Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / KESEHATAN / NEWS / Tag

Sabtu, 18 April 2026 - 20:18 WIB

Digitalisasi Bansos Dikebut, Camat Diminta Kawal Data hingga Desa

TargetNews.id -Pemerintah Kabupaten Tegal mempercepat digitalisasi bantuan sosial dengan menempatkan camat sebagai pengawal utama validitas data penerima hingga tingkat desa. Penegasan ini mengemuka dalam acara pertemuan rutin dan halal bihalal Forum Komunikasi Camat (FKC) se-Kabupaten Tegal di Pendopo Kecamatan Adiwerna, Jumat (17/04/2026).

 

Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal Amir Makhmud menyatakan penunjukan Kabupaten Tegal sebagai daerah piloting digitalisasi perlindungan sosial tahun 2026 harus di manfaatkan untuk membenahi persoalan klasik penyaluran bantuan, terutama ketidaktepatan data.

 

Kabupaten Tegal menjadi salah satu daerah piloting digitalisasi perlindungan sosial. Ini momentum untuk perbaikan data, sehingga ke depan tidak ada lagi masyarakat yang berhak tetapi tidak terdata, maupun sebaliknya,” ujarnya.

 

Ia menegaskan, keberhasilan program ini sangat bergantung pada kemampuan pemerintah daerah dalam memperbarui dan memverifikasi data secara cepat dan akurat. Camat menjadi simpul penting karena memiliki peran koordinatif dengan pemerintah desa dalam memastikan akurasi data di lapangan.

Baca juga  Kapolresta Banjarmasin Berikan Fasilitas 6 Unit Truk Dinas Polri Kawal Suporter Bonex Dari Kedatangan Sampai Kepulangan

 

Dengan target peluncuran nasional pada Oktober mendatang, proses pendataan akan dilakukan secara masif dalam waktu terbatas. Karena itu, koordinasi lintas level pemerintahan dinilai menjadi kunci.

 

Kami mohon dukungan para camat untuk membantu proses pendataan. Ini membutuhkan kerja bersama hingga ke tingkat desa,” katanya.

 

Digitalisasi bansos juga diarahkan terintegrasi dengan Identitas Kependudukan Digital (IKD) sebagai basis penyatuan data untuk menekan potensi kesalahan sasaran.

 

Selain isu bansos, forum ini juga menyinggung implementasi program Kecamatan Berdaya yang tengah dipilotkan di empat kecamatan, yakni Margasari, Balapulang, Bojong, dan Lebaksiu, sebagai upaya memperkuat kapasitas wilayah berbasis potensi lokal.

Baca juga  Suara Pers di Ranah Politik, Sebuah Keniscayaan atau Utopi?

 

Di sisi teknis, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil menyoroti kebutuhan penguatan operator Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) guna mendukung layanan administrasi kependudukan yang menjadi fondasi integrasi data.

 

Sementara itu, Dinas Sosial menekankan bahwa transformasi bansos berbasis digital bukan sekadar perubahan sistem, melainkan upaya memperbaiki akurasi sasaran penerima di tengah kompleksitas data sosial masyarakat.

 

Forum ini sekaligus menjadi ruang konsolidasi awal bagi pemerintah kecamatan dalam menyamakan langkah menyusul penetapan Kabupaten Tegal sebagai daerah uji coba digitalisasi bansos tahun 2026.(Fauzi/Hms)

Share :

Baca Juga

Artikel

17 Koramil Jajaran Kodim 0713 Brebes Bersiaga Menghadapi Pemilu 2024

BERITA UTAMA

Patroli Terus di Giatkan untuk Antisipasi Tindak Kejahatan Pada Obyek Vital Tertentu ( SPBU ) dan Sekitarnya

Artikel

Kapolrestabes Surabaya, Cek Kebersihan Dapur SPPG Pastikan MBG Higienis dan Aman

Artikel

Menhut Raja Juli Temui Kapolri Bahas Penegakan Hukum Kehutanan

Artikel

Dandim 1208/Sambas Dan Forkopimda Kab. Sambas Tinjau Daerah Terdampak Banjir Dan Salurkan Bantuan Kemanusiaan

BERITA UTAMA

Personel Polsek Kahayan Kuala menyampaikan pesan Kamtibmas, dan Himbauan kamtibmas dan mendukung Program pemerintah terkait ketahanan pangan

Artikel

Polres Tegal Gelar Safari Dakwah, Perkuat Ukhuwah Islamiyah dan Integritas Personel

Artikel

Serka Jianto Dampingi Bulog Serap Gabah Petani di Desa Perreng