Home / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / TNI-POLRI

Kamis, 15 Januari 2026 - 20:05 WIB

VIRAL, 4 WNA Pencuri Emas di Surabaya Ditangkap di Jakarta

Surabaya TargetNews.id – Empat warga negara asing (WNA) pelaku pencurian emas di Surabaya akhirnya berhasil ditangkap polisi. Komplotan tersebut diringkus Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya di sebuah hotel di Jakarta Pusat.

Keempat tersangka masing-masing berinisial Zara dan Yasmeen asal Pakistan, serta Maryam dan Fara asal Jordania. Mereka terlibat pencurian emas di sebuah toko emas kawasan Pacar Keling, Tambaksari, Surabaya, dengan total kerugian korban mencapai Rp 233 juta.

“Korbannya berinisial AN. Keempat tersangka kami amankan pada Rabu, 24 Desember 2025, di hotel wilayah Jakarta Pusat,” ujar Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya AKP Raditya Herlambang, Selasa (13/1/2026).

Baca juga  Bupati Sidoarjo Lepas Jamaah Haji, Kloter 93, Yang Terakhir dari Pendopo

Dari hasil penyelidikan, para pelaku mencuri 52 perhiasan emas berupa kalung dan gelang dengan kadar 16 karat, dengan total berat sekitar 135 gram.

Modus dan Motif

Aksi pencurian terjadi pada Senin, 22 Januari 2025, sekitar pukul 14.30 WIB. Keempat pelaku datang ke toko emas dengan mengenakan jubah, kerudung, dan masker. Dua orang berpura-pura memilih perhiasan, sementara dua lainnya mengalihkan perhatian pelayan dengan bersikap emosional.

“Pelaku memecah konsentrasi pelayan dengan marah-marah dan meminta semua perhiasan dikeluarkan,” jelas Raditya.

Keterbatasan komunikasi bahasa dimanfaatkan pelaku untuk mengelabui pelayan toko. Seluruh perhiasan kemudian diletakkan di atas etalase. Setelah situasi dirasa aman, para pelaku meninggalkan toko secara tergesa-gesa. Dua pelaku sempat membeli anting bayi, namun menolak dibuatkan surat pembelian.

Baca juga  Kapolri Dorong Buruh Indonesia Tingkatkan Kompetensi Hadapi Era AI dan Ekonomi Global

Kejanggalan baru disadari setelah para pelaku pergi. Saat dihitung ulang, puluhan perhiasan emas diketahui hilang. Aksi pencurian tersebut terekam jelas kamera CCTV toko.

Dari hasil pemeriksaan, polisi mengungkap motif ekonomi sebagai alasan utama para pelaku melakukan pencurian. Hingga kini, polisi memastikan tidak ada pelaku lain dan belum menerima laporan terkait kasus pencurian lain yang melibatkan komplotan tersebut.

Red

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

YONMARHANLAN IX DUKUNG SELAM TIM BPK RI

Artikel

Akibat kelelahan Seperti Pekerja Rodi Dua Pegawai Honorer Sudin SDA Jakarta Selatan Meninggal copot Santo Kasudin

BERITA UTAMA

Bati Tuud Koramil 17 Adimulyo Komsos dengan Bawaslu Kecamatan Adimulyo

BERITA UTAMA

Sat Lantas Polres Pulang Pisau Patroli Kibas Bendera di Daerah Rawan Laka dan Macet

Artikel

H. Ria Norsan, Sosok Visioner yang Pantas Pimpin Kalimantan Barat

Artikel

Personel Satlantas Polres Pulang Pisau, Menggelar Patroli Daerah Rawan Laka dan Rawan Pelanggaran Lalu Lintas

BERITA UTAMA

KAKANWIL KEMENKUMHAM JATIM PAPARKAN REKOMENDASI STRATEGI PERCEPATAN PELAKSANAAN PROGRAM DAN TARGET KINERJA BIDANG SDM

BERITA UTAMA

PERSONEL SATBINMAS POLRES PULANG PISAU SAMBANGI PETANI DI DESA KALAWA