Home / BERITA UTAMA / DAERAH / KESEHATAN / NEWS / Tag

Selasa, 14 April 2026 - 12:01 WIB

Kebebasan PERS Dicederai: Wartawan Diusir dan Diintimidasi di Sampang

TargetNews.ID Sampang, Insiden dugaan kekerasan terhadap jurnalis kembali mencoreng kebebasan pers di Madura. Lima wartawan yang datang untuk silaturahmi justru disambut dengan tindakan kasar, tarik-menarik baju, hingga pengusiran. Peristiwa ini terjadi di Desa Tanggumong, Kecamatan Sampang, Senin (13/4) sekitar pukul 13.00 WIB.

Kelima jurnalis tersebut awalnya mendatangi lokasi yang disebut sebagai MBG Tanggumong 004 Yayasan Haqqul Yakin dengan niat baik untuk berkomunikasi. Namun dalam hitungan menit, suasana berubah tegang tanpa alasan yang jelas.

Korban utama dalam insiden ini adalah Saladin, wartawan dari media dtikinformasi.com. Ia mengaku awalnya diminta duduk seolah akan diajak berdialog. Namun tiba-tiba seorang oknum kiai berinisial (D) mendekat dan langsung bertindak agresif.

“Tidak ada alasan yang jelas. Tiba-tiba saya diperlakukan seperti itu,” ujar Saladin. Ia menyebut bajunya ditarik dengan kasar hingga sobek, dibentak, lalu dipaksa keluar dari lokasi dengan nada intimidatif. Padahal, tegasnya, kedatangannya murni untuk menjalin silaturahmi, bukan memicu konflik.

Baca juga  Dukung Aksi Bersih World Cleanup Day Indonesia 2025 Personel Kodim 1009/Tanah Laut Ikut Bersih-Bersih Pasar

Saksi mata sekaligus rekan sesama wartawan, Safiuddin, membenarkan kejadian tersebut. “Benar, saya lihat langsung. Bajunya ditarik, didorong. Itu jelas tindakan kekerasan,” tegasnya.
Safiuddin menambahkan, korban bahkan sempat hampir terjatuh akibat dorongan tersebut.

Organisasi Wartawan Angkat Bicara.

Kasus ini langsung mendapat perhatian dari organisasi wartawan setempat. Wakil Ketua KJJT Sampang, Hariansyah, menyatakan pihaknya tidak akan tinggal diam atas insiden yang dinilai sebagai bentuk intimidasi terhadap profesi jurnalis.

“Wartawan adalah mitra, bukan musuh. Tidak boleh ada kekerasan terhadap jurnalis yang menjalankan tugasnya,” ujar Hariansyah tegas. Ia memastikan KJJT Sampang akan mengawal kasus ini hingga tuntas dan segera melaporkannya kepada aparat penegak hukum.

Baca juga  Bermanfaat Pengobatan Gratis Pada Dunia | Ini Detik-detik Uluran Tangan Kapolri Rumah dan Klinik Kepada Muhammad Ja’far Hasibuan Sang Ilmuwan Berkelas Dunia

Hariansyah juga mengingatkan bahwa kejadian seperti ini berpotensi menjadi preseden buruk bagi kebebasan pers di daerah. Jika dibiarkan, bukan tidak mungkin intimidasi terhadap wartawan akan semakin menjadi-jadi.

Butuh Klarifikasi Semua Pihak.

Hingga berita ini ditulis, pihak MBG Tanggumong 004 Yayasan Haqqul Yakin dan oknum kiai berinisial (D) belum memberikan keterangan resmi terkait insiden tersebut. Upaya konfirmasi masih terus dilakukan untuk mendapatkan penjelasan berimbang dari semua pihak yang terlibat.

Peristiwa ini kini menjadi sorotan publik dan menambah daftar panjang kasus dugaan kekerasan terhadap jurnalis. Masyarakat pun menunggu langkah tegas aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas insiden yang berpotensi mencederai nilai demokrasi dan kebebasan informasi di Sampang.

(Tim/Red)

Share :

Baca Juga

Artikel

Kebersamaan Personel Kodim 1009/Tanah Laut Bersama Masyarakat Desa Kintap Kecil Melaksanakan Karya Bakti

Artikel

Polsek Maliku Melaksanakan Patroli Malam di sekitar Lingkungan Pertokoan Wilkum Polsek Maliku

BERITA UTAMA

Berada di Jalur Lintas Polsek Kahayan Tengah Antisipasi Peredaran Barang Terlarang

BERITA UTAMA

Kodim 1612/Manggarai Turut Ambil Bagian dalam Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-77 Polres Manggarai dengan Tema “Polri Presisi untuk Negeri”

BERITA UTAMA

Apel Kesiapan Kegiatan Patroli Terpadu di Wilkum Polsek Maliku.

Artikel

Kodim Brebes Gelar Bakti Sosial Donor Darah, Pengobatan Massal, dan Bantuan Sembako

BERITA UTAMA

Pantau Lebaran, Pos Pengamanan dan Pelayanan di Pusat Perbelanjaan.

BERITA UTAMA

Lantik Pramuka Garuda 2025, Bupati Sidoarjo Dorong Generasi Berkarakter