Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / INVESTIGASI / KESEHATAN / NEWS / Tag / TNI-POLRI / Uncategorized

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 19:38 WIB

Diduga Edarkan Ribuan Pil Terlarang, Dua PKL di Sampang di Amankan Unit Satresnarkoba

Sampang TargetNews.id – Aparat kepolisian dari jajaran Satresnarkoba Polres Sampang meringkus dua pedagang kaki lima (PKL) yang diduga kedapatan memperjualbelikan butir obat keras tanpa izin.

Kedua pelaku diketahui sehari-hari berjualan di kawasan perkotaan Sampang. Masing-masing dari mereka berinisial EA (21), warga Dusun Baban, Desa Baruh, Kecamatan Sampang, berjualan roti di bakar di depan pasar Srimangunan dan MD sendiri (26), warga Dusun Perreng, Desa Kamoning, berjualan kopi angringan di Jalan Wijaya Kusuma.

Plh Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, membenarkan penangkapan kedua pelaku tersebut.

Baca juga  Sambut HUT Kemerdekaan RI Ke 78, Babinsa Koramil 19/ Kuwarasan Bersama Warga Mangli Kerjabakti Pembersihan Lingkungan

“Benar, anggota Satresnarkoba Polres Sampang telah mengamankan dua tersangka kasus peredaran obat keras berbahaya,” ujarnya, Kamis (23/10/2025).

Penangkapan pertama dilakukan terhadap EA di depan Pasar Srimangunan. Dari tangan tersangka, polisi menemukan lima plastik klip berisi pil berlogo Y.

Hasil pemeriksaan mengungkap bahwa pil tersebut diperoleh EA dari MD. Menindaklanjuti pengakuan tersebut, petugas segera melakukan pengembangan dan berhasil menangkap MD sekitar pukul 22.00 WIB di tempat jualannya di Jalan Wijaya Kusuma.

“MD merupakan residivis kasus serupa dan baru bebas sekitar empat bulan lalu. Ia diduga kuat berperan sebagai bandar,” jelas AKP Eko.

Baca juga  SATBINMAS SAMBANG PETANI SAMPAIKAN PESAN-PESAN KAMTIBMAS

Dari penggeledahan di lokasi, polisi menyita barang bukti sebanyak 4.000 butir pil berlogo Y dan 360 butir tramadol siap edar. Seluruh barang bukti bersama kedua pelaku kini diamankan di Mapolres Sampang untuk proses hukum lebih lanjut.

Kedua pelaku saat ini dijerat dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, tepatnya Pasal 435 jo. Pasal 138 ayat (2) subsider Pasal 436 ayat (1) dan (2) jo. Pasal 145 ayat (1), dengan ancaman hukuman maksimal dua tahun penjara. (MLDN)

Share :

Baca Juga

Artikel

Polres Probolinggo Kota Gelar Khataman 1000 Santri dan Hafiz Qur’an

Artikel

Komandan Kodiklatal Terima Paparan Pokgadik dan Tajar Kodiklatal

BERITA UTAMA

JUMAT CURHAT KAPOLRES TERIMA PENGHARGAAN DARI TBBR SINTANG

BERITA UTAMA

Wah Kapolres Kapuas Hulu Hadiri Rakor Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2023 Di Kabupaten Kapuas Hulu

BERITA UTAMA

Ketua FPII Kecam Inspektorat yang terkesan Arogansi dan Alergi terhadap wartawan

Artikel

Polsek Sedati Dukung Ketahanan Pangan Nasional Dengan Pengecekan Rutin Budidaya Ikan Lele

Artikel

Antisipasi Terjadinya Tindak Pidana Polsek Pandih Batu Patroli Malam

Artikel

Harga Beras di Pulang Pisau Stabil, Satgas Pangan Lakukan Pengawasan ke Retail Modern