Home / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / NEWS / Tag

Sabtu, 17 Januari 2026 - 05:46 WIB

Lia Istifhama Dorong Revitalisasi Bahasa Daerah Jawa Timur untuk Perkuat Identitas Kebangsaan

Foto: Lia Istifhama Dorong Revitalisasi Bahasa Daerah Jawa Timur untuk Perkuat Identitas Kebangsaan

Foto: Lia Istifhama Dorong Revitalisasi Bahasa Daerah Jawa Timur untuk Perkuat Identitas Kebangsaan

SURABAYA — Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, mendorong penguatan program revitalisasi bahasa daerah sebagai bagian dari upaya memperkokoh identitas kebangsaan. Menurutnya, bahasa daerah merupakan fondasi penting dalam membangun karakter bangsa di tengah tantangan globalisasi dan arus budaya asing.

Pernyataan tersebut disampaikan Lia saat ditemui di kantornya, Selasa (13/01/2026). Ia menegaskan bahwa pelestarian bahasa daerah, khususnya di Jawa Timur, tidak bisa dipandang sebagai isu lokal semata, melainkan bagian dari kepentingan nasional.

“Bahasa daerah adalah akar dari identitas kebangsaan kita. Jika bahasa daerah tergerus, maka karakter dan jati diri bangsa juga ikut melemah,” ujar Lia.

Baca juga  BNNP Jatim Amankan Warga Kedungmangu, Pengurus LRPPN-BI Bantah Isu Tebusan Rp15 Juta, Saya Juga Wartawan !!!

Lia menilai Jawa Timur memiliki kekayaan bahasa daerah yang sangat beragam, mulai dari bahasa Jawa dengan berbagai dialek, bahasa Madura, Osing, hingga Tengger. Keragaman tersebut, kata dia, harus dirawat melalui kebijakan revitalisasi yang sistematis dan berkelanjutan.

Ia menekankan pentingnya memasukkan program revitalisasi bahasa daerah ke dalam dunia pendidikan dan ruang-ruang komunitas. Sekolah dipandang sebagai sarana strategis untuk regenerasi penutur, sementara komunitas menjadi ruang hidup bagi praktik penggunaan bahasa daerah dalam kehidupan sehari-hari.

Lia juga mengapresiasi langkah Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur yang telah melakukan pra-audiensi dan menyusun perencanaan program revitalisasi bahasa daerah. Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan adanya keseriusan negara dalam menjaga warisan budaya lokal sebagai bagian dari identitas nasional.

Baca juga  Polisi Bersama TNI dan Warga Bersihkan Sampah di Aliran Sungai Kali Ulo Magetan

“Penguatan bahasa daerah bukan berarti mengurangi peran bahasa Indonesia. Justru sebaliknya, ini memperkaya kebudayaan nasional dan memperkuat persatuan,” tegasnya.

Sebagai wakil daerah di DPD RI, Lia menyatakan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan pelestarian bahasa daerah agar selaras dengan pembangunan nasional serta mampu menjawab tantangan zaman tanpa kehilangan akar budaya bangsa.

Share :

Baca Juga

Artikel

Rutin Sambangi Petani, Bhabinkamtibmas Food Estate Sampaikan Pesan Kamtibmas kepada warga binaan

BERITA UTAMA

Plh Danramil 08/Alian Ikuti Acara Telusur dan Wawancara Lintas Sektor

BERITA UTAMA

Kodim 1002/HST Kebut Pembangunan Dua Jembatan Garuda dan Dua Jembatan Armco

Artikel

Hadapi Tantangan Cuaca Ekstrem, Babinsa Bantu Petani Cabai

BERITA UTAMA

Antisipasi Kenakalan Remaja, Polisi Masuk Sekolah di Pulang Pisau Beri Warning Soal Kejahatan Siber

Artikel

Menhub Budi Karya Selamat Hari Bhayangkara ke-78, Polri Tetaplah Menjadi Penegak Hukum yang Dibanggakan Rakyat

Artikel

Festival Tabebuya Desa Pendem, Masuk Ikon Wisata Tematik Nasional

Artikel

Bupati Tegal Ajak Ranting NU Kabunan Lindungi Generasi Muda dari Penyalah gunaan Obat