Slawi, TargetNews.ID – Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman menyatakan dukungan terhadap Operasi Patuh Candi 2026 saat menghadiri apel gelar pasukan di Mapolres Tegal, Senin (26/10/2026). Operasi yang digelar Polres Tegal ini bertujuan meningkatkan kedisiplinan berlalu lintas serta menekan pelanggaran dan kecelakaan, menyusul naiknya angka kecelakaan pada triwulan III.
Apel digelar pagi hari di halaman markas tersebut, Jalan AIP KS Tubun No. 3, Kalijembangan, Pakembaran, Kecamatan Slawi. Kegiatan dipimpin Kapolres Tegal AKBP Febriyani Aer dan diikuti personel gabungan dari berbagai unsur terkait.
Berdasarkan data Satlantas Polres Tegal, jumlah kecelakaan lalu lintas pada triwulan III naik 27 kasus atau 10 persen dibandingkan triwulan II. Kondisi tersebut menjadi perhatian bersama untuk memperkuat upaya pencegahan dan meningkatkan kepatuhan pengguna jalan. Dalam amanatnya, Febriyani menyampaikan bahwa perkembangan transportasi di era digital dan modernisasi menuntut peningkatan kinerja serta inovasi dalam pelayanan dan penegakan hukum lalu lintas.
Operasi Patuh Candi 2026 berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026, dengan melibatkan 77 personel Polres Tegal. Pelaksanaannya mengutamakan pendekatan edukatif, humanis, dan profesional, disertai penegakan hukum terukur terhadap pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan fatal.
Febriyani menjelaskan bentuk pelaksanaannya. “Operasi ini mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif yang didukung penegakan hukum secara elektronik, baik statis maupun mobile, serta teguran secara simpatik terhadap pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas,” ujarnya.
Ia menegaskan, keberhasilan operasi tidak hanya diukur dari jumlah penindakan. Indikator utamanya adalah meningkatnya kesadaran masyarakat, menurunnya angka pelanggaran dan kecelakaan, serta terbentuknya budaya tertib berlalu lintas di Kabupaten Tegal.
Sejalan dengan itu, Bupati Ischak menyatakan mendukung penuh pelaksanaan operasi sebagai bagian dari upaya bersama mewujudkan keselamatan masyarakat di jalan raya. “Keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab kita bersama, sehingga diperlukan kesadaran dan kedisiplinan setiap pengguna jalan,” kata Ischak.
Menurut dia, ketertiban berlalu lintas perlu dibangun melalui sinergi pemerintah daerah, TNI-Polri, dan seluruh pemangku kepentingan, disertai edukasi berkelanjutan. Dengan begitu, upaya menekan kecelakaan tidak bergantung pada pelaksanaan operasi semata, tetapi menjadi kebiasaan sehari-hari.
Ischak mengajak masyarakat mematuhi aturan, menggunakan perlengkapan keselamatan, dan mengutamakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain. Secara lebih rinci, pengguna jalan diimbau mematuhi rambu lalu lintas, melengkapi surat kendaraan, memakai helm berstandar bagi pengendara sepeda motor, mengenakan sabuk keselamatan bagi pengemudi mobil, serta menghindari perilaku berkendara yang membahayakan.
Apel turut dihadiri Dansubdenpom IV/1-3 Tegal Kapten Cpm Sukristiyanto, perwakilan Kejaksaan Negeri Kabupaten Tegal, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tegal, Kepala Satpol PP Kabupaten Tegal, Ketua PMI Kabupaten Tegal, jajaran pejabat utama Polres Tegal, para kapolsek, serta tamu undangan lainnya.(Fauzi/Hms)










