Home / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / KESEHATAN / NEWS / Tag

Senin, 30 Maret 2026 - 19:50 WIB

DPRD Sampang Sahkan 4 Raperda Strategis, Dorong Kebijakan Lebih Tepat Sasaran

SAMPANG  – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sampang menggelar rapat paripurna dengan agenda utama pengesahan sejumlah Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), Senin (30/3/2026).

Dalam forum tersebut, Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Sampang menyampaikan laporan akhir hasil pembahasan sekaligus menetapkan empat Raperda strategis menjadi Peraturan Daerah.

Ketua Bapemperda DPRD Sampang, Mohammad Faruk, menegaskan bahwa seluruh Raperda telah melewati tahapan prosedural secara lengkap dan sesuai ketentuan perundang-undangan. Proses tersebut mencakup perencanaan, penyusunan, pembahasan lintas pihak hingga fasilitasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Empat regulasi yang disahkan meliputi:
Pengelolaan Air Limbah Domestik
Penanggulangan Kemiskinan
Penyelenggaraan Ketenagakerjaan
Desa Wisata

Faruk menjelaskan, keempat Raperda tersebut merupakan bagian dari Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) tahun 2024 dan 2025. Selain itu, proses harmonisasi juga telah dilakukan bersama Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Jawa Timur.

Baca juga  Dewi Aryani Sosialisasikan Program BPJAMSOSTEK bagi Masyarakat Pekerja Sektor Informal

“Seluruhnya sudah dibahas bersama OPD terkait dan difasilitasi oleh Gubernur Jawa Timur, sebagaimana tertuang dalam surat resmi pada Januari hingga Februari 2026,” tegasnya.

Ia juga mendorong pemerintah daerah agar segera menindaklanjuti pengajuan nomor register ke Gubernur Jawa Timur sebagai syarat pengundangan.

“Langkah ini krusial agar Perda yang telah disahkan bisa segera berlaku dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” imbuhnya.

Pengesahan empat regulasi ini diharapkan menjadi penguatan kebijakan daerah, terutama dalam peningkatan kualitas layanan publik, percepatan penanganan kemiskinan, pengelolaan lingkungan yang lebih tertib, serta pengembangan potensi desa wisata di Kabupaten Sampang.

Baca juga  Cintya Kembali ke Rumah, Rani Kakaknya kembali Bersekolah

Sementara itu, Wakil Bupati Sampang, Achmad Mahfudz, dalam sambutannya menegaskan bahwa Nota Pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2025 bukan sekadar laporan formal, melainkan instrumen evaluasi bersama antara eksekutif dan legislatif.

Ia juga mengapresiasi sinergi yang selama ini terjalin antara DPRD dan pemerintah daerah, serta keterlibatan masyarakat dalam mendukung jalannya pembangunan.

“Kami berharap seluruh program pembangunan di Kabupaten Sampang terus berjalan optimal demi mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan bermartabat,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pembahasan bersama antara DPRD dan pemerintah daerah telah menghasilkan penyempurnaan substansi Raperda, sehingga mampu mengakomodasi aspirasi masyarakat dan memastikan kebijakan yang dihasilkan benar-benar berpihak pada kepentingan publik.

RED T

Share :

Baca Juga

Artikel

Wujud Kepedulian Terhadap Masyarakat, Kodam IV/Diponegoro Gelar Baksos

BERITA UTAMA

Dalam Mencegah Tindak Pidana Yaitu Dengan laks Patroli Stasioner Serta pengecekan perkantoran Pemda Pulang Pisau dan sekitarnya

Artikel

Dandim 1208/Sambas Hadiri Upacara Peringatan Hari KORPRI ke 53 Dan Hari Guru Nasional ke 79 tahun 2024

Artikel

Polri Bantu Kuras Air Yang Merendam Kompi Senapan A Yonif 111 / Karma Bakti, Aceh Tamiang

Artikel

Cegah Laka Lantas, Satlantas Polres Pulang Pisau Patroli Daerah Rawan Kecelakaan

BERITA UTAMA

Kejari Surabaya Sudah Melakukan Penghentian 42 Perkara Pidana Umum Melalui Restorative Justice 

Artikel

Kundori Dipecat! PWI Pusat Tunjuk Wawan Suwandi sebagai Plt Ketua PWI Kalbar

Artikel

Personel Lantas Memberikan Himbauan Dan Pembagian Brosur Kamseltibcarlantas