Home / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / KESEHATAN / NEWS / Tag

Sabtu, 14 Februari 2026 - 13:46 WIB

Bupati Tegal Tegaskan Komitmen Revitalisasi Irigasi dan Digital Farming di Prupuk Selatan

Margasari,TargetNews.id -Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman menegaskan komitmennya dalam mendukung program swasembada pangan nasional melalui revitalisasi jaringan irigasi serta penerapan digital farming di wilayah Prupuk Selatan dan sekitarnya. Komitmen tersebut disampaikan dalam pertemuan bersama Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tegal, Dinas Pertanian, Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) serta kelompok tani setempat, Kamis (12/02/2026).

Bupati Tegal menyampaikan bahwa sektor pertanian menjadi prioritas utama sejalan dengan arahan pemerintah pusat agar seluruh pemangku kepentingan berfokus pada penguatan ketahanan pangan di tengah tantangan perubahan iklim dan alih fungsi lahan.

Sektor pangan harus menjadi perhatian bersama. Potensi pertanian kita besar, tinggal bagaimana kita mengoptimalkan irigasi, meningkatkan produktivitas, dan memperkuat kelembagaan petani,” ujarnya.

Ia menegaskan perlunya percepatan identifikasi teknis guna mengaktifkan kembali saluran irigasi agar lahan produktif dapat difungsikan secara optimal. Selain perbaikan infrastruktur, ia juga menyambut rencana pendampingan Bank Indonesia melalui skema digital farming berbasis kelompok.

Baca juga  Polsek Maliku Patroli Malam Pastikan Sitkamtibmas Lingkungan Obyek Vital Kondusif

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tegal Bimala menyampaikan bahwa pendampingan tersebut bertujuan meningkatkan produktivitas minimal 10 persen serta meningkatkan efisiensi biaya produksi. Pendekatan berbasis hamparan dilakukan sebagai percontohan sehingga hasil metode konvensional dan digital dapat dibandingkan.

Pertanian harus kita dorong menjadi sektor yang modern, efisien, dan menguntungkan agar petani muda tertarik. Kita tidak bisa hanya bertumpu pada pola lama,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, anggota Kelompok Tani Udik Sobirin mengeluhkan tidak adanya aliran irigasi. Ia menjelaskan bahwa pada 2006 pernah ada bantuan pipanisasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggunakan pipa pralon.
“Pralon itu terbawa arus sungai karena alurnya berbentuk seperti huruf S, sehingga bagian selatan maupun utara ikut hanyut,” tuturnya.

Baca juga  Diduga Terobos Lampu Merah, Pengendara Asal Pasuruan Tabrak Seorang Wartawan di Surabaya

Ia berharap pendampingan Bank Indonesia Perwakilan Tegal dapat mengaktifkan kembali aliran irigasi melalui penggunaan paralon.

Dengan demikian, khususnya Kelompok Tani Udik dapat menerima aliran air langsung dari sungai melalui paralon,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, pengurus Gapoktan Puspa Saga Desa Prupuk Selatan Andi Sugiantoro berharap lahan sawah kelas I di wilayah Kalipadung seluas sekitar 50 hektare dapat kembali di optimalkan setelah saluran irigasi sepanjang kurang lebih 1 kilometer dari Sungai Gelagak terputus.

Kami berharap momentum ini dapat dimanfaatkan untuk menghidupkan kembali kawasan sawah unggulan di Kalipadung yang luasnya sekitar 50 hektare,” katanya.

Ia juga berharap aktivitas pertanian di Prupuk Selatan yang melibatkan lima kelompok tani dapat kembali berjalan optimal.(Fauzi/Hms)

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Polsek Kahayan Tengah Laksanakan KRYD di Wilayah Hukumnya

BERITA UTAMA

Kanit I SPKT Polresta Palangka Raya Gelar Serah Terima Piket

Artikel

Satgas Yonif 611/Awang Long Gelar Senam Bersama di SDN Inpres Nayaro

Artikel

Wujudkan Pembinaan WBP yang Akuntabel, Kemenkumham Jatim Bimbing Jajaran Petugas

Artikel

Personel Polsek Maliku Sosialisasi Kepada Masyarakat Kecamatan Maliku

BERITA UTAMA

UJI KEMAMPUAN PERORANGAN, YONMARHANLAN X LAKSANAKAN UNPD KETAHANAN MARS

Artikel

Merdi Desa Gandusari, Babinsa Koramil 19/ Kuwarasan Bersama Polsek Dan Linmas Kawal Jalan Sehat

Artikel

Cegah Tindak Pidana Premanisme, Polsek Sebangau Kuala gencarkan KRYD