TARGETNEWS.ID SURABAYA, – Manajemen Valhalla Spectaclub Surabaya menyampaikan hak jawab sekaligus keberatan atas pemberitaan salah satu media daring lokal tertanggal 14 September 2026 yang menyebut adanya penggerebekan terkait narkoba di tempat hiburan tersebut.
Manajemen menilai pemberitaan tersebut berpotensi menimbulkan persepsi yang keliru karena, menurut pihak Valhalla, informasi yang disampaikan belum menggambarkan kondisi dan fakta yang mereka ketahui di lapangan.
Melalui hak jawab yang disampaikan kepada media, manajemen Valhalla Spectaclub memberikan sejumlah klarifikasi. Pihak manajemen juga menyatakan hak jawab tersebut disampaikan sebagai bentuk pelurusan informasi serta penghormatan terhadap ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.
Tidak Ada Penggerebekan di Dalam Klub
Manajemen Valhalla membantah adanya penggerebekan, penggeledahan maupun penangkapan oleh kepolisian di dalam gedung operasional Valhalla Spectaclub.
Menurut pihak manajemen, aktivitas operasional di dalam tempat hiburan tersebut tetap berjalan sebagaimana mestinya dan tidak terdapat tindakan penegakan hukum di dalam area klub sebagaimana diberitakan.
Lima Orang Diamankan di Luar Area Operasional
Manajemen menjelaskan, lima orang yang diamankan aparat, termasuk seorang mantan karyawan, menurut informasi yang diterima pihaknya ditangkap di luar lingkungan operasional Valhalla.
Pihak manajemen menyebut penindakan berlangsung di kediaman atau lokasi lain dan bukan di dalam area klub. Mereka juga menyatakan bahwa pada saat kejadian, sejumlah orang tersebut sedang dalam kondisi libur atau tidak sedang menjalankan tugas kerja.
Atas dasar itu, manajemen menilai dugaan tindak pidana yang dilakukan para oknum tersebut merupakan persoalan pribadi masing-masing dan tidak dapat serta-merta dikaitkan dengan institusi Valhalla Spectaclub.
Bantah Tuduhan Pembiaran
Manajemen juga membantah adanya dugaan pembiaran sistematis terhadap penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di lingkungan tempat hiburan tersebut.
Pihak Valhalla menyatakan menerapkan kebijakan zero tolerance terhadap narkoba. Menurut manajemen, seluruh staf dan karyawan diwajibkan menandatangani Pakta Integritas Anti-Narkoba sebagai bagian dari komitmen perusahaan.
Kebijakan tersebut, kata manajemen, menjadi dasar bagi setiap pekerja untuk tidak terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.
Klaim Telah Berikan Sanksi Tegas
Sebagai bentuk tindakan internal, manajemen menyatakan telah memberikan sanksi tegas berupa Pemecatan Dengan Tidak Hormat (PDTH) terhadap oknum karyawan yang dinyatakan terbukti melanggar pakta integritas.
Manajemen menegaskan tidak pernah memberikan fasilitas ataupun ruang bagi aktivitas kriminal di lingkungan Valhalla Spectaclub.
Pihak Valhalla juga menyatakan mendukung aparat penegak hukum dalam upaya pemberantasan narkotika dan siap mengikuti proses hukum apabila diperlukan.
Melalui hak jawab tersebut, manajemen berharap masyarakat memperoleh informasi secara utuh dan tidak mengambil kesimpulan hanya berdasarkan pemberitaan sepihak.
Manajemen Valhalla Spectaclub menegaskan bahwa seluruh keterangan dalam hak jawab ini merupakan klarifikasi dari pihak manajemen. Kebenaran materiil atas setiap dugaan tindak pidana tetap menjadi kewenangan aparat penegak hukum berdasarkan proses dan alat bukti yang sah.
(TOK TOTOK Redaksi)










