Home / KEMANUSIAN / SOSIAL

Senin, 14 September 2026 - 17:59 WIB

DPK LIRA Cerme Datangi MA Roudlotul Hikmah, Pastikan Kondisi Siswi Yatim yang Diduga Tertekan Persoalan Utang

DPK LIRA Cerme Datangi MA Roudlotul Hikmah, Pastikan Kondisi Siswi Yatim TARGETNEWS.ID/ISTIMEWAH

DPK LIRA Cerme Datangi MA Roudlotul Hikmah, Pastikan Kondisi Siswi Yatim TARGETNEWS.ID/ISTIMEWAH

TARGETNEWS.ID CERME, GRESIK — Dewan Pimpinan Kecamatan (DPK) Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Cerme mendatangi Madrasah Aliyah (MA) Roudlotul Hikmah untuk memastikan kondisi seorang siswi berinisial R yang diketahui merupakan anak yatim dan tengah menghadapi persoalan keluarga serta keterbatasan ekonomi.

Kunjungan tersebut dilakukan setelah informasi mengenai kondisi R beredar di media sosial. DPK LIRA Cerme ingin memastikan informasi tersebut secara langsung sekaligus memperoleh keterangan dari pihak sekolah dan R terkait kondisi yang sebenarnya.

Kedatangan DPK LIRA Cerme diterima Kepala MA Roudlotul Hikmah bersama Kepala Tata Usaha (TU), Hery. Dalam pertemuan tersebut, dilakukan klarifikasi mengenai kondisi R, termasuk informasi tentang dugaan tekanan yang berkaitan dengan persoalan utang yang dialami ibunya.

Dalam keterangannya, R menyampaikan bahwa ibunya memiliki seorang teman laki-laki dan sedang menghadapi persoalan utang. Di tengah kesulitan membayar utang tersebut, muncul informasi mengenai adanya permintaan agar R dinikahkan dengan laki-laki tersebut sebagai salah satu jalan keluar dari persoalan yang dihadapi.

Baca juga  Ketua KAKI Jatim: Dinilai Tidak Mampu Menjaga Wilayah Tugasnya, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfi Sulistiawan Layak Dicopot

R merupakan anak yatim yang kini harus menjalani kehidupan dengan kondisi keluarga yang cukup berat. Ibunya disebut sedang menderita gagal ginjal sehingga membutuhkan perhatian dan perawatan.

Di tengah keterbatasan ekonomi, R juga disebut tinggal di sebuah kamar indekos yang dihuni bersama beberapa orang. Kondisi tersebut turut berpengaruh terhadap aktivitas sehari-harinya sebagai pelajar.

Dalam beberapa kesempatan, R bahkan harus berjalan kaki menuju sekolah. Kendati menghadapi berbagai keterbatasan, R tetap berupaya melanjutkan pendidikan dan menjalani aktivitas sekolah.

DPK LIRA Cerme menegaskan bahwa kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi di lapangan, bukan untuk menghakimi pihak tertentu. Apabila persoalan yang disampaikan R sesuai dengan kondisi sebenarnya, organisasi tersebut menyatakan siap mengupayakan bantuan dan pendampingan sesuai kebutuhan.

Baca juga  Polri Untuk Masyarakat : Polres Probolinggo Kota Gelar Khitan Gratis Sambut Hari Bhayangkara ke-80

Kondisi R sebagai seorang pelajar dan anak yatim, ditambah kondisi kesehatan ibunya serta keterbatasan ekonomi keluarga, dinilai membutuhkan perhatian dari berbagai pihak. Terlebih, keluarga tersebut disebut belum memiliki rumah sendiri dan berdasarkan informasi yang diterima belum mendapatkan bantuan pemerintah.

DPK LIRA Cerme berharap persoalan yang dihadapi R tidak berhenti sebagai perbincangan di media sosial. Pendampingan yang tepat dinilai penting agar R dapat tetap bersekolah, memperoleh rasa aman, serta memiliki kesempatan untuk melanjutkan masa depan tanpa terbebani persoalan orang dewasa.

DPK LIRA Cerme juga mendorong pihak-pihak terkait untuk terlebih dahulu memastikan kondisi dan kebutuhan keluarga R sebelum mengambil langkah lebih lanjut, khususnya dalam hal perlindungan dan keberlanjutan pendidikan R.

Share :

Baca Juga

KEMANUSIAN

Brimob Jatim Distribusikan 37 Ribu Liter Air Bersih untuk 700 Keluarga Terdampak Kemarau