Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / INVESTIGASI / KESEHATAN / NEWS / Tag / TNI-POLRI / Uncategorized

Jumat, 24 Oktober 2025 - 07:51 WIB

TPPS, Diminta Kolaboratif Tangani Akar Masalah Stunting Secara Terpadu

TPPS, Diminta Kolaboratif Tangani Akar Masalah Stunting Secara Terpadu

TPPS, Diminta Kolaboratif Tangani Akar Masalah Stunting Secara Terpadu

Sidoarjo TargetNews.id Kamis 23 okt 2025. Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo, Fenny Apridawati, meminta Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) berkolaborasi, bersinergi dan berkomitmen menangani akar masalah stunting guna percepatan penurunan stunting di Kabupaten Sidoarjo.

“Alhamdulillah, kita patut bersyukur karena angka stunting di Sidoarjo pernah turun dari 16,1 persen menjadi 8,4 persen. Namun, data terbaru menunjukkan adanya kenaikan menjadi 10,6 persen. Ini menjadi refleksi sekaligus motivasi bagi kita semua untuk bekerja lebih keras,” ujarnya saat membuka acara dalam rapat koordinasi rembuk stunting yang digelar di Pendopo Delta Wibawa pada Kamis (23/10/2025).

Fenny juga menyoroti pentingnya validitas data di lapangan agar kebijakan yang diambil tepat sasaran.

“Data yang akurat menjadi dasar dari setiap langkah. Karena itu, kami berharap BPS dan seluruh tim di lapangan memastikan sinkronisasi data berjalan baik,” katanya.

Baca juga  Dua Ormas Batu, Tekan Pengadilan Negeri Malang Segera Eksekusi 2 SHM

Ia menegaskan bahwa percepatan penurunan stunting juga memiliki kaitan erat dengan peningkatan Human Capital Index (HCI), yang menjadi tolok ukur pembangunan manusia di masa depan.

“Stunting bukan hanya masalah gizi, tetapi juga investasi kedepan untuk generasi emas. Keberhasilan menurunkan angka stunting akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas SDM di Kabupaten Sidoarjo,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (P3AKB) Kabupaten Sidoarjo, Heni Kristiani, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan sebagai bentuk evaluasi dan penguatan strategi percepatan penurunan stunting di daerah.

Baca juga  Warga Desa Tenggulungan Watugolong Adakan Kegiatan Manjat Pinang, Merayakan Hari Ulang Tahun HUT RI Ke 79. 2024.

“Rapat ini merupakan tindak lanjut dari amanat Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting, serta sejalan dengan regulasi BKKBN yang menekankan pentingnya integrasi lintas sektor dalam penanganan stunting,” ujarnya.

Menurutnya, upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Sidoarjo harus dilakukan secara efektif, terkoneksi, dan, terintegrasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat.

“Permasalahan stunting tidak bisa diselesaikan hanya dari satu sisi. Diperlukan kerja bersama agar solusi yang diterapkan benar-benar menyentuh akar masalah,” imbuhnya.

Heni berharap seluruh pemangku kepentingan dapat memperkuat koordinasi, memperluas jangkauan intervensi, serta memastikan program-program pencegahan stunting berjalan efektif hingga ke tingkat desa.

“Mari kita bersama-sama mengejar penurunan stunting di Kabupaten Sidoarjo,” tutupnya. (Antok)

Share :

Baca Juga

Artikel

Kodim 1612/Manggarai Sambut Hari Juang Kartika ke-78 dengan membagikan paket Sembako Bagi Anak Yatim Piatu

Artikel

Kunjungan Kerja Ke Polsek Geger dan Arosbaya, Kapolres Bangkalan Tegaskan Larangan Sajam dan Senpi

BERITA UTAMA

Wakapolri Minta Lulusan S1, S2 dan S3 STIK Tahun 2024 Mampu Jadi Agen Perubahan

Artikel

Polres Blitar Berhasil Ungkap Kasus Pencurian 4 Pelaku, Tersangka Diamankan

BERITA UTAMA

Pengasuh Ponpes Assa’idiyyah Apresiasi Strategi Polda Jatim Dalam Ops Ketupat 2023

BERITA UTAMA

Kasrem 012/TU Pimpin Upacara 17-san

BERITA UTAMA

Prajurit Batalyon Kapa 2 Marinir Laksanakan Perawatan Dan Pemeliharaan Ranpur Kapa K61

Artikel

Pastikan Tepat Sasaran Danramil 1009-02/Pelaihari Beserta Anggota Dampingi Penyaluran Program MBG