Home / HUKUM / KRIMINAL / NARKOBA / PERISTIWA

Jumat, 25 September 2026 - 22:34 WIB

Keluarga Pertanyakan Aliran Dana Puluhan Juta dalam Dugaan Penipuan Rehabilitasi

Foto: Ilustrasi pengurusan rehabilitasi pasien. Dugaan penipuan terkait dana puluhan juta rupiah dipertanyakan pihak keluarga yang meminta kejelasan mengenai aliran uang dan layanan rehabilitasi yang dijanjikan.

Foto: Ilustrasi pengurusan rehabilitasi pasien. Dugaan penipuan terkait dana puluhan juta rupiah dipertanyakan pihak keluarga yang meminta kejelasan mengenai aliran uang dan layanan rehabilitasi yang dijanjikan.

TARGETNEWS.ID MALANG — Dugaan penipuan dengan modus pengurusan rehabilitasi pasien menjadi perhatian setelah keluarga sejumlah pasien mengaku mengal

ami kerugian hingga puluhan juta rupiah. Persoalan tersebut disebut bermula dari proses penjemputan pasien dari BNNK Malang menuju tempat rehabilitasi Ashefa pada Jumat malam, 18 September 2026.

Informasi yang dihimpun menyebut terdapat sejumlah pasien yang dikaitkan dengan persoalan tersebut, masing-masing berinisial Mt, Ht, dan Tt.

Salah seorang pasien berinisial Ht mempertanyakan keberadaan uang yang disebut telah dibawa oleh seseorang berinisial Rg. Menurut pengakuan Ht, selama menjalani proses rehabilitasi, dirinya tidak merasakan adanya pendampingan maupun pengurusan sebagaimana yang sebelumnya dijanjikan.

Ketika dikonfirmasi melalui WhatsApp mengenai keberadaan uang tersebut, Rg disebut memberikan jawaban bahwa uang tersebut telah digunakan untuk keperluan hajatan.

Pernyataan tersebut kemudian memunculkan pertanyaan dari keluarga pasien mengenai dasar permintaan uang, penggunaan dana, serta pihak yang sebenarnya bertanggung jawab atas proses pengurusan rehabilitasi tersebut.

Nama “Abah” Ikut Disebut

Baca juga  Bhabinkamtibmas Kelurahan Palangka Mediasi Keributan Warga Terkait Jalan Rusak

Persoalan juga berkembang setelah muncul penyebutan sosok yang disebut dengan panggilan “Abah”, berinisial BD. Berdasarkan informasi dari sumber, BD disebut-sebut memiliki keterkaitan dengan anggota Ditresnarkoba Polda Jatim Unit 3 Subdit 3.

Namun, informasi mengenai identitas, jabatan maupun dugaan keterkaitan BD tersebut belum terverifikasi secara independen. Karena itu, informasi tersebut tidak dapat disimpulkan sebagai fakta tanpa adanya keterangan resmi dari pihak yang bersangkutan maupun institusi terkait.

Redaksi juga telah berupaya melakukan konfirmasi kepada Rg melalui nomor WhatsApp 08225568xxxx. Namun, hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh tanggapan. Pesan yang dikirim disebut masih menunjukkan status centang satu.

Keluarga pasien berharap persoalan tersebut dapat segera mendapatkan penjelasan secara terbuka, khususnya mengenai asal-usul permintaan uang, jumlah dana yang diserahkan, penggunaan uang, serta pihak yang menerima dan mengelola dana tersebut.

Mereka juga meminta agar dugaan keterlibatan pihak lain, termasuk apabila ada pihak yang menggunakan nama lembaga rehabilitasi ataupun institusi aparat penegak hukum, dapat diperiksa sesuai ketentuan apabila memang terdapat bukti yang mendukung.

Baca juga  Tekan Inflasi Brebes Launching Gertam Cabai

Jika terbukti ada pihak yang mengatasnamakan lembaga atau pejabat tertentu untuk memperoleh keuntungan pribadi, persoalan tersebut tentunya perlu ditindaklanjuti oleh pihak berwenang agar tidak menimbulkan korban lainnya.

Pihak Ashefa: Akan Dilakukan Pengecekan

Sementara itu, saat dikonfirmasi mengenai nama-nama pasien yang disebut serta informasi mengenai biaya rehabilitasi yang mencapai puluhan juta rupiah, pihak Ashefa menyatakan akan melakukan pengecekan terlebih dahulu.

Pihak Ashefa mengatakan dirinya sedang berada di Jakarta sehingga belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut mengenai data pasien maupun biaya rehabilitasi tersebut.

«“Akan saya cek dulu ya, soalnya saat ini saya sedang berada di Jakarta,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (24/9/2026).»

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Rg maupun pihak lain yang disebut dalam informasi tersebut.

Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi seluruh pihak yang disebut dalam pemberitaan ini.

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Lewat Penyuluhan Kesehatan Degeneratif, Danrem Wijayakusuma Himbau Prajuritnya Jaga Pola Hidup Sehat

Artikel

Lima Terdakwa Mafia Tanah, Dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Malang

BERITA UTAMA

Sambangi Puskesmas Tangkiling, Polsek Bukit Batu Lakukan Ini

BERITA UTAMA

Penuh Semangat Anggota Koramil 1612-08/Mancang Pacar Bersama Masyarakat Gotong Royong Bersihkan Jalan Dan Perbaiki Jalan Rusak

Artikel

VIRAL, Ketua Komisi V DPR RI Lazarus Ikut Bergoyang di Paripurna

BERITA UTAMA

Jelang HUT, Persit KCK Daerah IX/Udayana dan Dharma Pertiwi Daerah “J” Gelar Ziarah Rombongan

BERITA UTAMA

Menjadi Lokasi Resmi Kejurnas Speed Offroad 2023 PEPSO Hills Circuit Bogor Siap Sambut Pebalap pada 25 Februari 2023

BERITA UTAMA

Polres Tanjung Perak Amankan 4 Orang Diduga Pelaku Pengeroyokan