Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / INVESTIGASI / KESEHATAN / NEWS / Tag / TNI-POLRI / Uncategorized

Jumat, 12 Desember 2025 - 14:07 WIB

Polri Kirim Bantuan Ke Daerah Terisolir di Sumatera

TargetNews.ID/Foto/Upaya penanganan bencana banjir dan tanah longsor di beberapa wilayah Sumatera terus ditingkatkan, melibatkan personel kepolisian, baik dari mabes polri hingga Polda dan polsek

TargetNews.ID/Foto/Upaya penanganan bencana banjir dan tanah longsor di beberapa wilayah Sumatera terus ditingkatkan, melibatkan personel kepolisian, baik dari mabes polri hingga Polda dan polsek

Medan – TargetNews.ID Upaya penanganan bencana banjir dan tanah longsor di beberapa wilayah Sumatera terus ditingkatkan, melibatkan personel kepolisian, baik dari mabes polri hingga Polda dan polsek.

Bersamaan dengan penyaluran bantuan dan layanan medis darurat, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) juga menaikkan status penyelidikan kasus banjir bandang di Tapanuli Selatan terkait temuan pembukaan lahan secara masif.

Personel Brimob Polda Sumatera Utara (Sumut) bersama relawan menunjukkan dedikasi luar biasa dalam mendistribusikan bantuan logistik bagi korban bencana.

Di Sibolga, Tapanuli Tengah, tim harus menempuh perjalanan kaki selama enam jam melalui medan yang terjal dan licin karena akses jalan di kilometer 9,5 terputus dan tertimbun longsor sepanjang kurang lebih 80 meter.

Baca juga  Pj Gubernur Sulawesi Tenggara : Pahami dan Laksanakan Tugas Penuh Rasa Tanggung Jawab

Bantuan berupa bahan makanan dan pakaian layak pakai berhasil disalurkan kepada sekitar 200 Kepala Keluarga di Desa Simaninggir dan Desa Bonandolok.

Selain itu, pasca bencana, personel Brimob juga rutin mengantar para pelajar di Batangboru, Tapanuli Selatan, ke sekolah guna mendukung semangat belajar dan meringankan beban korban.

Operasi ini menjadi krusial setelah Puskesmas dan rumah sakit di Tamiang lumpuh akibat banjir.

Salah satu kasus prioritas adalah evakuasi seorang pasien penderita sakit jantung kronis yang kesulitan mendapatkan obat karena persediaan hanyut saat banjir melanda.

Sementara upaya kemanusiaan berlanjut, Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dit Tipidter) Bareskrim Polri menaikkan status kasus temuan kayu gelondongan yang terseret banjir bandang di Tapanuli Selatan (Tapsel) ke tingkat penyidikan.

Baca juga  Begini Pandangan Sosiolog Rahmat Muhammad Tentang Petani Laoli Mengadu ke Kedatuan Luwu

Setelah penelusuran selama empat hari, petugas menemukan 110 titik bukaan lahan di hulu sungai Aek Garoga.

Pembukaan lahan yang masif ini diyakini menjadi faktor utama penyebab banjir bandang yang mengakibatkan tiga desa yakni Garoga, Hutagodang, dan Aek Ngado porak-poranda

Longsor akibat pembukaan lahan tersebut membawa material tanah dan gelondongan kayu ke aliran sungai.

Dalam penyelidikan, polisi telah menyita sejumlah barang bukti, termasuk tiga unit alat berat dan sampel gelondongan kayu. Proses penyidikan ini bertujuan untuk menemukan pelaku dan pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa pidana yang berujung pada bencana, yang tercatat telah menyebabkan 46 orang meninggal dunia dan 27 orang masih hilang di Tapsel.

Sul

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Melaksanakan kegiatan Apel Siaga dan Penyampaian arahan dari Pimpinan kepada Anggota terkait tugas di lapangan.

BERITA UTAMA

Polsek Pandih Batu Melaksanakan kegiatan Apel Siaga Bencana dan Penyampaian arahan dari Pimpinan kepada Anggota terkait tugas di lapangan

BERITA UTAMA

Babinsa Bendungan Koramil 19/ Kuwarasan Hadiri Kegiatan Posbindu dan Posyandu Lansia

Uncategorized

Geger Proyek Pengembangan Bandar Udara Sultan Babullah Ternate Amburadul

BERITA UTAMA

Sosialisasi Aplikasi Polri Super App di Wilkum Polsek Maliku Wujudkan Pelayanan Polri Presisi

Artikel

CV, IKA MULYA CIPTA MANDIRI : Uang Proyek Lapangan, Senilai Rp,2,5 Miliar Lenyap

Artikel

Tutup Perjusami Pramuka Saka Wira Kartika, Dandim Mataram Apresiasi Tinggi Semangat dan Kedisiplinan Peserta

Artikel

Droping Air Bersih di Desa Dayakan Polres Ponorogo Akan Bangun Sumur Bor Lagi