Home / BERITA UTAMA / DAERAH

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:40 WIB

HASIL LAPORAN INVESTIGASI EKSKLUSIF: Yosua Ayatanoi, Komandan Jaga Lapas Manokwari Satu‑satunya Diakui Terbaik Secara Independen Oleh Ribuan Mantan Warga Binaan

Foto: HASIL LAPORAN INVESTIGASI EKSKLUSIF: Yosua Ayatanoi, Komandan Jaga Lapas Manokwari Satu‑satunya Diakui Terbaik Secara Independen Oleh Ribuan Mantan Warga Binaan

Foto: HASIL LAPORAN INVESTIGASI EKSKLUSIF: Yosua Ayatanoi, Komandan Jaga Lapas Manokwari Satu‑satunya Diakui Terbaik Secara Independen Oleh Ribuan Mantan Warga Binaan

MANOKWARI, 16 JULI 2026 — Tim investigasi redaksi telah menyelesaikan penelusuran fakta mendalam, wawancara langsung, serta verifikasi silang dengan belasan mantan warga binaan — termasuk Donal Marbun — beserta pimpinan organisasi resmi. Hasilnya mengonfirmasi satu nama yang bergema di seluruh wilayah Papua Barat: Yosua Ayatanoi, Komandan Regu Jaga Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Manokwari, adalah sosok yang paling dihormati, adil, dan layak mendapatkan apresiasi penuh dari negara.

Pria kelahiran 1991 ini adalah putra asli Kabupaten Waropen, yang kini mengabdi di Jalan Kesehatan, Distrik Manokwari Selatan. Pengabdiannya membuktikan dua hal yang sering dianggap bertolak belakang bisa berjalan beriringan sempurna: disiplin dan keamanan ditegakkan tanpa kompromi, namun kemanusiaan tetap dijunjung tinggi tanpa batas.

“Hukum memang harus tegak lurus, tidak boleh bengkok sedikitpun. Tetapi ingatlah: hukum itu diciptakan untuk manusia, bukan manusia untuk hukum. Maka setegak apapun hukum itu, harus tetap berjiwa kemanusiaan.”
— Ir. Soekarno, Presiden Pertama Republik Indonesia

Dalam rangkaian wawancara yang dilakukan tim investigasi, Donal Marbun dan sejumlah mantan warga binaan lainnya menyampaikan kesan yang sama persis: sosok Ayatanoi jarang dipanggil dengan jabatan resminya. Sapaan “Bapak Ayah” atau “Bapak Ayatanoi” lah yang keluar secara alami dari hati mereka. Ia tegas menindak setiap pelanggaran aturan, namun tidak pernah menyakiti martabat manusia; ia adil kepada siapa saja tanpa memandang status, jenis hukuman, maupun latar belakang asal daerah. Ia membantu menyampaikan aspirasi yang wajar, menenangkan yang sedang putus asa, dan menjadi teladan yang sangat jarang ditemukan di balik tembok pemasyarakatan.

Baca juga  SATBINMAS SAMBANGI PETANI SAMPAIKAN PESAN-PESAN KAMTIBMAS

“Saya sudah berinteraksi dengan puluhan petugas selama masa pembinaan. Tidak ada yang seperti beliau: profesional mutlak dalam setiap tugas, tegas menjaga keamanan, namun hatinya tidak pernah keras. Beliau adalah bukti nyata bahwa aparat negara bisa sekaligus menjadi pelindung kemanusiaan. Sosok seperti beliau sangat mendesak mendapatkan perhatian penuh Kementerian Hukum dan HAM RI untuk dijadikan standar teladan nasional,” ungkap Donal Marbun saat dikonfirmasi langsung oleh tim investigasi.

