Home / BERITA UTAMA

Jumat, 19 Juni 2026 - 00:57 WIB

Ratiban Pandansari, Ribuan Warga Syukuri Hasil Bumi dan Lestarikan Tradisi Leluhur

Brebes,Targetnews.id -Ribuan warga Desa Pandansari, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, menggelar tradisi Ratiban sebagai wujud rasa syukur atas melimpahnya hasil bumi dan anugerah alam yang diberikan Tuhan. Tradisi sedekah bumi tahunan tersebut berlangsung meriah di kawasan wisata Telaga Ranjeng, Rabu (17/06/2026).
‎
‎Acara diawali dengan pawai tumpeng dan gunungan hasil pertanian dari Balai Desa Pandansari menuju Telaga Ranjeng. Beragam tumpeng nasi dan hasil panen warga diarak sepanjang rute sebelum dilanjutkan dengan prosesi pemberian pakan ikan di telaga yang menjadi salah satu ikon wisata alam di wilayah selatan Brebes itu.
‎
‎Kepala Desa Pandansari, Irwan Susanto, mengatakan Ratiban dapat terselenggara berkat dukungan seluruh elemen masyarakat, mulai dari warga, petani, hingga pemuda karang taruna.
‎
‎Ratiban merupakan tradisi warisan leluhur yang dahulu berupa kepungan tumpeng disertai doa bersama. Seiring perkembangan zaman, tradisi ini di modifikasi dengan sentuhan yang lebih modern tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya yang diwariskan para pendahulu,” ujarnya.
‎
‎Irwan menambahkan, tradisi Ratiban kini telah mendapat pengakuan dari Kementerian Kebudayaan sebagai salah satu Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia. Pengakuan tersebut menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab bagi masyarakat untuk terus menjaga dan mewariskan tradisi tersebut kepada generasi berikutnya.
‎
‎Wakil Bupati Brebes Wurja mengapresiasi kerukunan dan keguyuban masyarakat Desa Pandansari yang terus menjaga serta melestarikan tradisi leluhur di tengah perkembangan zaman.
‎
‎Menurut dia, tradisi yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda tersebut tidak hanya menjadi sarana ungkapan syukur, tetapi juga memperkuat kebersamaan warga serta memperkaya khazanah budaya daerah.
‎
‎Dalam kesempatan itu, Wurja mengingatkan masyarakat agar terus menjaga keindahan dan kelestarian lingkungan Telaga Ranjeng.
‎
‎Jangan sampai kekayaan alam yang kita miliki rusak. Kelestarian lingkungan harus dijaga agar tetap bisa dinikmati oleh generasi anak cucu kita di masa mendatang,” katanya.

Baca juga  Gerak Cepat dalam Pemulihan Pascabencana, Polri Pastikan Sekolah di Aceh Utara Siap Digunakan

‎Tradisi Ratiban yang telah berlangsung turun-temurun itu menjadi bukti kuatnya komitmen masyarakat Pandansari dalam menjaga keseimbangan antara pelestarian budaya, rasa syukur atas hasil bumi, dan pelestarian alam. Pengakuan sebagai Warisan Budaya Takbenda semakin mempertegas posisi Ratiban sebagai salah satu kekayaan budaya khas Brebes yang patut dijaga dan dikembangkan.

Baca juga  Pelanggar Lalu lintas di Pulang Pisau Didominasi Tak Menggunakan Helm

‎Kegiatan Ratiban turut dihadiri Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik, serta Sekertaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, bersama unsur Forkopimcam Paguyangan dan ribuan warga masyarakat.(Fauzi/Hms)

Share :

Baca Juga

Artikel

Kepala sekolah MAN 2 harus di nonjobkan terkait banyaknya dugaan pungli sekolah

Artikel

Babinsa Desa Krisik Bantu Petani Dalam Panen Padi Untuk Mendukung Ketahanan Pangan

BERITA UTAMA

Jamin Keamanan Warga, Polsek Kahayan Hilir Sisir Pasar Malam Antisipasi Kriminalitas

BERITA UTAMA

IPSI) Kota Batu Gelar Kejuaraan Pencak Silat Champpionship Ke-2, Dihelat Di Gor Gajahmada

Artikel

Jelang Berakhirnya Ramadhan Anggota Kodim 1002/HST Tunaikan Kewajiban Bayar Zakat Fitrah

Artikel

Gelar Pertemuan Tingkat Tinggi, Pj Bupati Brebes Pastikan Nataru Aman dan Lancar

Artikel

Peresmian Kampung Bahari Nusantara TNI AL di Desa Padaharja

BERITA UTAMA

GAMKI Jatim Gelar Kaderisasi Pada Pemula, Untuk Diciptakan Menjadi Calon Pengusaha Tangguh