Home / BERITA UTAMA / DAERAH

Senin, 13 Juli 2026 - 17:24 WIB

Walikota dan Wakil Walikota Tegal Hadiri Rakor, Bahas LP2B dan Pengelolaan Sampah Prov Jateng Bersama KPK

SEMARANG, TargetNews.ID Walikota Tegal, Dedy Yon Supriyono bersama Wakil Walikota Tegal, Tazkiyyatul Muthmainnah menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) dan Pemantauan Lapangan Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah serta Pengelolaan Sampah di Provinsi Jawa Tengah bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

Rakor yang berlangsung di Gedung Gradhika Bhakti Praja Komplek Kantor Gubernur Jawa Tengah Semarang, Senin (13/07/2026) dihadiri oleh Tim Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK), Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, Bupati dan Wali Kota beserta Wakil Bupati dan Wali Kota se-Provinsi Jawa Tengah serta OPD terkait.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menyampaikan bahwa rakor ini membahas tentang revitalisasi lahan yang ada di Provinsi Jawa Tengah menjadi Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

Baca juga  Babinsa Koramil 1612-07/Satar Mese, Mengikuti Rapat Awal Persiapan Pembentukan Panitia HUT RI Ke-78

Gubernur Jawa Tengah menyebut hampir 26 kabupaten/Kota di Jawa Tengah yang sudah memenuhi LP2B yaitu sebesar 87%.

Sisanya ada sembilan Kabupaten / Kota masih berproses tetapi dalam bulan ini Insya Allah kita sanggup,” ujarnya.

Lanjut Gubernur Jawa Tengah, terkait pengelolaan sampah, pihaknya menggunakan Refuse Derived Fuel (RDF) atau bahan bakar turunan sampah untuk empat kabupaten kota dan disiapkan oleh empat pabrik semen.

Selain itu pihaknya juga menggunakan rayonisasi melalui Danantara dalam hal mengubah sampah menjadi tenaga listrik seperti yang sudah di lakukan oleh beberapa kabupaten / kota di Jawa Tengah diantaranya Kota Semarang dan Kendal, Eks Karesidenan Pekalongan, Eks Karesidenan Magelang, dan Tegal Raya yang meliputi Kab Tegal, Kota Tegal dan Kab Brebes.

Baca juga  Dandim 1208/Sambas Hadiri Acara Temu Dialog Redam Isu Sara Dan Deklarasi Dalam Mewujudkan Pilkada Damai 2024

Jadi ini semua kita gunakan, mereka yang diatas 1.000 ton menggunakan rayonisasi yang Danantara menjadi listrik dan yang lainnya menggunakan RDF,” jelasnya.

Sementara itu, perwakilan dari KPK dalam hal ini Stranas PK menyampaikan pihaknya dalam rakor ini lebih banyak mendengar masalah-masalah yang disampaikan oleh bupati / wali kota yang selanjutnya akan dijadikan bahan untuk koordinasi lebih lanjut di tingkat pusat.(*)

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Ny. Nining Iqbal Pimpin Sertijab Pengurus Bhayangkari Pulang Pisau, Ajak Anggota Dukung Suami dan Lanjutkan Program Organisasi

Artikel

Door To Door, Bhabinkamtibmas Sampaikan Pesan Kamtibmas

Artikel

Tak Jera Jera Jadi Maling Kabel Telkom Di Petemon Beraksi Sore Hari Jadi Incaran Polsek Sawah

BERITA UTAMA

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Jalan Trans Kalimantan, Polres Pulang Pisau Lakukan Olah TKP

Artikel

Koramil 1008-01/Muara Uya Laksanakan Aksi Bersih Lingkungan Di Desa Uwie Dalam Rangka Sukseskan GEMA JALIN Smart

BERITA UTAMA

LANGKA BPN SUMENEP UNTUK MELAKUKAN INVESTIGASI TERHADAP SHM MENDAPAT DUKUNGAN PENUH DARI POKMASWAS KELAUTAN DAN PERIKANAN KECAMATAN KALIANGET

Artikel

Bupati Umi Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Rumah

Artikel

Kapolsek Robatal Bersama Warga Evakuasi Pohon Tumbang Di Jalan Raya Desa Jelgung