Wartawan Yang Dibayar Untuk Menyerangnya Foto/wartwan Heboh

Kotabaru | Advokat M. Hafidz Halim, S.H. menilai perilaku wartawan Khairul Sani mencerminkan sikap yang ia sebut sebagai “wartawan bodrex” dan ecek-ecek di Kalimantan Selatan, yakni oknum yang bertindak di luar prinsip jurnalisme etis dan profesional serta pengecut, tidak berbobot.

Menurut Halim, konfirmasi merupakan pilar utama dalam praktik jurnalistik yang membedakan antara jurnalis profesional dan oknum yang hanya mengejar keuntungan pribadi.

“Pernyataan ‘wartawan tanpa konfirmasi adalah wartawan bodrex’ sangat benar. Konfirmasi adalah prinsip dasar jurnalisme yang etis dan profesional. Wartawan yang tidak melakukan konfirmasi berarti mengabaikan tanggung jawab publik dan melanggar kode etik, saya sebenarnya tidak ada permusuhan dengan Khairul Sani tapi orang ini sering menyerang saya dari Belakang, padahal harusnya saya ada Hak Jawab, entah dia dibayar berapa atau ada masalah apa dengan saya” ujar Halim, Rabu (22/10/2025).

Baca juga  Antisipasi Karhutla Polsek Maliku Rutin Cek Sekat Kanal Wilayah Rawan Karhutla.

Pria yang akrab disapa Bang Naga ini menjelaskan, istilah “wartawan bodrex” merujuk pada individu yang datang tiba-tiba, membuat kegaduhan, lalu menghilang setelah memperoleh keuntungan pribadi mirip iklan obat sakit kepala Bodrex. Mereka biasanya tidak terikat dengan media resmi, tidak menulis berita, dan cenderung menggunakan profesi untuk menekan pihak tertentu.

Lebih lanjut, Halim menilai konfirmasi penting dilakukan untuk menjaga akurasi, kebenaran, dan kredibilitas media.

“Tanpa konfirmasi, berita berpotensi menyesatkan publik, bahkan bisa menjadi hoaks. Publik mempercayai media yang menyajikan fakta yang telah diverifikasi, bukan asumsi sepihak, Khairul Sani ini pengecut dia tidak konfirmasi ke saya langsung seharusnya dia itu konfirmasi ke saya dan bongkar dalang Rekayasa kasus saya, saya sudah laporkan dia selaku Wartawan Kalimantanprime.com ke Dewan Pers, dia tidak profesional, saya ini juga pernah jadi wartawan tahun 2015-2019” tegas Pengacara Muda yang saat ini aktif sebagai advokat di HAPI.

Baca juga  Bhabinkamtibmas Sambangi Warga sekaligus Sisipkan Pesan Kamtibmas

Ia menambahkan, konfirmasi juga menjadi bentuk keseimbangan informasi dengan memberi ruang bagi semua pihak untuk menyampaikan tanggapan sebelum berita diterbitkan.
Menurutnya, mengabaikan proses tersebut berarti melanggar tanggung jawab sosial wartawan dan merusak kepercayaan publik terhadap profesi pers.

“Wartawan bodrex bukanlah jurnalis. Mereka adalah oknum yang memanfaatkan nama pers untuk kepentingan pribadi. Profesi wartawan seharusnya menjadi pelayan kepentingan publik, bukan alat tekanan,” tutup Halim.

Halim menegaskan, pernyataannya tersebut merupakan kritik etik, bukan serangan pribadi, dan ditujukan untuk mengingatkan pentingnya profesionalisme dalam dunia pers.

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Sampaikan Pesan Kamtibmas Oleh Personil Polsek Maliku Kepada Warga

Uncategorized

Polsek Maliku Sambangi Masyarakat dengan Beri Imbauan

Artikel

Dandim 0830/Surabaya Utara Letkol Inf Dharmawan Setyo Nugroho, S.I.P. mengikuti kegiatan Rakernis

BERITA UTAMA

SMK Muhammadiyah 1 Surabaya Kembali Bersinar, Raih Juara II Turnamen E-Sport Kapolri Cup 2026

Uncategorized

Polisi Bersama TNI Bekali Pelatihan Pengamanan Pemilu 2024 Kepada Anggota Linmas di Jember

Artikel

Jaga Keamanan Wilayah, Polsek Kahayan Kuala Polres Pulang Pisau Gencarkan Patroli Malam di Objek Vital

Artikel

Pemerintah Kota Batu atas Nama Keluarga Besar Dinas Perhubungan Mengucapkan, Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445.H – 2024.M. Mohon maaf Lahir & Batin.

Uncategorized

Personel Satlantas Polres Pulang Pisau Laksanakan Pengaturan Lalu Lintas Pagi Hari