Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / INVESTIGASI / KESEHATAN / NEWS / Tag / TNI-POLRI / Uncategorized

Jumat, 5 Desember 2025 - 01:32 WIB

Tim DVI Polri Berhasil Identifikasi 290 Korban di Sumatera Utara, Operasi Dilanjutkan Hingga Akhir Masa Tanggap Darurat

TargetNews.ID/Foto/Tim DVI Polri Berhasil Identifikasi 290 Korban di Sumatera Utara, Operasi Dilanjutkan Hingga Akhir Masa Tanggap Darurat

TargetNews.ID/Foto/Tim DVI Polri Berhasil Identifikasi 290 Korban di Sumatera Utara, Operasi Dilanjutkan Hingga Akhir Masa Tanggap Darurat

TargetNews.ID/Foto/Tim DVI Polri Berhasil Identifikasi 290 Korban di Sumatera Utara, Operasi Dilanjutkan Hingga Akhir Masa Tanggap Darurat

Medan – Pelaksanaan Operasi Disaster Victim Identification (DVI) dalam penanganan bencana alam di Sumatera Utara terus berlangsung secara intensif. Kepala Rumah Sakit Bhayangkara TK II Medan, Kombes Pol dr. Taufik Ismail, Sp.OG., MARS, menegaskan bahwa tim telah digerakkan secara menyeluruh di tiap kabupaten/kota dengan total 30 personel, terdiri dari 10 personel DVI Mabes Polri dan 20 personel DVI Polda Sumut.

“Kami telah menggelar operasi DVI yang tersebar di seluruh kabupaten di Sumatera Utara dengan kekuatan 30 personel. Terdiri dari 10 personel DVI Mabes Polri dan selebihnya dari Polda Sumut,” ujar Kombes Pol Taufik Ismail.

“Per hari Selasa, 2 Desember 2025, kami telah mengidentifikasi sebanyak 290 korban yang tersebar di 12 kabupaten/kota wilayah Polda Sumut.”

Karumkit menjelaskan bahwa seluruh korban hingga saat ini berhasil diidentifikasi menggunakan data sekunder seperti ciri fisik, sidik jari, maupun properti yang melekat, karena mayoritas jenazah masih dalam kondisi relatif utuh pada fase awal.

Namun pekerjaan tim ke depan akan semakin menantang. Saat ini masih terdapat 122 korban yang tercatat hilang, dan banyak di antaranya diperkirakan sudah mulai mengalami pembusukan.

Baca juga  Raih 6 Penghargaan Hari Bhayangkara, AKBP Edy Herwiyanto Persembahkan untuk Team Satreskrim

“Ini mungkin seminggu ke depan akan lebih sulit untuk identifikasi karena jenazah yang masih tertimbun mengalami proses pembusukan. Untuk itu kami menyiapkan langkah identifikasi menggunakan data primer, yaitu sampel DNA,” jelasnya.

“Jika jenazah tidak teridentifikasi dan karena keterbatasan tempat penyimpanan, kami akan makamkan dengan penandaan khusus. Jika di kemudian hari ada kecocokan DNA, kami bisa menunjukkan lokasi pemakaman kepada keluarga.”

Hingga hari ini, seluruh 290 jenazah yang sudah teridentifikasi telah dikembalikan kepada keluarga untuk dimakamkan.

Berdasarkan pendataan terkini, Kabupaten Tapanuli Tengah menjadi wilayah dengan dampak paling berat, disusul beberapa daerah lain. Adapun rinciannya:
– Kab. Tapanuli Tengah: 86 orang meninggal dunia, 104 orang hilang
– Kab. Tapanuli Selatan: 84 orang MD, 4 orang hilang
– Kota Sibolga: 47 orang MD, 9 orang hilang
– Kab. Tapanuli Utara: 34 orang MD, 12 orang hilang
– Kota Medan: 12 orang MD
– Kab. Langkat: 14 orang MD
– Kab. Humbang Hasundutan: 8 orang MD, 1 orang hilang
– Kab. Pakpak Bharat: 2 orang MD
– Nias Selatan: 1 orang MD
– Kota Padang Sidempuan: 1 orang MD
– Kota Binjai: 1 orang MD

Baca juga  Bhabinkamtibmas Desa Sanggang Menyambangi Warga Binaannya

Dalam penanganan korban luka, seluruh pasien dirawat di rumah sakit setempat, termasuk RS Bhayangkara Batangtoru.

“Kalau nanti memerlukan perawatan ataupun rujukan, kita kirim ke Kota Medan,” jelas Karumkit.

“Persediaan obat sejauh ini sudah kita terima dari Mabes Polri, dan sudah didistribusikan ke kabupaten/kota yang paling memerlukan, terutama Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, dan Sibolga,” ujarnya.

Karumkit menjelaskan bahwa saat ini belum ditemukan kendala yang signifikan, namun minggu berikutnya menjadi fase paling krusial.

“Sementara ini kendala belum ada, tapi seminggu ke depan kemungkinan besar kita akan menghadapi kesulitan karena jenazah yang belum ditemukan sudah mengalami pembusukan. Sidik jari atau wajah mungkin sudah rusak, sehingga metode DNA menjadi cara terakhir yang paling akurat.”

Operasi DVI akan terus berlangsung mengikuti masa tanggap darurat yang ditetapkan pemerintah. Seluruh elemen kesehatan dan identifikasi Polda Sumut dan Mabes Polri tetap disiagakan di lapangan

Red T

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Cegah Terjadinya Karhutla, Aipda Priyo Laksanakan Patroli dan Sosialisasi

BERITA UTAMA

Kasat Lantas Polres Brebes, Cek Pos Pengamanan Ops Ketupat Candi 2023 Di Exit Tol Brebes Barat.

Uncategorized

Jelang Tabligh Akbar, Satsamapta Polresta Palangka Raya Datangi Stadion Tuah Pahoe

Artikel

Bhabinkamtibmas Sosialisasi Nomor WA Satwil dan Ka Satwil ke Warga

Artikel

Perekaman Kartu Identias Anak, Dinas Dukcapil Brebes Jemput Bola ke Perpustakaan Umum

Uncategorized

Tingkatkan Profesionalitas, AAL Selenggarakan Dua LDD

Uncategorized

Bripka Andi Sampaikan Isi Maklumat Kapolda Kalteng Sasar Masyarakat Pesisir

BERITA UTAMA

Patroli Gabungan Polsek Pandih Batu Dan Stakeholder Terkait cegah karhutla