Home / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / KESEHATAN / Olahraga / PENDIDIKAN / Tag

Sabtu, 31 Januari 2026 - 02:40 WIB

Anggota DPD RI Lia Istifhama Apresiasi Komitmen Kemenpora Siapkan Beasiswa dan Jaminan Hari Tua Atlet

TARGETNEWS.ID SURABAYA — Anggota DPD RI Lia Istifhama mengapresiasi komitmen Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dalam menyiapkan kebijakan berkelanjutan bagi atlet nasional, mulai dari beasiswa pendidikan hingga jaminan hari tua pascakarier olahraga.

Apresiasi tersebut disampaikan Lia saat melakukan kunjungan kerja dan dialog bersama Deputi Bidang Pelayanan Kepemudaan Kemenpora, Drs. Yohan, M.Si, di Jakarta. Dalam pertemuan itu, Lia menekankan pentingnya kehadiran negara untuk memastikan masa depan atlet setelah tidak lagi aktif bertanding.

“Usia atlet itu terbatas. Paling hanya sampai usia 34 tahun. Setelah itu mereka meninggalkan dunia keatletan. Lalu masa negara meninggalkan begitu saja?” ujar Lia, saat ditemui di kantornya di Surabaya, Jumat (30/1/2026).

Menurut Lia, atlet memiliki peran strategis sebagai duta bangsa yang mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Karena itu, negara memiliki tanggung jawab moral dan konstitusional untuk memastikan para atlet tidak kehilangan arah setelah masa emas prestasi berakhir.

Baca juga  Babinsa Kawal Pendataan Forum Konsultasi Publik (FKP)

“Siapa yang menyebarkan bendera Merah Putih di luar negeri kalau bukan kepala negara dan para atlet? Atlet ini membawa martabat bangsa, sehingga wajar jika negara hadir sampai pada fase pascakarier,” katanya.

Dalam dialog tersebut, Kemenpora memaparkan berbagai langkah penguatan ekosistem atlet, termasuk rencana beasiswa pendidikan, pelatihan lanjutan, serta upaya mendorong jaminan hari tua dan skema pensiun atlet yang tengah dikomunikasikan lintas kementerian, termasuk dengan Kementerian Keuangan.

Lia menilai arah kebijakan tersebut sebagai terobosan penting untuk menjawab kekhawatiran banyak atlet yang selama ini menghadapi ketidakpastian ekonomi setelah pensiun dari dunia olahraga. Ia berharap program tersebut dapat diformalkan dalam kebijakan yang berkelanjutan dan tidak bergantung pada figur semata.

Baca juga  Kerjasama Bareng PP Persis, Kapolri Salurkan 30 Ribu Sembako ke Warga yang Membutuhkan

“Atlet tidak boleh ditinggalkan setelah mereka selesai berprestasi. Negara harus memastikan ada transisi yang manusiawi dan bermartabat,” tegasnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Pelayanan Kepemudaan Kemenpora Yohan menjelaskan bahwa perhatian terhadap atlet dan pemuda menjadi bagian dari strategi besar pembangunan karakter dan sumber daya manusia Indonesia. Kemenpora, kata dia, berupaya mengintegrasikan pembinaan prestasi dengan penguatan pendidikan, keterampilan, dan jaminan kesejahteraan jangka panjang.

Pertemuan tersebut juga menjadi bagian dari penguatan sinergi antara DPD RI dan Kemenpora dalam merumuskan kebijakan kepemudaan dan olahraga yang inklusif, berkeadilan, serta berorientasi masa depan.

Lia berharap hasil dialog ini dapat menjadi dasar penguatan kebijakan nasional agar atlet Indonesia tidak hanya berjaya saat bertanding, tetapi juga sejahtera setelah mengakhiri kariernya.

Anil

Share :

Baca Juga

Artikel

Demi Menjalin Hubungan Baik, Babinsa Koramil 11/Mirit melaksanakan Komsos Dengan Warga Binaan

Artikel

Cegah Kriminalitas, Polsek Maliku Sambangi Warga dan Lakukan Patroli Malam

Artikel

Walikota Tegal Hadiri HUT ke-98 RSUD Kardinah Tekankan Dedikasi dan Pelayanan Prima

Artikel

Pasutri Asal Sidotopo Ditangkap Saat Edarkan Sabu Puluhan Paket Diamankan

BERITA UTAMA

Pastikan Kesiapan Personel, Kapolres Pulang Pisau Pimpin Latpraops Lilin Telabang 2025

Artikel

Satpolair Polres Pulang Pisau Intensifkan Patroli Perairan, Tekankan Larangan Pembakaran Lahan dan Penggunaan Setrum Ikan

Artikel

Kapolda Jatim Kunjungi Sejumlah Ponpes Perkuat Silaturahmi Untuk Kamtibmas

Artikel

Polrestabes Surabaya Laksanakan Patroli Skala Besar Jelang Pengesahan Warga Pesilat Baru