Polres Pulang Pisau – Satuan Lalu Lintas – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pulang Pisau melalui Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) kembali melaksanakan kegiatan Penerangan Keliling (Penling) sebagai upaya memberikan edukasi keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Iptu Divani Mareta Astuti, S.Tr.K, Rabu (10/12/25) pagi.
Dalam kegiatannya, petugas menyampaikan berbagai imbauan keselamatan berkendara, seperti pentingnya menggunakan helm berstandar SNI, larangan bermain ponsel saat mengemudi, tidak melawan arus, serta kewajiban membawa kelengkapan surat-surat kendaraan seperti SIM dan STNK. Selain itu, pengendara juga diingatkan untuk selalu mengutamakan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.
Penling ini dilaksanakan sebagai langkah preventif dalam menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, khususnya di wilayah yang tergolong rawan kecelakaan. Melalui kegiatan edukasi langsung di lapangan, Satlantas Polres Pulang Pisau berharap dapat meningkatkan disiplin dan kesadaran berlalu lintas masyarakat sehingga tercipta budaya berkendara yang aman, tertib, dan berkeselamatan.
Untuk memaksimalkan penyampaian pesan keselamatan, petugas menggunakan berbagai media pendukung seperti spanduk, hand banner, dan pengeras suara. Hal ini membantu materi imbauan lebih mudah diterima oleh para pengendara yang melintas.
Menanggapi kegiatan Penling tersebut, Kapolres Pulang Pisau AKBP Iqbal Sengaji, S.I.K., M.Si melalui Kasatlantas Iptu Divani Mareta Astuti, S.Tr.K menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polres Pulang Pisau dalam meningkatkan keselamatan masyarakat di jalan raya.
“Penling ini adalah upaya kami memberikan edukasi langsung kepada masyarakat agar lebih sadar akan pentingnya keselamatan berlalu lintas. Semakin tinggi tingkat kepatuhan masyarakat, maka angka kecelakaan dapat ditekan dan situasi lalu lintas akan semakin aman dan kondusif,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa Satlantas Polres Pulang Pisau akan terus melaksanakan kegiatan serupa secara rutin, terutama di titik-titik yang memiliki potensi gangguan keselamatan lalu lintas.
“Harapan kami, masyarakat dapat menjadi pelopor keselamatan dan selalu mengutamakan keamanan saat berkendara,” tutupnya.