Pengakuan ini bukan sekadar pendapat pribadi perorangan. Perhimpunan Mantan Narapidana Berkarya — organisasi yang keberadaannya sah diakui lewat Surat Keputusan Kementerian — secara resmi menyatakan sikap bulat. Diketuai oleh Moses Rudy Frans Timisela, didampingi Bendahara Tuan Paul Anderson Wariori, serta anggota panutan Bapak Tavip Onisias Manobi, organisasi ini menegaskan:

“Kami mewakili ribuan mantan warga binaan di seluruh Papua Barat dan sekitarnya, menyatakan secara tegas: Komandan Jaga Yosua Ayatanoi adalah yang terbaik. Penilaian ini bukan permintaan, bukan paksaan, melainkan fakta pengalaman nyata ribuan orang. Beliau layak diapresiasi setinggi‑tingginya oleh negara.”

Dukungan serupa datang dari pimpinan tertinggi Persatuan Grup Ompreng Family. Ketua Umum Yusman Wonda didampingi Sekretaris Arnold Mandacan menyampaikan pernyataan resmi:

Baca juga  Danramil 09/Kutowinangun Bangun Sinergitas Pembangunan Desa

“Kami konfirmasi sepenuhnya: Yosua Ayatanoi, putra Waropen, adalah teladan yang sesungguhnya. Ia membuktikan kekuatan terbesar aparat bukan pada senjata, melainkan pada keadilan dan ketulusan hati. Jejak kebaikannya tidak akan hilang ditelan zaman.”

“Banyak orang bisa berkuasa karena pangkat, banyak orang bisa dipuji karena jabatan. Namun hanya sedikit orang yang dicintai karena hatinya, dan hanya orang yang berbuat baiklah yang namanya tidak akan pernah mati ditelan zaman.”
— Ir. Soekarno, Presiden Pertama Republik Indonesia

Gelar “Komandan Jaga Terbaik” yang disematkan kepada Ayatanoi tidak tertulis dalam surat keputusan jabatan, tidak memiliki nilai angka kredit, dan tidak ditentukan oleh penilaian atasan semata. Namun ini adalah penilaian paling jujur, paling berat nilainya, dan paling terpercaya — lahir dari mereka yang paling tahu bagaimana sikap petugas di balik pintu tertutup.

Negara kerap sibuk mencari kesalahan untuk dihukum. Lewat laporan investigasi ini, redaksi menegaskan: negara juga wajib menemukan, menghargai, dan mengangkat mereka yang bekerja dengan hati. Yosua Ayatanoi adalah bukti nyata bahwa di tempat yang paling tertutup sekalipun, masih ada pengabdian tulus yang layak diketahui dan dibanggakan oleh seluruh bangsa.

Laporan Investigasi & Wawancara Langsung:
Ardy Rayhan
Kepala Redaksi Wilayah Papua

📌 Laporan ini telah diverifikasi kebenarannya melalui keterangan langsung narasumber, pernyataan resmi organisasi, dan silang fakta ganda.

Share :

Baca Juga

Artikel

Polsek Kahayan Kuala giat Patroli guna Cegah Kriminalitas.

Artikel

Bati Koramil 06/Selakau Hadiri Pelatihan Dasar Kepemimpinan Anggota Ansor Kab. Sambas

Artikel

Wujudkan Ketahanan Pangan, Babinsa Rutin Dampingi Serta Membantu Petani

Artikel

Satlantas Polres Pulang Pisau Sapa Karyawan Bengkel, Ajak Tertib Berlalu Lintas dan Jaga Kamtibmas
Buka _Focus Group Discussion_ (FGD) Korps Marinir Tahun 2024

Artikel

Dankormar Buka _Focus Group Discussion_ (FGD) Korps Marinir Tahun 2024

Artikel

Rakernis SDM Kapolda Jatim Launching Mars Polda Jatim dan Aplikasi Semeru Gassus Presisi

Artikel

Bhabinkamtibmas Food Estate Menyambangi Warga desa Binaannya Serta cek dan kontrol Kamtibmas

BERITA UTAMA

Jelang Berbuka Puasa, Polres Kendal Bagikan 500 Nasi Box kepada Pengguna Jalan