Tanah Laut – Di sela kesibukan membangun Jembatan Garuda yang menjadi harapan masyarakat, terselip sebuah momen sederhana namun sarat makna. Berawal dari semangkuk bubur asyura yang dimasak dan disantap bersama, kebersamaan antara personel Kodim 1009/Tanah Laut dan warga Desa Handil Labuan Amas semakin erat dan penuh kehangatan, Kamis (25/06/2026).
Momen sederhana tersebut menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus menumbuhkan rasa kekeluargaan di tengah pelaksanaan pembangunan Jembatan Garuda. Tanpa sekat, personel TNI dan warga duduk saling berdampingan menikmati hidangan bersama.
Bagi masyarakat Handil Labuan Amas, kehadiran personel Kodim 1009/Tanah Laut bukan lagi sekadar membantu membangun jembatan penghubung antar wilayah. Lebih dari itu, mereka telah menjadi bagian dari keluarga besar masyarakat setempat, berbagi suka dan duka selama proses pembangunan berlangsung.
Komandan Kodim 1009/Tanah Laut Letkol Inf Adhy Irawan, S.I.P., M.H.I., melalui Serka Ahmad Zaenuri salah seorang personelnya di lokasi pembangunan mengatakan bahwa kebersamaan yang terjalin melalui tradisi menyantap bubur asyura bersama merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Jembatan yang kami bangun bukan hanya jembatan fisik yang menghubungkan dua wilayah, tetapi juga jembatan hati yang semakin merekatkan hubungan TNI dengan masyarakat,” ungkapnya.
Sementara itu, warga mengaku terharu dan bersyukur atas kedekatan yang terjalin. Menurut mereka, kebersamaan seperti ini menjadi kenangan berharga yang akan selalu dikenang, bahkan ketika pembangunan Jembatan Garuda nantinya telah selesai.
Dari semangkuk bubur asyura, tersimpan pesan tentang kebersamaan, persaudaraan, dan gotong royong. Sebuah bukti bahwa di balik kokohnya pembangunan infrastruktur, ada ikatan hati yang terbangun antara TNI dan rakyat, yang akan terus terjaga sepanjang waktu. (Pendim 1009/Tla)










